Berita
Transformasi TK Negeri 10 Manado, Revitalisasi di Sulawesi Utara Memastikan Siswa PAUD Tak Lagi "Menangis" saat Hujan
Berita 2026-04-22 | 08:30:00
MANADO, PAUDPEDIA = Suasana TK Negeri 10 Kota Manado, Rabu (22/4/2026) pagi, tampak berbeda dari biasanya. Halaman sekolah yang biasanya hanya diisi celoteh polos anak-anak, kini riuh dengan iringan musik bambu khas Sulawesi Utara. Puluhan anak berseragam rapi menyambut kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dengan lambaian bendera merah putih kecil di tangan mereka.
Di sudut kelas, seorang bocah tampak asyik menyentuh layar lebar *Interactive Flat Panel* (IFP) yang terpasang di depan kelas, matanya berbinar melihat animasi edukatif yang bergerak saat jemarinya menyentuh layar. Pemandangan ini kontras dengan ingatan kelam Meity Linda Paat, Kepala TK Negeri 10 Manado, tentang kondisi sekolahnya setahun lalu.
"Kalau hujan, air masuk sampai ke dalam kelas dan menggenang seperti kolam. Anak-anak jadi takut datang ke sekolah karena khawatir terpeleset. Atap, plafon, sampai dinding banyak yang sudah rusak," kenang Meity dengan mata berkaca-kaca.
Hari itu, TK Negeri 10 Manado menjadi saksi bisu komitmen besar pemerintah dalam merombak wajah pendidikan Indonesia. Menteri Abdul Mu’ti hadir bukan sekadar untuk seremoni, melainkan meresmikan hasil nyata dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) berupa Revitalisasi Satuan Pendidikan yang menyasar ratusan sekolah di Sulawesi Utara.
Fondasi dari Usia Dini
Pemilihan TK Negeri 10 Manado sebagai lokasi peresmian bukan tanpa alasan. Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan, pendidikan anak usia dini adalah titik nol pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional. Ia menekankan instruksi Presiden bahwa tidak boleh ada lagi sekolah yang atapnya runtuh dan minim fasilitas dasar di seluruh penjuru Tanah Air.
"Arahan Bapak Presiden sangat jelas, tidak boleh ada sekolah yang atapnya runtuh dan tidak memiliki fasilitas dasar yang layak. Karena itu, kita mulai dari pendidikan anak usia dini. Dari sinilah masa depan bangsa dibentuk," ujar Mu’ti di sela-sela peninjauan fasilitas sekolah yang kini tampak kokoh dan berwarna cerah.
Secara nasional, angka capaian revitalisasi memang impresif. Pada 2025, pemerintah sukses merampungkan perbaikan 16.167 satuan pendidikan, melampaui target awal yang hanya 10.440 sekolah. Tahun 2026 ini, ambisi pemerintah kian besar dengan target yang berpotensi menyentuh angka 71.744 sekolah seiring dengan arahan Presiden untuk terus memperluas jangkauan.
Di Sulawesi Utara sendiri, program ini menyentuh 248 satuan pendidikan dengan suntikan anggaran Rp231 miliar. Sebanyak 151 sekolah diresmikan secara simbolis melalui penandatanganan prasasti di Manado hari itu, termasuk TK Negeri 10 Manado, SD Inpres Kalagheng, SMP Negeri 5 Tomohon, dan SMK Muhammadiyah Manado.
Menjawab Kondisi Lapangan
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang hadir mendampingi Menteri, mengakui bahwa program ini adalah "angin segar" bagi daerahnya. Ia membeberkan data yang cukup memprihatinkan bahwa sebelum intervensi pusat, lebih dari separuh bangunan sekolah di wilayahnya—baik TK, SD, hingga SMA—berada dalam kondisi rusak.
"Revitalisasi ini adalah langkah percepatan yang sangat dibutuhkan agar kondisi sarana pendidikan di daerah kami dapat jauh lebih baik dalam beberapa tahun ke depan," ujar Yulius.
Bagi Meity, perubahan fisik ini membawa dampak psikologis yang nyata bagi murid dan orang tua. Setelah menerima anggaran revitalisasi lebih dari Rp1 miliar pada 2025, kini sekolahnya memiliki ruang kelas baru, ruang administrasi yang representatif, hingga toilet ramah difabel.
"Sekarang anak-anak datang dengan semangat, guru juga lebih nyaman mengajar. Orang tua pun merasa lebih percaya dan senang menyekolahkan anaknya di sini," tuturnya.
Bahkan, sekolah yang dulunya harus berjuang dengan keterbatasan ruang bagi 111 muridnya, kini harus menghadapi "masalah baru": daftar tunggu yang membeludak hingga 30 anak. Tingginya minat orang tua ini menjadi indikator keberhasilan revitalisasi dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan negeri.
Transformasi Berbasis Teknologi
Revitalisasi kali ini tidak berhenti pada urusan semen dan cat tembok. Pemerintah juga memasukkan unsur transformasi digital sebagai paket utamanya. Kehadiran ribuan unit Interactive Flat Panel (IFP) di berbagai sekolah, termasuk 506 unit di Kota Manado, menjadi simbol bahwa pendidikan dasar di Indonesia tidak boleh tertinggal zaman.
Dengan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan dukungan teknologi modern, pemerintah berharap cita-cita "Pendidikan Bermutu untuk Semua" bukan lagi sekadar slogan. Di TK Negeri 10 Manado, masa depan bangsa memang tengah dibentuk dari ruang kelas yang tidak lagi bocor, dan dari layar-layar interaktif yang membuka cakrawala imajinasi anak-anak negeri.
Penyunting: Eko B Harsono
Sumber : Siaran Pers BHKM Kemendikdasmen
InfoTerkini
Riset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnyaFinalisasi PKS Revitalisasi PAUD Angkatan ke-76, Djayeng Baskoro: Kesiapan Dokumen Perencanaan Jadi Kunci Tepat Sasaran Revitalisasi PAUD
Berita 2026-09-11 | 05:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Pemerintah mempercepat penyiapan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia sej...
selengkapnyaHutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnya