Dengan perencanaan matang dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan PAUD di Kabupaten Tabanan, bersama-sama mendorong kualitas layanan PAUD yang semakin merata, inklusif, dan bermartabat bagi setiap anak.
75,7%
APS PAUD 2024
85,8%
APS PAUD 2025
87,0%
Target APS 2026
78,2%
Akreditasi Min. B (2025)
86,0%
Guru S1/D4 (2025)
95,4%
Layanan HI (2025)
100,0%
Satu Desa Satu PAUD (2025)
90,0%
Kecamatan Ada PAUD Negeri (2025)
Data APS
Angka Partisipasi Sekolah (APS) PAUD
Tren APS PAUD Kabupaten Tabanan dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan positif yang konsisten.
📈 Tren APS PAUD Kabupaten Tabanan
76.1%
2021
66.24%
2022
65.69%
2023
75.71%
2024
85.82%
2025
🎯 Capaian vs Target APS
85.8%
APS PAUD Kabupaten Tabanan menuju target 2026.
🟢 Capaian 202475,7%
📈 Capaian 202585,8%
🚀 Target 202687,0%
Analisis
Analisis Kontekstual PAUD
🗺️
Kondisi Geografis & Demografis
Kabupaten Tabanan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Bali, Indonesia. Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tabanan Tahun 2023-2043 keberadaan Kabupaten Tabanan secara geografis terletak pada koordinat 8º 14’ 30” - 8º 30’ 07” Lintang… Selatan dan 114º 54’ 52”- 115º 12’ 57” Bujur Timur. Luas keseluruhan wilayah Kabupaten Tabanan 84.884 Ha (848,84 km2) atau 15,19 persen luas pulau Bali dengan batas administratif:
Sebelah utara berbatasan dengan wilayah Kabupaten Buleleng;
Sebelah timur berbatasan dengan wilayah Kabupaten Badung;
Sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Hindia; dan
Sebelah barat berbatasan dengan wilayah Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Buleleng
Secara administratif, Kabupaten Tabanan terdiri dari sepuluh kecamatan yang terbagi dalam tiga zona yaitu Tabanan Utara meliputi Kecamatan Baturiti, Marga dan Penebel; Tabanan Selatan meliputi Kecamatan Tabanan, Kediri dan Kerambitan; dan Tabanan Barat meliputi Kecamatan Selemadeg, Selemadeg Timur, Selemadeg Barat dan Pupuan. Jumlah desa sebanyak 133 desa, 349 desa adat serta 908 banjar adat.
Kabupaten Tabanan memiliki jumlah penduduk sebanyak 478,39 ribu jiwa pada tahun 2024, terdiri dari 232,82 ribu jiwa penduduk laki-laki dan sebanyak 234,85 ribu jiwa penduduk perempuan atau dengan kata lain memiliki rasio jenis kelamin (sex ratio) sebesar 99,3 (setiap 100 penduduk perempuan terdapat 99 penduduk laki-laki).
Laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Tabanan tahun 2020-2024 sebesar 0,90 persen. 5 (lima) kecamatan laju pertumbuhan penduduknya diatas 1 persen, 4 (empat) kecamatan laju pertumbuhan penduduknya dibawah 1 persen, dan 1 (satu) kecamatan mengalami perlambatan laju pertumbuhan penduduk yaitu Kecamatan Kediri.
Proyeksi kepadatan penduduk netto dihitung berdasarkan jumlah penduduk dibagi dengan luas kawasan terbangun (jiwa/ha). Pada tahun 2029, penduduk Kabupaten Tabanan diproyeksikan berada pada angka 468.553 jiwa dengan rata-rata pertumbuhan 0,64 persen per tahun.
🏘️
Struktur Sosial Ekonomi Daerah
Secara umum, pembangunan manusia di Kabupaten Tabanan terus mengalami peningkatan selama periode 2020-2024. IPM Kabupaten Tabanan meningkat dari 76,67 pada tahun 2020 menjadi 77,87 pada tahun 2023 dan 78,83 pada tahun 2024. Angka IPM tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Tabanan termasuk dalam… kategori IPM level tinggi. Jika dirata-ratakan selama kurun waktu 2020-2024, angka IPM Kabupaten Tabanan selalu lebih tinggi dari angka IPM Provinsi Bali. Kondisi ini menunjukkan bahwa berbagai kebijakan terkait pembangunan manusia yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Tabanan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Angka IPM di Kabupaten Tabanan yang selalu mengalami peningkatan juga dibarengi dengan peningkatan kecepatan pembangunan manusia yang pada periode 2021-2024. Pertumbuhan IPM ini digunakan untuk mengukur kondisi kecepatan perkembangan dari pembangunan manusia di suatu daerah dalam kurun waktu tertentu. Kondisi tersebut menggambarkan bahwa pembangunan manusia di Tabanan kembali berjalan membaik dengan beralihnya status pandemi covid 19 menjadi endemi. Pencapaian IPM Kabupaten Tabanan tahun 2023-2024 yang sudah kembali di atas IPM Provinsi Bali, memberikan tantangan bagi pemerintah daerah untuk tetap fokus mempertahankan serta meningkatkan capaian pembangunan manusianya.
IPM pada dimensi Pendidikan diukur melalui dua indikator, yaitu indikator harapan lama sekolah (HLS) penduduk berusia 7 tahun ke atas dan rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk berusia 25 tahun ke atas. Selama periode 2020 hingga 2024, HLS Kabupaten Tabanan cenderung mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. HLS tersebut meningkat dari 13,00 menjadi 13,29 tahun, selama kurun tahun 2020-2024. Angka HLS tersebut berarti bahwa lama sekolah yang diharapkan akan dirasakan oleh penduduk Tabanan dengan usia 7 tahun ke atas di masa depan selama 13,29 tahun. Dengan kata lain, penduduk usia 7 tahun ke atas memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikannya hingga perguruan tinggi jenjang diploma I. Namun demikian angka HLS tersebut masih dibawah rata-rata Provinsi Bali.
Peningkatan angka harapan lama sekolah ini tentunya tidak terlepas dari peran pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Tabanan akan pentingnya pendidikan. Kondisi ini juga tercermin adanya program beasiswa dari pemerintah, dana bantuan operasional sekolah (BOS), dan adanya anggaran untuk program pemerintah lainnya terkait bidang pendidikan.
RLS merupakan indikator pendidikan yang memperlihatkan tingkat pencapaian pendidikan yang ditempuh secara formal. RLS dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenjang kelulusan pendidikan penduduk di suatu daerah yaitu rata-rata jumlah tahun yang telah dijalani penduduk untuk bersekolah. Semakin lama penduduk bersekolah, maka semakin baik pula kualitas penduduk tersebut. Cakupan penduduk yang dihitung dalam penghitungan rata-rata lama sekolah, yaitu penduduk berusia 25 tahun ke atas. Selain itu, RLS dihitung berdasarkan tiga variabel secara simultan yaitu variabel partisipasi sekolah, tingkat/kelas yang sedang/pernah diduduki, dan jenjang pendidikan yang ditamatkan.
RLS tersebut meningkat dari 8,88 tahun pada tahun 2020 menjadi 9,35 tahun pada tahun 2023 dan 9,57 tahun pada tahun 2024. Angka RLS 9,57 tahun tersebut berarti bahwa rata-rata penduduk Kabupaten Tabanan yang berusia 25 tahun ke atas telah menempuh pendidikan selama 9,57 tahun. Dengan kata lain, penduduk yang berusia 25 tahun ke atas tersebut telah menamatkan kelas IX SMP/sederjat. Tahun 2024 RLS Kabupaten Tabanan lebih tinggi dari RLS Provinsi Bali. Kondisi tersebut menunjukkan capaian pembangunan dalam bidang pendidikan di Kabupaten Tabanan sudah relatif baik dan sudah mencapai program wajib belajar (Wajar) 9 tahun. Namun capaian ini masih harus ditingkatkan jika melihat posisi Tabanan yang masih menempati peringkat keempat setelah Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Gianyar.
Selain memperhatikan indikator rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah, kualitas pendidikan dapat diukur dari Indikator Rapor Pendidikan. Indikator ini digunakan untuk menampilkan kondisi satuan pendidikan yang pengukurannya dimulai sejak tahun 2022. Dari hasil penilaian, rapor pendidikan Kabupaten Tabanan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir menunjukan peningkatan yang cukup signifikan, dari tuntas pratama (68,14) tahun 2023 menjadi tuntas madya (81,46) tahun 2025.
