Berita
Teknologi Jadi Sahabat Belajar Anak Sejak Usia Dini, Bimtek Digitalisasi Pembelajaran PAUD Angkatan 2 Sasar 160 Satuan dari 7 Provinsi
Berita 2026-02-27 | 08:45:00
SERPONG, PAUDPEDIA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ditjen PAUD Dikdasmen menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran PAUD Angkatan ke-2 pada Kamis (26/2/2026) hingga Sabtu (28/2/2026) di Atria Hotel Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kegiatan yang diikuti oleh 160 perwakilan satuan PAUD dari 82 kabupaten/kota di tujuh provinsi ini bertujuan meningkatkan kemampuan pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran.
Dalam laporannya pada sesi pembukaan, Ketua Tim Pembelajaran dan Penilaian Direktorat PAUD, Mareta Wahyuni menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pembelajaran konvensional menjadi lebih dinamis dan interaktif.
"Digitalisasi pembelajaran memungkinkan murid mengakses materi dari mana saja dan kapan saja melalui aplikasi edukatif, platform daring, dan berbagai tools teknologi lainnya," ujarnya.
Urgensi transformasi digital di sektor PAUD diwujudkan melalui Inpres Nomor 7 Tahun 2025 yang mendorong peningkatan kualitas sumber daya melalui percepatan pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, termasuk intervensi terkait digitalisasi pembelajaran.
“Hingga saat ini, Direktorat PAUD telah menyalurkan bantuan program digitalisasi pembelajaran prioritas kepada 64.191 satuan PAUD terpilih di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Satuan PAUD Dari 82 Kab/Kota
Sebanyak tujuh provinsi menjadi fokus dalam bimtek angkatan kedua ini, yaitu Jawa Tengah (10.345 satuan PAUD penerima bantuan), Sumatera Selatan (2.239 satuan), Riau (1.193 satuan), DI Yogyakarta (1.165 satuan), Jambi (855 satuan), Bengkulu (482 satuan), dan Kepulauan Bangka Belitung (380 satuan).
Pada tahun 2026, Direktorat PAUD menyusun tiga skema pendampingan untuk 8.100 satuan PAUD yang belum terlatih. Skema pertama adalah bimtek luring yang diselenggarakan langsung oleh Direktorat PAUD seperti kegiatan saat ini.
Skema kedua dilakukan bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT), sedangkan skema ketiga melalui kelompok belajar untuk memastikan optimalisasi penggunaan Perangkat Interaktif Digital (PID).
"Rencananya akan ada enam angkatan bimtek luring di enam lokasi berbeda. Setelah angkatan pertama di Bekasi, kini kita gelar angkatan kedua di Serpong, dan selanjutnya akan dilaksanakan di Surabaya, Lombok, Medan, serta Makassar dengan total sasaran 960 satuan PAUD dari 38 provinsi," jelas Ketua Tim.
Bimtek ini menyajikan materi komprehensif yang terdiri dari pengenalan PID beserta fitur dan operasional dasarnya, strategi pemanfaatan Platform Rumah Pendidikan (Ruang Murid), pemanfaatan konten pembelajaran digital interaktif, penyusunan perencanaan pembelajaran, praktik penggunaan PID dalam pembelajaran, hingga diskusi, refleksi, dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Kegiatan juga dilengkapi dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta.
Narasumber kegiatan berasal dari berbagai latar belakang, antara lain akademisi PAUD, praktisi, serta pihak internal Kemendikdasmen seperti Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen.
Beberapa narasumber yang terlibat antara lain Rusmanto dari BPMP Provinsi Bengkulu, Hemat Junaedi dari BPMP Provinsi Kepulauan Riau, Kardiman dari Sudin Pendidikan Jakarta Selatan 1, serta Dian Eka dari BPMP Provinsi Sumatera Selatan.
Direktur PAUD Dr. Nia Nurhasanah yang diwakili oleh Widyaprada Ahli Utama Harris Iskandar dalam sambutannya menekankan bahwa digitalisasi pembelajaran di PAUD tidak hanya memperkaya metode pengajaran, tetapi juga membantu anak-anak memahami materi melalui media yang interaktif dan menarik.
"Kita perlu memastikan bahwa penerapan teknologi sesuai dengan karakteristik anak usia dini agar memberikan dampak positif bagi perkembangannya," ucap Harris.
Pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan dasar hukum yang kuat, antara lain Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan, serta berbagai permendikbud ristek dan permendikdasmen terkait standar pendidikan dan tata kerja institusi.
Peliput : Herry Hartawan dan Eko B Harsono