Berita
Tim Liputan PAUDPEDIA Pantau MPLS Ramah di Empat Provinsi, Ketika Sekolah Menjadi Ruang Penuh Kasih Sayang dan Rumah Kedua Murid
Berita 2026-07-13 | 08:00:00
Semarang PAUDPEDIA - Halo ayah bunda, sobat PAUD semua! Bagaimana hari pertama kalian masuk sekolah? Pasti ada yang hatinya dag-dig-dug penasaran, ada yang langsung pamer senyum paling ceria, atau mungkin ada juga yang masih agak malu-malu sampai harus sembunyi di balik punggung Ayah dan Ibu. Tenang, itu wajar banget, kok!
Nah, untuk menyambut teman-teman kecil kita yang baru saja memasuki bangku Taman Kanak-Kanak (TK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) punya kejutan seru! Mulai tahun ajaran ini, seluruh sekolah di Indonesia kompak menggelar kegiatan super asyik bertajuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026.
Tim PAUDPEDIA dalam sepekan ini mendapat tugas mendokumentasikan pelaksanaan MPLS Ramah satuan PSUD di empat provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Riau. Mau tahu bagaimana serunya petualangan adik-adik kita di sana? Yuk, kita intip catatan cerianya!
Belajar Jadi Sahabat yang Baik, Bye-Bye Kekerasan!
Apa sih sebenarnya MPLS Ramah itu? Jadi, kata "Ramah" ini diambil dari kamus kita yang artinya baik hati, manis tutur katanya, dan menyenangkan dalam pergaulan. Dalam bahasa Arab, mirip dengan kata rahmah yang berarti penuh kasih sayang.
"MPLS Ramah adalah ikhtiar bersama untuk menciptakan ruang belajar yang penuh kasih sayang dan saling menghargai, serta
menumbuhkan rasa aman, nyaman, percaya diri, dan bahagia bagi setiap murid," ungkap Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti.Kerennya lagi, MPLS Ramah ini punya aturan tegas: anti segala bentuk kekerasan, perundungan, intoleransi, dan penindasan! Jadi, sekolah benar-benar disulap menjadi rumah kedua yang aman dan damai bagi semuanya.
Mengintip Keseruan Lima Hari Penuh Warna
Di Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Riau, anak-anak TK diajak bermain sambil belajar lewat format 5 hari yang seru banget:
- Hari Pertama: Detektif Sekolah! Setelah disambut hangat oleh Ibu Guru di gerbang dengan iringan jingle "Hari Baru", anak-anak langsung memakai kalung nama berbentuk buah-buahan. Mereka lalu bergandengan tangan seperti kereta api untuk melakukan kegiatan "Jelajah Sekolahku". Mereka mengintip ruang kelas, area bermain, hingga toilet sambil belajar batasan keamanan.
- Hari Kedua: Tantangan Tebak Gambar! Hari kedua dibuka dengan Pertemuan Pagi Ceria, di mana anak-anak melakukan Senam Anak Indonesia Hebat. Setelah itu, mereka berkompetisi seru dalam permainan tebak gambar "Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" (G7KAIH). Ada gambar anak bangun pagi, beribadah, olahraga, hingga makan sehat. Hebatnya, ada juga kelas pilihan untuk praktik menyikat gigi bersama yang benar!
- Hari Ketiga: Pasukan Siaga Bencana! Lewat lagu jenaka dengan irama "Dua Mata Saya", anak-anak di Banten dan Riau belajar simulasi gempa bumi. "Kalau ada gempa, lindungi kepala... Kalau ada gempa, masuk bawah meja..." begitu liriknya. Mereka juga membawa plastik ramah lingkungan untuk memungut sampah di halaman dalam gerakan "Sekolah Bersih, Hati Ceria".
- Hari Keempat: Katakan Tidak pada Gadget Berlebih! Ini dia yang unik! Anak-anak diajak bermain game lampu merah-kuning-hijau untuk mengontrol screen time (waktu menatap layar HP/TV). Mereka juga belajar menjaga diri lewat formula "Tolak dan Menjauh" jika ada orang tidak dikenal yang memberikan permen atau mainan.
- Hari Kelima: Gelang Persahabatan & Unjuk Karya! Sebagai penutup, anak-anak merangkai potongan sedotan warna-warni dan benang wol menjadi gelang persahabatan yang di tengahnya ada foto diri mereka sendiri. Setelah gelangnya melingkar di tangan, mereka menyanyikan lagu "Rukun Sama Teman" dan berani tampil menari bersama di depan kelas!
Tubuh Sehat, Perasaan Bahagia
Tidak hanya sekadar bermain, tim PAUDPEDIA mencatat bahwa kesehatan fisik anak-anak dipantau dengan sangat detail. Sebelum MPLS dimulai, orang tua diajak melakukan Identifikasi Massa Tubuh dengan mengukur tinggi dan berat badan anak untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) demi mencegah risiko gizi buruk.
Bahkan, ada pendaftaran Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bekerja sama dengan Puskesmas setempat lewat aplikasi SATUSEHAT Mobile.
Setiap harinya, tepat pada jam istirahat, anak-anak membuka kotak bekal mereka bersama-sama dalam sesi "Makan Sehat dan Bergizi". Sebelum makan, mereka wajib mengantre tertib untuk mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Ibu Guru mengenalkan pentingnya makan sayur, buah, dan minum susu.
Sebelum bel pulang berbunyi, Ibu Guru selalu melakukan sesi "Refleksi". Anak-anak diminta menempelkan telapak tangan mereka atau melakukan high five (tos) pada gambar ekspresi wajah (senang atau sedih) di papan tulis sesuai dengan perasaan mereka hari itu. Hasilnya? Hampir seluruh anak di empat provinsi menepuk gambar wajah tersenyum lebar!
Melalui MPLS Ramah ini, sekolah bukan lagi menjadi tempat yang menakutkan, melainkan sebuah ruang perjumpaan (meeting point) dan ruang penyatuan (melting point) yang penuh dengan sukacita. Selamat belajar dan bermain di rumah kedua kalian, Anak-Anak Hebat Indonesia!
Peliput : Tim Komunikasi Direktorat PAUD
Penyunting : Eko B Harsono