Selain itu, ukuran kualitas pendidikan disuatu wilayah dapat digambarkan dari Indeks Pendidikan. Capaian Indeks Pendidikan di Kabupaten Tabanan mengalami peningkatan. Tahun 2020 capaian sebesar 66,36 meningkat dibandingkan tahun 2019 yang hanya 65,97 dan sampai tahun 2024 sebesar 68,78.
Dimensi pendidikan juga diukur melalui Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). IPLM adalah alat yang penting untuk mengukur dan meningkatkan literasi masyarakat. Melalui pemahaman yang baik tentang IPLM, pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih literat, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan daya saing masyarakat Tabanan.
Peningkatan IPLM juga dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi, dan daya saing masyarakat serta IPLM juga menjadi indikator untuk mengevaluasi usaha pemerintah daerah dalam membina dan mengembangkan literasi Masyarakat.
🎯
Visi & Misi Pembangunan PAUD
VISI :
NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI MELALUI POLA PEMBANGUNAN SEMESTA BERENCANA DALAM BALI ERA BARU DI KABUPATEN TABANAN, TABANAN ERA BARU AMAN, UNGGUL, MADANI (AUM).
MISI :
1. Meningkatkan Pembangunan Manusia yang Produktif, Berkualitas dan Berkepribadian Untuk Siap Kerja dan Siap Merintis Usaha… Sendiri.
2. Memastikan Akses Kesehatan untuk Rakyat Guna Menciptakan Manusia Indonesia yang Sehat Jasmani dan Rohani.
3. Mewujudkan Keadilan Sosial Melalui Kebijakan yang Memperkuat Kapasitas Ekonomi Rakyat, Termasuk Kapasitas Produksi Pangan oleh Petani dan Nelayan, serta Mendukung Kegiatan Ekonomi Skala Kecil-Menengah yang Inklusif dan Kreatif.
4. Membangun Kemandirian Ekonomi Daerah Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal,
5. Setia Pada Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera), Pancasila, UUD 1945, Menjunjung Tinggi Hukum Demi Menjamin Hak-Hak Rakyat, serta Menjalankan Tata Pemerintahan Daerah yang Bersih, Bebas dari Korupsi dan Berkeadaban.
6. Memajukan Kebudayaan Setempat dalam Semangat Kebhinekaan dan Toleransi serta Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup Warisan Leluhur Bangsa Indonesia.
📋
Arah Kebijakan PAUD Bermutu
Mewujudkan PAUD Bermutu dalam Mendukung Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah menjadi perhatian salah satu program di Kabupaten Tabanan. Kegiatan dan kebijakan yang tertuang dalam Program Kerja Rencana Tindak Lanjut yang sudah dibuat oleh Pokja Bunda PAUD Kabupaten terangkum dalam inovasi… Bungan Desa yaitu Bunda PAUD Ngantor di Desa yang bersinergi dengan kegiatan Bupati Ngantor di Desa. Adapun implementasi kebijakan PAUD Bermutu di Kabupaten Tabanan yakni :
1.Dukungan untuk mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas.
Pemerintah Tabanan melalui Dinas pendidikan dan Pokja Bunda PAUD melaksanakan Perluasan Akses Pendidikan Anak Usia Dini melalui Wajib Belajar 13 tahun untuk 1 tahun PAUD pra-Sekolah dengan langkah :
Pembangunan RKB dan USB jenjang PAUD. Bersama pemerintah Desa pembangunan dan renovasi dilaksanakan di banyak Satuan PAUD.
Pembangunan ruang ramah anak di beberapa lokasi Pura besar seperti di Pura Batakau dan Taman Bunda PAUD
Perluasan Kewenangan Layanan PAUD. Layanan PAUD baik Pos PAUD/ SPS, Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak mendapat kesempatan dan perhatian yang sama dari Pemerintah Tabanan dalam kewenangan pembelajaran
Memaksimalkan keberadaan PKG PAUD sebagai bengkel kerja untuk meningkatkan jejaring dan profesionalisme sebagai pendidik tanpa memandang organisasi yang diikutinya.
Menggerakan komunitas dari Forum Komunikasi PAUD-SD untuk menjadi pusat sumber belajar, penyebaran informasi, saling bertukar gagasan sekaligus sosialisasi promosi dan edukasi. Kepengurusan Forkom PAUD SD masuk dalam Pokja Bunda PAUD Kabupaten sehingga bisa menjadi perpanjangan tangan terutama saat mendukung pembinaan/ supervisi sekolah, Transisi PAUD SD yang Menyenangkan, dan berbagi praktik baik pembelajaran dan manajemen sekolah.
Mengadakan berbagai workshop sebagai bentuk kegiatan Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Tabanan. Workshop dan pelatihan yang dilaksanakan meliputi: Akreditasi Satuan PAUD; Kualitas Pembelajaran; Peningkatan kualifikasi dan kompetensi PTK; Pemenuhan layanan esensial holistik integratif; Program pendampingan ABK dan Disleksia, dll
Peningkatan kompetensi untuk petugas ruang ramah anak dan pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan kegiatan di Ruang Ramah Anak.
Monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta kegiatan yang relevan lainnya.
2.Dukungan untuk jejaring kemitraan dengan orang tua.
Orang tua menjadi mitra pendukung kuat dalam mewujudkan PAUD yang bermutu. Langkah yang telah dilakukan adalah :
Mendorong pelaksanaan kegiatan parenting di setiap satuan PAUD
Bekerjasama dengan mitra pembangunan dan TP PKK dalam pendampingan parenting di desa dan satuan pendidikan.
Mengandeng Mitra Pembangunan yang bergerak di bidang pendampingan keluarga dan konseling untuk mendampingi program pengasuhan dan stimulasi perkembangan anak.
Bersama Unit Layanan Disabilitas melakukan asesment dan pendampingan pada anak yang memiliki Dasbilitas fisik dan Psikis. Pemberian bantuan kepada anak disabilitas berupa insentif, ATK dan akses dukungan untuk mengikuti layanan PAUD.
3.Dukungan layanan kebutuhan esensial anak
Kebutuhan anak selain jasmani dan rohani terutama rasa aman dan dilindungi tidak lepas dari perhatian Pemkab Tabanan . Maka hal dilakukan oleh pokja Bunda PAUD Kabupaten Tabanan adalah :
Bekerja sama dengan Dinas Dukcapil dalam memastikan setiap anak PAUD memiliki akta kelahiran dan KIA
Pembentukan gugus tugas PAUD HI di tingkat Kabupaten
Melaksanakan diklat penanganan stunting
Sosialisasi dan dukungan penuh terutama dalam penerapan Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat dan Transisi PAUD SD yang Menyenangkan.
Bekerjasama dalam program pengasuhan bersama dan mendukung Kemendukbangga-BKKBN dengan program TAMASYA Taman Asuh Sayang Anak yang menyasar layanan Taman Penitipan Anak untuk bersinergi dalam pendampingan pentingnya ke PAUD.
4.Dukungan kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya.
Peningkatan strategi tata kelola PAUD di yang dilakukan di Kabupaten Tabanan yaitu :
Pemberian DAK kepada satuan PAUD
Singkronisasi Dapodik sesuai jadwal
Sosialisasi dan dukungan setiap PAUD melaksanakan proses akreditasi
Pemberian insentif kepada petugas ruang ramah anak
Mendorong munculnya Perbup dan Perda untuk dukungan Wajar 1 tahun Prasekolah
Mengandeng pihak Desa (perbekel/Kepala Desa, Bunda PAUD Desa dan Pokja Bunda PAUD Desa) untuk secara masif mengkampanyekan Wajar 1 Tahun Pra Sekolah dan pentingnya PAUD melalui sosialisasi dan pembuatan penampilan Jingle ayo ke PAUD.
Bermitra dengan tokoh agama dan masyarakat, influencer untuk terlibat dalam sosialisasi wajar 1 Tahun pra sekolah.
Penguatan Kelembagaan dan Koordinasi Lintas Sektor dengan membuat struktur kepengurusan Poka Bunda PAUD Kabupaten dari banyak perwakilan OPD Kab. Tabanan.
Penguatan Kapasitas dan Dukungan Anggaran PAUD APBD, Dana Desa, Swasta dan CSR
💡
Kondisi Dukungan bagi Penyelenggaraan PAUD
Inovasi Sosialisasi
1. Inovasi Pokja Bunda PAUD Kabupaten Tabanan dalam melakukan advokasi terkait Mewujudkan PAUD Bermutu terutama dalam Mendukung Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Bungan Desa Sandat
Bungan dalam bahasa Bali berarti bunga. Berbagai jenis tumbuh tumbuhan dan bunga tumbuh subur di… Bali, selain dapat memberikan kesejukan dan keindahan, tumbuhan serta bunga yang berwarna warni tersebut juga di percaya memiliki energi yang dapat memberikan kenyamanan dan keberuntungan bagi pemiliknya.
Foto saat kegiatan Bundan Desa di Desa Mambang Selemadeg Timur
Dalam konteks ini Bungan merupakan akronim dari Bunda PAUD Ngantor di Desa (Bunda PAUD berkantor di desa). Tujuan program berkantor di desa ini bisa mendengarkan langsung masukan dari masyarakat dan bertujuan memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Tabanan terutama dalam peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini yang semakin bermutu.
Program ini sudah dilaksanakan oleh pemimpin daerah selama ini, pada bulan Oktober 2025 ini sudah 62 Desa yang telah dilaksanakan kegiatan Bungan Desa. Kegiatan ini membawa dampak yang signifikan untuk mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani. Selama ini Bunda PAUD melalui perannya sebagai Ketua TP PKK Kabupaten senantiasa mengiringi kegiatan Bunga Desa namun belum terprogram secara khusus untuk PAUD walaupun sudah menyasar pada anak usia dini dan parentingnya. Setelah masa kepemimpinan yang kedua kali ini semakin menguatkan tekad Bunda PAUD untuk melakukan juga demi mendukung wajib belajar 13 tahun terutama satu tahun pra sekolah.
Sandat adalah nama bunga yang juga merupakan maskot dari Kabupaten Tabanan. Bunga ini mempunyai hubungan yang sangat erat dengan ritual keagamaan dari umat Hindu dan kehidupan manusia. Dalam inonvsi program Bungan Desa-Bunda PAUD Ngantor di Desa maka Sandat memiliki akronim dari langkah kebijakan dan rencana tindak lanjut, yakni :
S : Strategi tata kelola untuk PAUD
A : Akses PAUD yang semakin luas jangkauannya
N : Naikan mutu PAUD di Tabanan
D : Dukung ruang ramah anak
A : Apresiasi untuk bersinergi
T : Taman Bunda PAUD
Hal yang selalu dilakukan Bunda PAUD saat kegiatan Bunga Desa yaitu
1.Kunjungan ke lembaga PAUD yang ada di desa tersebut
Di lembaga PAUD, bunda PAUD melakukan pemberian PMT pada siswa, memberikan APE dan ATK ke sekolah, sosialisasi program Pemkab dan Pusat (kalau sekarang tentang Wajar 1 tahun Pra sekolah), story telling, kadang juga ada kegiatan peresmian gedung.
Memberikan penguatan kepada para guru untuk terus mendidik anak menuju Tabanan era baru, pemberian bingkisan/ sembako.
Mengajak para wali murid untuk mendukung program sekolah guna mewujudkan PAUD bermutu.
Mendengarkan aspirasi dari warga sekolah.
2.Bersama Bupati dan OPD mendengarkan aspirasi warga. Pelayanan langsung dan gratis saat Bunga Desa yaitu pelayanan dan konsultasi PBB, kesehatan dan pembagian kacamata gratis, literasi inklusi dan asas perbankan, pelayanan KB, perpustakaan keliling, perizinan, BPJS, pemberian bantuan kepada anak stunting, dan pelayanan program dari OPD lainnya seperti di sektor kependudukan dan bina keluarga dengan program Semara Ratih (konseling pernikahan dan Id Kependudukannya).
3.Menyampaian penguatan, sosialisasi dari program Pemkab Tabanan dan jawaban dari aspirasi warga dan rencana tindak lanjutnya.
a. Kebaruan program sosialisasi dan advokasi dalam memfasilitasi layanan esensial dan peningkatan kapasitas pendidik
Penyebaran alat bantu mengunakan radio, podcast dan videotron selain juga surat edaran, booklet, barner dan lewat media social.
Pembuatan alat bantu sosialisasi berupa tas belanja dan tumbler berlogo Ayo ke PAUD dan Bungan Desa; balon yang berisi kalimat Wajar 1 Tahun Pra Sekolah; Alat tulis sekolah (buku, pensil, penghapus berlogo) yang bisa dibagikan kepada masyarakat atau saat ada kegiatan sosialisasi. Penerima merasa senang karena alat bantu bisa bermanfaat atau dapat digunakan sesuai fungsinya.
Pokja Bunda PAUD kab. Tabanan dan mitra membuat jingle Ayo ke PAUD yang menggunakan irama lokal Bali dengan syair mudah dipahami oleh masyarakat untuk mengenalkan tujuan dari program yaitu Ayo ke PAUD, Dukung Wajib Belajar 13 Tahun, Terutama Satu Tahun Sebelum Sekolah, Segera Ayo ke PAUD. Jingle ini menjadi bahan sosialisasi dengan mengadakan lomba gerak lagu untuk Pokja Bunda PAUD tingkat Kecamatan dan Desa, Organisasi Mitra PAUD dan Pusat Kegiatan Gugus PAUD. Konten diupload di media sosial sehingga semakin banyak cakupan masyarakat yang terdampak program sosialisasi.
Penguatan kapasitas dan peran Pokja Bunda PAUD Kabupaten, Pokja Bunda PAUD kecamatan dan Bunda PAUD Desa Se-Kabupaten Tabanan. Setiap pokja mempunyai program kerja terutama dalam dukungan Wajar 1 Tahun Pra Sekolah. Pemahaman akan tugas didukung dengan pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten oleh Bupati. Dilanjutkan Bunda PAUD Kabupaten mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan disaksikan Bunda PAUD Desa. Sedangkan untuk Bunda PAUD Desa dikukuhkan oleh Bunda PAUD Kecamatan di daerah masing-masing guna memperluas akses dan sosialisasi rencana tindak lanjut. Selempang, logo dan pin Bunda PAUD versi baru diperkenalkan pada kegiatan ini.
Pokja Bunda PAUD menggandeng mitra dan Forum Komunikasi PAUD-SD untuk membuat acara Edufest Anak Usia Dini berupa pentas, pameran gelar karya dan workshop untuk para pendidik untuk meningkatkan pendidikan yang bermutu.
Membuat Gebyar Apresiasi yang dihadiri oleh semua perwakilan anak dari semua PAUD di Kab. Tabanan bersama orang tuanya, anak SD, guru dan Kepala Sekolah PAUD dan SD, Bunda PAUD Kecamatan dan Desa serta undangan terkait. Kegiatan gebyar diisi dengan pentas anak usia dini, pementasan jingle Ayo ke PAUD oleh 4 pemenang terbaik serta penyerahan penghargaan kepada para pendukung program Wajar 1 Tahun Pra Sekolah di Kab. Tabanan..
Pemberian penghargaan diberikan pada anggota Forum PAUD (DUDI teraktif pendukung sosialisasi Wajar 1 Tahun Pra Sekolah dan berbagai kegiatan peningkatan mutu pendidik); Desa pendukung implentasi program Bungan Desa; pemerintah desa yang memberikan dana terbesar tahun 2025 untuk PAUD; dan guru berdedikasi yang memiliki masa kerja pengabdian terlama (Non PNS); Guru PAUD dan SD inspiratif, 20 pemenang terbaik penampil Jingle Ayo ke PAUD; Anak penyandang Disabilitas; Perwakilan Anak PAUD dan SD Sasaran Program Wajar 1 Tahun Pra Sekolah. Penghargaan diberikan saat kegiatan Gebyar Apresiasi Dukungan PAUD Bermutu dan Wajar 1 Tahun Pra Sekolah pada Selasa, 14 Oktober 2025 oleh Bunda PAUD Kabupaten Tabanan.
Keterjangkauan Advokasi
Keterjangkauan advokasi berarti advokasi mudah diakses dan dapat digunakan oleh orang atau kelompok yang membutuhkan, baik secara biaya, jarak, atau kemudahan untuk mendapatkan bantuan advokat. Ini adalah upaya untuk menghilangkan hambatan sehingga setiap orang dapat memperjuangkan haknya, menerima… layanan, dan mendapatkan suara mereka didengar oleh pengambil keputusan. Hal yang dilakukan Bunda PAUD adalah :
Mendorong penyusunan regulasi turunan yang mendukung kebijakan Kemendikdasmen menuju PAUD Bermutu di Kabupaten Tabanan dengan penerbitan PERBUP dan akan semakin dikuatkan dengan PERDA.
Mendorong kepada masyarakat melalui surat edaran tentang pentingnya PAUD dan Wajar 1 tahun pra sekolah bersama Dinas Pendidikan
Mempersiapkan alat bantu terutama flyer Mengapa PAUD itu Penting di media sosial ataupun dipasang di berbagai lokasi strategis. Alat bantu ini juga bisa didownload secara luas dan mandiri.
Melibatkan peran pemangku kepentingan dalam proses advokasi, tokoh agama dan adat/ masyarakat, DUDI untuk menguatkan sosialisasi program PAUD bermutu
Mendorong partisipasi aktif orang tua dan masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan parenting.
Mengaktifkan Forum Komunikasi PAUD SD untuk terlibat penuh dalam program inovasi baik sebagai anggota Pokja Bunda PAUD, panitia kegiatan ataupun pelaksana program asesment.
Alat bantu lainnya seperti Jingle Ayo ke PAUD disiarkan di radio dan videotron, SOP Ruang ramah anak juga bisa digunakan di berbagai tempat fasilitas umum di Kabupaten Tabanan, Surat Edaran dan materi siaran serta podcast bisa digunakan untuk bahan sosialisasi mandiri.
Relevansi Program Kerja
Program kerja Bunda PAUD sudah dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan. Adapun hasil evaluasi pelaksanaan program didapatkan seperti ini :
Pelaksanaan sosialisasi Wajar 1 Tahun Pra sekolah dengan menggunakan alat bantu dapat berjalan dengan baik. .
Mendorong dukungan program PAUD dari… pemerintah desa semakin diperluas dan meningkat. Dinas Pemerintah Desa harus terus mendorong program PAUD Bermutu ini.
Pemberian insentif pendidik PAUD dan petugas ruang rama anakr sebesar Rp. 500.000/ bulan.
Monitoring untuk Pokja Bunda PAUD di tingkat Kecamatan dan Desa agar semakin dioptimalkan.
Kerjasama dengan DUDI yang sudah mempunyai wadah Forum PAUD Kab. Tabanan semakin optimal dan tidak hanya di dalam kegiatan dukungan satu tahun pra sekolah saja.
Pembuatan sekretariat bersama antara Pokja Bunda PAUD, organisasi mitra PAUD dan Forum PAUD di lokasi yang mudah diakses masyarakat. Lokasi ada Kantor Bersama Dinas Pendidikan Tabanan lantai 4.
Pelatihan baik berupa workshop atau pelatihan akan terus dilakukan baik oleh Dinas Pendidikan maupun dari Organisasi Mitra PAUD ataupun mitra pembangunan.
Mendorong terus agar setiap Satuan Pendidikan berbenah agar dapat mewujudkan PAUD Bermutu.
Monitoring dan Evaluasi Implementasi di Lapangan tentang dukungan 1 tahun pra Sekolah tahap 2 akan dilaksanakan pada Bulan Desember
Mitra Kolaborasi
Bersinergi untuk PAUD Berkualitas
Pencapaian luar biasa hanya bisa terwujud melalui sinergi yang solid antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tabanan.
🤝
BANK BPD BALI
Melalui berbagai dukungan, salah satu mitra dunia usaha ini sangat peduli dengan peningkatan mutu pendidik terutama bantuan pelaksanaan workshop guru PAUD di Kabupaten Tabanan
🤝
CV BEDHA
Mendukung program PAUD terutama dukungan sponsorship yang dilakukan oleh PKG di Kabupaten Tabanan
🤝
YAYASAN TAMAN AGUSTUS
Berkontribusi dalam pelaksanaan program PAUD terutama praktik baik pendidikan PAUD dan Kampanye Ayo ke PAUD, dan Transisi PAUD SD yang menyenangkan di Kab. Tabanan
🤝
BANK HOKI
Salah satu mitra dunia usaha dunia industri ini sangat peduli terhadap peningkatan kualitas pendidikan PAUD terutama kegiatan literasi untuk pendidik PAUD dan pengadaan ATK yang dibagikan untuk anak anak usia dini.
🤝
YAYASAN PANDANSARI ACARYA
Berkontribusi dalam pendampingan program di Dinas Pendidikan dan Pokja Bunda PAUD juga sebagai mitra pembangunan dan advokasi program PAUD di Bali terutama Kabupaten Tabanan.
Mari Bergerak Bersama
Bersama Kita Wujudkan PAUD Berkualitas untuk Semua
Setiap kontribusi, sekecil apapun, adalah investasi nyata untuk masa depan generasi Kabupaten Tabanan.