Beranda β€Ί Inspirasi β€Ί Aktivitas Bunda PAUD β€Ί Sosialisasi/Advokasi dan Kerjasama Kemitraan

PIJAR - Aktivitas Bunda PAUD Kabupaten Pringsewu

✨ Sosialisasi/Advokasi dan Kerjasama Kemitraan
Pemkab Pringsewu Dan Bunda Paud Perkuat Program Parenting Paud Menuju Generasi Emas
✨ Sosialisasi/Advokasi dan Kerjasama Kemitraan
πŸ“… Wednesday, 09 September 2026
πŸ‘οΈ 168 views
❀️ 9 likes

Pemkab Pringsewu Dan Bunda Paud Perkuat Program Parenting Paud Menuju Generasi Emas

Hj. Rahayu Sri Astutik Riyanto
Tim Redaksi Β· Dinas Pendidikan
paudpedia

Pemkab Pringsewu dan Bunda PAUD Perkuat Program Parenting PAUD Menuju Generasi Emas

PRINGSEWU – Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu bersama Bunda PAUD Kabupaten Pringsewu terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengasuhan anak usia dini melalui program Parenting PAUD. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Holistik Integratif Training of Trainers (ToT) Parenting PAUD bagi Guru PAUD dan Orang Tua yang dilaksanakan di Hotel Regency Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Rabu, 9 September 2026.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Pringsewu Ny. Sri Astutik Rahayu Riyanto, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, serta para pemangku kepentingan pendidikan anak usia dini.

Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat strategis sebagai fondasi awal bagi tumbuh kembang anak sekaligus pondasi pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, keberadaan PAUD dan penguatan pola pengasuhan tidak boleh dipandang sebelah mata.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. Untuk mencapai tujuan tersebut, pembangunan pendidikan harus dimulai sejak anak berada pada usia dini dengan melibatkan keluarga, satuan pendidikan, masyarakat dan pemerintah secara bersama-sama.

Saya yakin dengan kolaborasi yang baik dan berkelanjutan, upaya kita dalam meningkatkan mutu pola asuh dan kualitas layanan PAUD akan semakin optimal. Terutama dengan kondisi keterbatasan anggaran yang saat ini terjadi sehingga mengharuskan kita untuk terus berinovasi demi memastikan tugas dan fungsi kita sebagai elemen yang tak terpisahkan dalam pembentukan pondasi pendidikan PAUD, baik formal maupun nonformal,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk membangun gerakan bersama melalui semangat "low budget, high impact", yakni bagaimana dengan keterbatasan sumber daya yang ada tetap mampu menghadirkan manfaat yang luas dan nyata bagi masyarakat.

β€œYang terpenting adalah bagaimana kita mampu menghadirkan program yang memberikan dampak besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pola asuh keluarga dan layanan PAUD,” lanjutnya.

Bupati berharap pelatihan ToT Parenting PAUD tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat diteruskan melalui proses pengimbasan kepada para pendidik, orang tua dan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pringsewu. Dengan demikian, pengetahuan mengenai pengasuhan yang tepat dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan keluarga.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Pringsewu Ny. Sri Astutik Rahayu Riyanto menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan dan pengasuhan anak usia dini merupakan sebuah kebutuhan yang tidak dapat ditunda.

Menurutnya, masih terdapat orang tua yang menganggap pendidikan anak usia dini kurang penting atau menyerahkan sepenuhnya proses pendidikan anak kepada lembaga PAUD. Padahal, keluarga memiliki peranan yang sangat menentukan dalam membentuk karakter, kebiasaan, kemandirian dan perkembangan anak.

β€œOrang tua adalah guru pertama dan sepanjang hidup bagi anaknya. Karena itu, pendidikan dan pengasuhan anak harus menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, satuan PAUD, pemerintah dan masyarakat,” ungkap Bunda PAUD.

Bunda PAUD juga menegaskan bahwa pendekatan Holistik Integratif menjadi penting karena perkembangan anak tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga mencakup kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, kesejahteraan serta pemenuhan kebutuhan dasar anak.

Sebagai bagian dari penguatan program parenting, Pokja Bunda PAUD Kabupaten Pringsewu saat ini juga tengah menyelesaikan tiga buku panduan Kelas Orang Tua. Buku tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dan sumber belajar bagi guru maupun orang tua dalam melaksanakan kegiatan parenting di satuan PAUD.

β€œKami dari Pokja Bunda PAUD juga tengah menyelesaikan tiga buku panduan kelas orang tua yang nantinya dapat menjadi alternatif bagi para guru atau orang tua yang ingin berbagi. Kepada Dinas Pendidikan dimohon untuk ditetapkan targetnya, dan para camat serta para kepala pekon agar lembaga PAUD di bawahnya dapat mengeksekusi program ini. Kami lebih lanjut akan menyusun indikator keberhasilan dari kelas orang tua sebagai instrumen,” jelasnya.

Melalui kegiatan ToT Parenting PAUD ini, diharapkan lahir para trainer dan penggerak parenting yang mampu meneruskan pengetahuan serta praktik pengasuhan positif kepada keluarga di tingkat kecamatan, pekon/kelurahan dan satuan PAUD.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun kesadaran bahwa pengasuhan anak usia dini bukan hanya tanggung jawab guru, melainkan tanggung jawab keluarga dan seluruh elemen masyarakat.

Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Daerah, Bunda PAUD, Pokja Bunda PAUD, Dinas Pendidikan, camat, kepala pekon, satuan PAUD, pendidik dan orang tua, Kabupaten Pringsewu diharapkan mampu menghadirkan ekosistem pengasuhan yang semakin berkualitas, ramah anak, inklusif dan berkelanjutan.

Dari keluarga yang kuat, lahir anak-anak yang sehat, cerdas, berkarakter dan berdaya saing. Dari pengasuhan yang berkualitas hari ini, kita menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

🏷️ Tag: paudpedia