Orang TuaBerbagi
Prinsip Komunikasi dengan Anak Keterlambatan Bicara
PAUDPEDIA— Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, berbicara adalah bentuk komunikasi lisan saat berinteraksi dengan orang lain untuk menyampaikan pesan seperti hal yang sedang dirasakan, dipikirkan, diinginkan, atau dibutuhkan. Saat usia anak semakin besar tentu ada banyak hal yang ingin disampaikannya ke orang tua. Namun, bagaimana jika anak mengalami keterlambatan bicara, bagaimana cara kita berkomunikasi dengan mereka? Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD sebelum lanjut membahas hal tersebut, alangkah baiknya terlebih dahulu kita bahas apa itu keterlambatan bicara?
Adapun jenis kesulitan bicara yang dialami anak yaitu sebagai berikut:
Gangguan Bicara: ketika seorang anak bicara namun tidak dapat menghasilkan kata secara tepat atau lancar atau bermasalah dengan/suaranya.
Terlambat Bicara atau Bahasa: ketika seorang anak mengalami kendala dalam mengungkapkan bahasa secara verbal (lisan) pada usia yang seharusnya dia mampu akan tetapi saat ini belum mampu.
Baca juga :
Namun, sebenarnya kedua jenis yang telah dipaparkan di atas termasuk kedalam kategori keterlambatan bicara anak, karena ketiga jenis tersebut sama-sama mempengaruhi komunikasi yang dilakukan oleh anak.
Dengan demikian, anak yang terlambat bicara adalah anak yang mengalami kendala dalam mengungkapkan atau menerima bahasa secara verbal (lisan). Kendala yang dapat terjadi yaitu:
Belum bisa mengucapkan suatu kata dengan tepat, kesulitan menyampaikan segala hal yang sedang dirasakan, diinginkan, atau dipikirkan, serta kesulitan memahami lingkungan sekitar, seperti memahami apa yang dikatakan oleh orang lain atau memahami apa yang dilakukan oleh orang lain.
Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, terlambat bicara termasuk dalam hambatan komunikasi. Oleh sebab itu orang tua hendaknya memahami dan melaksanakan prinsip-prinsip berkomunikasi dengan anak keterlambatan bicara sebagaimana berikut ini:
Empati dan amati, orang tua harus berempati saat bicara dengan mereka. Dengan berempati maka orang tua akan terus mencari cara untuk mengerti apa yang sedang dirasakan anak, apa yang disukai, apa yang membuat anak merasakan suatu hal (marah, sedih, takut, dan lain sebagainya). Sobat PAUD jangan lupa untuk selalu mengamati kondisi anak. Menemukan hal yang diminati anak untuk dapat menarik perhatian dan terlibat dalam komunikasi.
Berada dalam posisi yang berdekatan, Sobat PAUD dapat berhadapan atau bersebelahan dalam posisi yang sejajar. Contoh: Berbicara dengan anak dalam posisi duduk atau berjongkok saat memberitahu anak bahwa ban sepeda sedang kempis.
Menaruh perhatian yang sama pada hal yang sedang dikomunikasikan. Misal: Bersama anak memegang ban kempis untuk memberitahu kondisi ban sepeda yang kempis.
Menggunakan sedikit kata-kata, perlahan, dilakukan berulang (namun berjeda) dan konsisten.
Menilai keberhasilan cara komunikasi yang dilakukan. Apabila dinilai belum berhasil, maka akan mencari tahu hal yang membuat belum berhasil. Jika cara komunikasi yang dilakukan tidak cocok untuk kondisi anak, maka orang tua akan mencari cara komunikasi yang lain atau merujuk pada ahlinya.
Penulis: Ifina Trimuliana, M. Pd
Foto : Dhio Dhafin
Referensi:
Alat Bantu Komunikasi untuk Anak Yang Terlambat Bicara. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini 2020
2021-07-18 | 09:44:28
InfoTerkini
Hutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnyaPemerintah Revitalisasi 603 PAUD Terdampak Gempa dan Rusak di NTT pada 2026 Dengan Alokasi Anggaran Rp 232 Miliar
Berita 2026-09-10 | 08:30:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meletakkan penguatan fondasi pendidikan usia dini sebagai prioritas mendesak dalam pemulihan serta penataan infrastruk...
selengkapnyaPISA 2025: Akses dan Kesetaraan Pendidikan Indonesia Melonjak, Capaian Tingkat Atas Masih PR
Berita 2026-09-09 | 07:15:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 menunjukkan dinamika menarik sekaligus tantangan berumpak dalam lanskap pendidikan nasional. D...
selengkapnyaEnam Dekade Hari Aksara Internasional: Kemendikdasmen Perluas Makna Literasi Hadapi Era Kecerdasan Artifisial, Dari Baca-Tulis ke Berpikir Kritis
Berita 2026-09-09 | 07:05:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Enam dekade setelah Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) memproklamasikan Hari Aks...
selengkapnya