Berita
Tips Liburan Lebaran Bersama Anak
Ruang Artikel 2026-03-02 | 09:10:00
PAUDPEDIA – Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, liburan lebaran adalah momen yang dinanti anak dan keluarga. Selain menjadi waktu libur sekolah, lebaran juga memberi kesempatan bagi keluarga untuk berkumpul dan menghabiskan waktu bersama. Bagi anak usia dini, momen ini sangat penting karena dapat mendukung perkembangan emosi dan sosial anak.
Liburan keluarga bukan hanya soal bepergian atau rekreasi, tetapi bagian dari kehidupan sehari-hari keluarga yang bermakna. Melalui liburan, anak merasakan kebersamaan, perhatian, dan kedekatan dengan orang tua serta anggota keluarga lainnya. Kebersamaan ini membantu anak merasa aman, dicintai, dan dihargai. Momen liburan dapat memperkuat hubungan keluarga dan membantu mengurangi tekanan yang sering muncul dalam rutinitas sehari-hari. Anak pun lebih mudah mengekspresikan perasaan dan belajar bersosialisasi secara alami.
Adapun beberapa Tips untuk liburan lebaran bersama anak adalah sebagai berikut:
- Luangkan waktu khusus bersama anak
Anak usia dini sangat membutuhkan kehadiran orang tua. Saat liburan lebaran, usahakan orang tua benar-benar hadir, tidak hanya secara fisik tetapi juga perhatian. Waktu bersama tidak harus lama, yang penting berkualitas, misalnya mengobrol, bermain, atau melakukan aktivitas sederhana bersama.
- Berikan anak menikmati waktu bermain
Anak perlu diberi kesempatan bermain dan melakukan kegiatan yang mereka sukai. Waktu luang merupakan hak anak dan penting untuk kesehatan fisik serta emosionalnya. Bermain membantu anak merasa bahagia dan lebih rileks selama liburan.
- Pilih jadwal liburan yang ringan dan menyenangkan.
Liburan lebaran tidak harus diisi dengan banyak kegiatan atau perjalanan jauh. Anak justru membutuhkan keseimbangan antara kegiatan bersama keluarga dan waktu bermain bebas. Liburan yang terlalu padat dapat membuat anak lelah dan mudah rewel. Kegiatan sederhana di rumah atau lingkungan yang hangat sekitar juga bagus bagi anak.
- Menanamkan kebersamaan melalui kegiatan Sehari-hari
Anak bisa diajak ikut kegiatan ringan seperti menyiapkan makanan, menyapa tamu, atau berbagi dengan keluarga. Aktivitas ini membantu anak belajar nilai kebersamaan, kepedulian, dan sopan santun secara alami. Pengalaman langsung seperti ini lebih mudah dipahami anak dibandingkan nasihat panjang.
- Melibatkan anak dalam kegiatan keluarga
Saat lebaran, anak sering bertemu banyak orang dan berada di lingkungan yang berbeda. Orang tua perlu memastikan anak merasa aman dan nyaman. Ketika anak merasa tenang, mereka akan lebih menikmati momen liburan bersama keluarga. Suasana yang hangat dan penuh perhatian sangat mendukung perkembangan sosial emosi anak.
Waktu luang seperti ini penting untuk membuat anak merasa senang, tenang, dan bahagia. Karena itu, liburan lebaran sebaiknya diisi dengan kegiatan yang ringan, aman, dan menyenangkan. Dengan perhatian dan kehadiran orang tua, liburan lebaran dapat menjadi pengalaman berharga yang mendukung tumbuh kembang anak.
Penulis : Della Okta Yussi
Editor : Ifina Trimuliana
Kurator : Ekho Widodo
Referensi
Chambers, S., Smillie, S., & Watson, N. (2024). Rethinking children’s right to leisure during school holidays. Annals of Leisure Research, 27(3), 399–416. https://doi.org/10.1080/11745398.2023.2250473
Hall, S. M., & Holdsworth, C. (2016). Family practices, holiday and the everyday. Mobilities, 11(2), 284–302. https://doi.org/10.1080/17450101.2014.970374