Berita
Transformasi Satuan PAUD, 95 Sekolah Model di 74 Kabupaten/Kota Disiapkan Jadi Rujukan Pembelajaran Digital Berbasis Bermain dan Berkemampuan Berpikir Komputasional
Berita 2026-06-30 | 22:00:00
TANGERANG, PAUDPEDIA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memperkuat fondasi transformasi pendidikan nasional sejak fase anak usia dini. Sebanyak 95 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari 33 provinsi dan 74 kabupaten/kota kini disiapkan menjadi sekolah model. Lembaga-lembaga ini dirancang sebagai laboratorium inovasi sekaligus rujukan nasional dalam penerapan pembelajaran mendalam serta pengenalan teknologi yang bijak.
Langkah strategis tersebut diawali melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Pengembangan Berpikir Komputasional dan Kecerdasan Artifisial (PBK-KA) PAUD Tahun 2026 di Tangerang. Program ini menjadi salah satu program prioritas (quick win) pemerintah untuk menghadirkan cetak biru (proof of concept) sistem pembelajaran yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Fondasi Berpikir, Bukan Sekadar Gawai
Widya Prada Ahli Utama Kemendikdasmen, Harris Iskandar, saat membuka acara tersebut menegaskan bahwa transformasi pendidikan harus dimulai sejak usia dini. Fase ini merupakan masa krusial bagi pembentukan kompetensi dasar dan karakter anak. Di tengah derasnya arus digitalisasi, tantangan masa depan menuntut kesiapan talenta digital sejak dini, tetapi dengan pendekatan yang tetap ramah anak.
Meski menyasar kecerdasan artifisial (AI) dan berpikir komputasional, Harris menggarisbawahi bahwa kurikulum ini tidak bermaksud memaksa anak-anak menghabiskan waktu di depan layar gawai (screen time) secara berlebihan.
"Penerapan PBK-KA di PAUD bukan untuk mengajarkan teknologi secara demonstratif, melainkan menumbuhkan kemampuan berpikir logis, sistematis, dan kreatif sejak dini. Ini dilakukan lewat aktivitas bermain yang kontekstual, termasuk metode tanpa gawai (unplugged)," kata Harris.
Melalui metode ini, anak-anak diajak memecahkan masalah sederhana melalui permainan fisik, teka-teki, dan kolaborasi kelompok. Pola tersebut dinilai lebih efektif membangun struktur kognitif anak sebelum mereka bersentuhan langsung dengan teknologi digital yang lebih kompleks. Di sisi lain, para pendidik juga dituntut untuk memanfaatkan teknologi secara bijaksana guna mendukung ekosistem kelas yang interaktif.
Ujung Tombak dan Simpul Pengimbasan
Pemerintah menempatkan kepala satuan PAUD Model sebagai aktor intelektual sekaligus penggerak utama di lapangan. Mereka tidak hanya bertugas menyerap kebijakan dari pusat, tetapi wajib mentransformasikannya menjadi praktik baik yang dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah di sekitarnya.
Ada empat peran utama yang diampu oleh 95 PAUD Model ini, yakni sebagai laboratorium implementasi, prototipe praktik baik, pusat rujukan pembelajaran, serta simpul pengimbasan bagi satuan PAUD lain di daerah masing-masing.
Melalui bimbingan teknis yang intensif, para kepala sekolah dibekali dengan penguatan kapasitas kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership), manajemen komunitas belajar, hingga strategi membangun kemitraan dengan orang tua serta pemerintah daerah. Sinergi ini dinilai krusial karena pendidikan anak usia dini tidak akan optimal tanpa adanya kesinambungan stimulus antara di sekolah dan di rumah.
Peta Jalan Menuju 2045
Sebagai langkah konkret pasca-pelatihan, para peserta melakukan refleksi mandiri untuk memetakan tingkat kematangan satuan pendidikan masing-masing. Hasil pemetaan ini mendasari penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang menjadi kompas implementasi dan pendampingan sepanjang tahun 2026.
Harris mengingatkan bahwa agenda ini tidak boleh terjebak dalam formalitas birokrasi belaka. "Bimtek ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun budaya belajar bersama antar-PAUD Model di seluruh Indonesia," ujarnya.
Pemerintah berharap, melalui ekosistem PAUD yang adaptif dan kolaboratif ini, kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Indonesia dapat merata. Transformasi yang berorientasi pada pengembangan potensi utuh anak ini diharapkan menjadi modal utama dalam mencetak generasi unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.
Peliput: Herry Hartawan
Penyunting: Eko B Harsono
InfoTerkini
Menjaga Nadi Pendidikan dari Angka dan Realitas Dapodik, Geliat Senyap Satuan PAUD Kala 95,6 Persen Data PAUD Menyala di Pelosok Nusantara
Berita 2026-09-14 | 14:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA - Di balik papan ketik komputer di ribuan pelosok Nusantara, jemari para operator sekolah terus bergerak sabar. Mereka menyusun baris-baris angka, merapikan identit...
selengkapnyaRiset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnyaFinalisasi PKS Revitalisasi PAUD Angkatan ke-76, Djayeng Baskoro: Kesiapan Dokumen Perencanaan Jadi Kunci Tepat Sasaran Revitalisasi PAUD
Berita 2026-09-11 | 05:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Pemerintah mempercepat penyiapan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia sej...
selengkapnyaHutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnya