Berita
Wamendikdasmen : “Menjemput Indonesia Emas 2045, Menagih Peran Keluarga dalam Tri Sentra Pendidikan”
Berita 2026-04-06 | 17:30:00
NGAWI, PAUDPEDIA — Pemerintah kembali mempertegas arah kebijakan pendidikan nasional dengan menghidupkan kembali konsep Tri Sentra Pendidikan sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci krusial untuk mengatasi degradasi literasi serta tantangan kesehatan mental anak akibat paparan media sosial yang berlebih.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menekankan bahwa pendidikan tidak lagi bisa dipandang sebagai tanggung jawab sekolah semata. Hal itu disampaikan Fajar dalam pertemuan dengan ratusan kepala sekolah dan guru TK Aisyiyah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026).
“Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan sekolah. Kunci keberhasilan terletak pada tiga pusat pendidikan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Ketiganya harus bergerak selaras,” ujar Fajar.
Relevansi Global dan Peran Keluarga
Fajar menjelaskan bahwa fokus pemerintah pada penguatan peran keluarga selaras dengan temuan global dalam laporan unggulan Bank Dunia 2026 bertajuk “Building Human Capital Where It Matters: Homes, Neighborhoods, and Workplaces”.
Laporan tersebut menggarisbawahi bahwa kualitas sumber daya manusia sebuah bangsa sangat ditentukan oleh lingkungan terkecil, yakni rumah tangga.
Menurut Fajar, pembentukan karakter anak terjadi pada masa usia emas (0-6 tahun). Pada fase ini, kehadiran fisik dan perhatian emosional orang tua tidak dapat digantikan oleh teknologi atau kurikulum sekolah manapun.
“Pendidikan karakter itu dibentuk pada usia emas. Hari ini, yang diperlukan oleh murid-murid kita adalah kehadiran dan perhatian nyata dari orang tua di rumah,” tambahnya.
Langkah ini diambil di tengah keprihatinan mendalam pemerintah terhadap dominasi gawai dan media sosial yang mulai mengikis kemampuan kognitif anak. Penurunan kemampuan komunikasi dan rendahnya tingkat literasi menjadi ancaman nyata bagi daya saing generasi mendatang.
Sebagai langkah konkret, per 28 Maret 2026, pemerintah telah resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Peraturan ini secara tegas membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun guna melindungi mereka dari risiko kesehatan mental dan paparan konten yang tidak sesuai usia.
Inovasi dan Kesejahteraan Guru
Selain memperkuat sisi hulu di lingkungan keluarga, Kemendikdasmen juga melakukan transformasi di sisi hilir melalui berbagai program strategis. Fajar memaparkan sejumlah kebijakan, seperti Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan model swakelola dan distribusi papan interaktif digital (interactive flat panel) untuk menunjang pembelajaran modern.
Penguatan karakter murid juga diakomodasi melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH). Namun, Fajar mengingatkan bahwa teknologi dan sarana prasarana hanyalah alat. Inti dari pendidikan tetap berada pada tangan guru.
Oleh karena itu, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 triliun untuk peningkatan kapasitas guru. Program ini mencakup pelatihan pembelajaran mendalam (deep learning), penguasaan koding, serta kecerdasan artifisial (AI).
Selain itu, peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) diperkuat melalui program 7 Jurus BK Hebat guna memitigasi isu perundungan dan kesehatan mental di sekolah.
Bagi guru yang belum memiliki kualifikasi pendidikan S1 atau D4, pemerintah menyediakan Beasiswa Pendidikan Indonesia yang terintegrasi dengan Program Profesi Guru (PPG). "Pendidikan tanpa inovasi akan ditinggal zaman, bahkan dikubur oleh perubahan," tegas Fajar.
Kesiapan Daerah dan Tes Kemampuan Akademik
Menanggapi kebijakan pusat, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyatakan komitmennya untuk memastikan infrastruktur pendidikan di daerahnya mendukung visi nasional. Saat ini, kondisi fasilitas pendidikan di Ngawi diklaim berada dalam kategori baik dengan persentase mencapai 85 persen.
Ony berharap program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pusat dapat terus menyasar sekitar 500 sekolah dasar dan 80 SMP di wilayahnya, baik negeri maupun swasta. “Kami terus berupaya memfasilitasi sarana prasarana sebagai komitmen daerah.
Semoga di pertengahan tahun ini ada tambahan revitalisasi untuk lembaga-lembaga sekolah di Ngawi,” ungkap Ony.
Di sisi lain, Kabupaten Ngawi juga tengah bersiap melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan mulai Senin, 6 April 2026. TKA untuk tingkat SMP akan berlangsung pada 6-16 April, sementara tingkat SD pada 20-30 April mendatang.
Bupati memastikan bahwa Dinas Pendidikan telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan perangkat digital dan stabilitas jaringan di seluruh sekolah. Ia optimis tingkat partisipasi murid akan mencapai 100 persen.
Partisipasi Semesta
Di akhir kunjungannya, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq mengajak seluruh elemen masyarakat di Ngawi untuk terlibat dalam "partisipasi semesta". Ia menekankan bahwa ekosistem pendidikan yang aman dan nyaman hanya bisa tercipta jika masyarakat dan lembaga non-pemerintah aktif berkolaborasi.
Penguatan Tri Sentra Pendidikan ini pada akhirnya menempatkan keluarga bukan lagi sebagai pendukung pasif, melainkan mesin utama dalam membangun karakter, ilmu pengetahuan, dan penguasaan teknologi. Dengan sinergi yang kokoh antara rumah, sekolah, dan lingkungan, Indonesia optimistis mampu melahirkan generasi emas yang tangguh pada dua dekade mendatang.
Penyunting: Eko B Harsono
Sumber Siaran Pers BHKM Kemendikdasmen
InfoTerkini
Riset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnyaFinalisasi PKS Revitalisasi PAUD Angkatan ke-76, Djayeng Baskoro: Kesiapan Dokumen Perencanaan Jadi Kunci Tepat Sasaran Revitalisasi PAUD
Berita 2026-09-11 | 05:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Pemerintah mempercepat penyiapan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia sej...
selengkapnyaHutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnya