Berita
Lingkungan Aman dan Nyaman: Pondasi Anak Usia Dini untuk Tumbuh Percaya Diri
Ruang Artikel 2026-01-14 | 13:35:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Sobat PAUD, lingkungan yang aman dan nyaman bukan sekadar soal anak terlindung dari bahaya fisik. Lebih dari itu, lingkungan yang aman adalah ruang tempat anak merasa didengar, dihargai, dan diterima.
Rasa aman justru tumbuh dari hubungan yang hangat, ramah dan kesempatan bagi anak untuk berpartisipasi dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah ciri lingkungan yang aman dan nyaman untuk anak usia dini:
-
Aman Itu Saat Anak Berani Bicara
Salah satu temuan penting riset tersebut adalah penerapan kebijakan pintu terbuka (open-door policy). Dalam praktiknya, anak diberi kebebasan untuk menyampaikan perasaan, keluhan, dan pendapat kepada pengasuh atau pengelola kapan pun mereka butuh. Ketika orang dewasa hadir sebagai pendengar yang tulus, anak merasa aman secara emosional.
Rasa aman emosional ini sangat penting bagi anak usia dini. Anak yang berani bicara tanpa takut dimarahi atau diabaikan akan tumbuh dengan rasa percaya diri dan kemampuan mengungkapkan emosi secara sehat.
- Anak Nyaman Saat Lingkungan Sekolah Terasa Seperti Rumah
Hubungan yang hangat di sekolah ketika guru mengenal anak satu per satu, menyapa dengan nama, dan hadir sebagai figur yang dekat, anak merasa aman dan diterima.
Di lingkungan PAUD, anak hendaknya juga bisa dilibatkan dalam keputusan sederhana sehari-hari, seperti memilih kegiatan bermain, menentukan alat dan bahan bermain, atau merapikan alat bermain bersama. Hal-hal sederhana ini menyampaikan pesan penting kepada anak: “pendapatku didengar dan dihargai.” Dari pengalaman inilah anak belajar membuat pilihan, bertanggung jawab, serta menghargai orang lain sejak dini.
-
Lingkungan yang Inklusif
Di satuan PAUD, lingkungan aman bagi anak tidak hanya dibangun di dalam kelas. Rasa aman juga tumbuh ketika PAUD menjalin kerja sama dengan keluarga dan lingkungan yang tidak membeda-bedakan. Kegiatan seperti kunjungan ke rumah teman, bermain bersama orang tua, atau berinteraksi dengan masyarakat sekitar memberi anak pengalaman sosial yang lebih luas.
Melalui pengalaman ini, anak belajar berinteraksi, merasa diterima, dan mengenal lingkungan di luar sekolah. Interaksi sosial yang sehat membantu anak merasa lebih percaya diri, memperkuat rasa aman, dan mencegah anak merasa sendirian, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan lebih.
Mengacu pada 3 poin di atas, berikut beberapa hal penting yang dapat dilakukan untuk membangun lingkungan aman dan nyaman bagi anak usia dini:
- Orang dewasa yang mau mendengar suara anak
- Lingkungan belajar yang ramah dan hangat
- Keterlibatan anak dalam keputusan sederhana
- Hubungan positif dengan keluarga dan masyarakat
- Pendampingan bijak dalam akses informasi
Lingkungan aman dan nyaman merupakan kebutuhan dasar yang menentukan kualitas tumbuh kembang mereka. Mari mulai dari langkah sederhana dengan mendengarkan suara anak, menciptakan ruang belajar yang hangat, dan membangun kerja sama antara PAUD, keluarga, dan masyarakat agar setiap anak dapat tumbuh bahagia sejak dini.
Penulis : Ifina Trimuliana
Kurator : Ekho Widodo
Referensi
Baloyi, B. T., Pillay, J., & Munongi, L. (2025). Protective factors promoting participatory rights for early childhood children in residential care facilities in Harare , Zimbabwe. European Early Childhood Education Research Journal, 1807, 873–888. https://doi.org/10.1080/1350293X.2024.2446897