Orang TuaBerbagi
Tips Menjaga Kesehatan Mata pada Anak
PAUDPEDIA – Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, selama masa pandemi Covid-19, pembelajaran dilakukan dari rumah dengan menggunakan metode kegiatan dan belajar secara virtual. Bahkan bukan hanya belajar, silaturahmi dengan keluarga jauhpun banyak dilakukan dengan virtual ditambah lagi dengan aktivitas anak di masa kekinian, semua dilakukan menggunakan gadget.
Untuk itu, Ayah Bunda, dan Sobat PAUD, harus mengenali tanda-tanda kelelahan pada mata anak sehingga harus diistirahatkan. Hal ini sangat penting, karena sangat berpengaruh pada kesehatan mata dan tumbuh kembang mereka, jika kerap dibiarkan. Dibawah ini adalah tanda-tanda mata kelelahan tersebut serta tips untuk menjaga kesehatannya:
- Mata terasa nyeri, pedih atau gatal
- Mata nampak terlihat kemerahan
- Mata berair
- Anak nampak terlihat sering mengusap mata
- Terjadi keluhan kepala pusing pada anak
Kelelahan pada mata biasanya disebabkan beberapa faktor, seperti menatap gadget dalam waktu yang cukup lama, terlalu lama membaca dalam pencahayaan yang kurang terang, terpapar cahaya yang menyilaukan. Kelelahan pada mata juga akan berakibat pada kesehatan mata yang permanen, untuk itu berikut adalah tips menjaga kesehatan mata pada anak :
- Mengontrol waktu menggunakan gadget pada anak
- Batasi penggunaan gadget pada anak setiap harinya,lebih baik berikan kegiatan bermain yang bisa dilakukan anak bersama dengan ayah dan bunda dengan menggunakan alat dan bahan yang bisa didapatkan disekitar rumah.
- Mengatur jarak saat anak bermain dengan gadget
- penting untuk memperhatikan jarak mata anak pada layar gadget. Jangan biarkan anak untuk melihat gadget dengan jarak dekat secara terus menerus. Karena ketika anak selalu melihat gadget dengan jarak dekat secara terus menerus dapat menyebabkan mata menjadi mudah lelah dan tidak fokus.
- Perhatikan ketika anak menggunakan gadgetnya, jarak ideal agar mata tetap sehat adalah 30 hingga 40 cm, dan pastikan posisi gadet tidak sejajar dengan posisi mata.
- Gunakan aturan 20-20-20
Bantu anak untuk sering mengistirahatkan mata dari layar dengan aturan 20-20-20. Para dokter menyarankan metode ini sebagai kebiasaan yang harus ditanamkan untuk menjaga kesehatan mata, terutama pada anak-anak.
Baca juga :
Setiap 20 menit didepan layar gadget,istirahatkan mata selama 20 detik dengan mengalihkan pandangan dari layar gadget ke objek-objek yang berjarak minimal 20 kaki (6 meter) dari tempat anak menggunakan gadget. Jika ruangan kecil, cobalah untuk berjalan keluar sejenak, ketempat yang lebih luas agar mata anak bisa melihat banyak benda-benda yang jauh. Ini membantu mata berhenti untuk melihat target dekat.
Untuk hasil yang lebih baik, gabungkan aturan 20-20-20 dengan bermain diluar ruangan. Waktu bermain di luar baik untuk mata anak-anak.
- Mengatur pencahayaan pada gadget dan ruangan
- Idealnya penggunaan gadget sebenarnya harus dibatasi selama dua jam saja setiap harinya, namun karena penggunaan ini menjadi kebutuhan sehari-hari bagi anak maka caranya adalah dengan mengatur pencahayaan pada gadget tidak boleh terlalu cerah, karena dapat membuat mata menjadi mudah merasa lelah.
- Selain itu penting juga untuk memperhatikan pencahayaan pada ruangan agar tidak kontras dengan pencahayaan pada gadget. Hindari ruangan yang redup karena dapat membuat kontras dengan gadget menjadi berlebihan. Nah, kondisi ini juga akan membuat mata tidak nyaman. Penting juga untuk mengaktifkan perlindungan mata
- Berikan konsumsi vitamin dan mineral yang cukup
- Ayah dan bunda, ternyata bukan hanya tubuh tapi mata juga butuh vitamin. Vitamin yang baik untuk kesehatan mata adalah vitamin A, C dan E, vitamin tersebut dapat mengurangi risiko terkena macular degeneration, sebuah gangguan pada retina.
- Vitamin dan mineral dapat juga diperoleh dari buah-buahan dan sayur mayur, seperti wortel, brokoli, bayam, stroberi dan kentang. Makan ikan seperti salmon juga sangat direkomendasikan untuk kesehatan mata.
- Periksa mata secara rutin dan berkala
- Pemeriksaan mata dapat dilakukan secara berkala, minimal 2 tahun sekali untuk memastikan kondisi mata buah hati kita baik-baik saja.
Penulis : Rio Kencono, M.Ak
Editor : Ifina Trimuliana, M. Pd
Kurator : dr. Retno
Foto : Dhio Dhafin
Referensi
Jurnal Kesehatan Masyarakat UNDIP (online) Volume 1, http://ejournals1.undip.ac.id/ index.php /jkm
Kemkes 2018. www.p2ptm.kemkes.go.id
(2012). http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs282/en/.
Ilyas, H. 2012. Ilmu Penyakit Mata. Badan Penerbit FKUI. Jakarta.
2021-06-17 | 10:42:44
InfoTerkini
Hutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnyaPemerintah Revitalisasi 603 PAUD Terdampak Gempa dan Rusak di NTT pada 2026 Dengan Alokasi Anggaran Rp 232 Miliar
Berita 2026-09-10 | 08:30:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meletakkan penguatan fondasi pendidikan usia dini sebagai prioritas mendesak dalam pemulihan serta penataan infrastruk...
selengkapnyaPISA 2025: Akses dan Kesetaraan Pendidikan Indonesia Melonjak, Capaian Tingkat Atas Masih PR
Berita 2026-09-09 | 07:15:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 menunjukkan dinamika menarik sekaligus tantangan berumpak dalam lanskap pendidikan nasional. D...
selengkapnyaEnam Dekade Hari Aksara Internasional: Kemendikdasmen Perluas Makna Literasi Hadapi Era Kecerdasan Artifisial, Dari Baca-Tulis ke Berpikir Kritis
Berita 2026-09-09 | 07:05:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Enam dekade setelah Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) memproklamasikan Hari Aks...
selengkapnya