Berita
Hasil Reformasi Birokrasi Pendidikan 19 Unit Kerja Kemendikdasmen Raih Predikat ZI-WBK dan ZI-WBBM, Direktorat PAUD Konsisten Laksanakan Internalisasi dan Bangun Integritas
Berita 2026-02-13 | 05:30:00
PAUDPEDIA JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatatkan lonjakan signifikan dalam upaya pembenahan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Sebanyak 19 unit kerja di lingkungan kementerian tersebut berhasil meraih predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM) tahun 2025 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Capaian ini menandai akselerasi reformasi birokrasi di sektor pendidikan yang melonjak hingga 137,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, unit kerja yang meraih predikat serupa hanya berjumlah sembilan unit, yang terdiri dari satu unit berpredikat WBBM dan delapan unit berpredikat WBK. Kini, komposisi tersebut menguat dengan lima unit kerja meraih predikat WBBM dan 14 unit kerja meraih predikat WBK.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan manifestasi dari komitmen kolektif untuk menghadirkan layanan publik yang transparan. Menurut dia, penetapan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan syarat administratif atau mengejar predikat seremonial, melainkan sebuah transformasi fundamental dalam pola pikir aparatur sipil negara.
"Zona Integritas adalah keputusan sadar untuk membangun pemerintahan yang bersih, melayani, dan dipercaya. Predikat ini menunjukkan bahwa unit-unit kerja kami telah memenuhi standar tinggi dalam mengelola tata kelola pemerintahan yang baik serta menyediakan pelayanan yang bebas dari praktik korupsi," ujar Suharti di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Akselerasi Pelayanan
Evaluasi yang dilakukan oleh Tim Penilai Nasional (TPN) dari KemenPANRB menitikberatkan pada perbaikan tata kelola internal, penguatan integritas SDM, dan kualitas pelayanan publik yang berdampak langsung pada masyarakat. Peningkatan jumlah unit kerja yang tersertifikasi ini mencerminkan adanya standarisasi layanan yang semakin merata, baik di tingkat pusat maupun di balai-balai penjaminan mutu yang tersebar di daerah.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini memberikan apresiasi atas konsistensi Kemendikdasmen. Ia berharap unit kerja yang telah meraih predikat tersebut mampu menjadi "agen perubahan" (agent of change) yang mampu menularkan virus integritas ke unit kerja lainnya.
“Semoga Bapak dan Ibu terus konsisten menerapkan nilai-nilai integritas. Saya berharap penghargaan ini menjadi inspirasi bagi unit kerja lain untuk terus memperbaiki sistem birokrasi di Indonesia,” tutur Rini.
Berikut 5 unit kerja yang berhasil meraih Predikat Menuju WBBM, yaitu 1. Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik, 2. Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Seni dan Budaya, 3. Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur, 4. Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, dan 5. Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia.
Serta, 14 unit kerja yang meraih predikat ZI Menuju WBK, yaitu 1. Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat; 2. Balai Bahasa Provinsi Maluku; 3. Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan; 4. Direktorat Guru Pendidikan Dasar; 5. Balai Bahasa Provinsi Jambi; 6. Balai Bahasa Provinsi Lampung; 7. Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara; 8. Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi D.I. Yogyakarta; 9. Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat; 10. Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Tengah; 11. Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sumatera Utara; 12. Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan; 13. Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau; serta 14. Pusat Penguatan Karakter
Keberlanjutan di Direktorat PAUD
Di sisi lain, upaya penguatan dan mempertahankan zona integritas ini juga terlihat pada Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Setelah sebelumnya sukses mengamankan predikat ZI-WBK, Direktorat PAUD kini tengah dalam proses transisi menuju predikat ZI-WBBM. Langkah ini diambil melalui internalisasi nilai-nilai organisasi secara konsisten kepada seluruh staf agar standar layanan publik tetap terjaga di level tertinggi.
Peningkatan status Direktorat PAUD ini menjadi krusial mengingat sektor pendidikan anak usia dini merupakan fondasi awal pembangunan sumber daya manusia. Dengan birokrasi yang bersih di level ini, diharapkan penyaluran bantuan, perizinan, hingga fasilitasi program pendidikan dapat berjalan tanpa hambatan birokrasi yang berbelit atau praktik pungutan liar.
Keberhasilan 19 unit kerja ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kemendikdasmen di masa depan. Mempertahankan predikat ZI jauh lebih sulit daripada meraihnya, karena menuntut pengawasan melekat dan transparansi yang tidak boleh kendur. Masyarakat kini menaruh harapan besar agar semangat "bersih dan melayani" ini tidak berhenti pada piagam penghargaan, melainkan tercermin dalam kemudahan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa.
Penyunting : Eko B Harsono
Sumber Siaran Pers BHKM Kemendikdasmen