Berita
Serial Webinar Digitalisasi Bentuk Guru PAUD Menjadi "Digital Mentor" Mampu Mendesain Pembelajaran Interaktif dengan IFP dan Ruang Murid
Berita 2025-10-20 | 10:21:00
PAUDPEDIA Jakarta - Era anak-anak yang lahir sebagai digital native menuntut adanya perubahan strategi dalam pembelajaran anak usia dini (PAUD). Anak-anak masa kini menunjukkan fenomena yang mengejutkan: usia 2 tahun sudah bisa membuka YouTube, usia 3 tahun tahu cara skip ads, dan usia 5 tahun bahkan bisa mencari game/aplikasi sendiri dan mengajarkan temannya.
Menjawab tantangan ini, pakar PAUD dari Universitas Negeri Jakarta, Dr Nurjannah, M.Pd memaparkan bagaimana mendesain kegiatan interaktif PAUD berbasis Interactive Flat Panel (IFP) dan Ruang Murid dalam sebuah webinar bertajuk "Digitalisasi Pembelajaran Anak Usia Dini" yang secara intensif dalam sepekan dua kali pelaksanaan.
Anak Digital Native dan Peran Baru Guru
Anak-anak yang terbiasa dengan layar sejak lahir memiliki karakteristik belajar yang unik. Mereka belajar cepat melalui visual dan interaksi digital, membutuhkan pengalaman yang interaktif dan bermakna, seringkali bisa multitasking (seperti menonton, bermain, sambil mengobrol), dan cenderung lebih suka mencoba langsung daripada mendengarkan instruksi, yang membuat mereka cepat bosan jika cara belajarnya monoton.
Dalam konteks ini, guru tidak lagi sekadar menjadi fasilitator, melainkan harus bertransformasi menjadi digital mentor. Peran guru adalah sebagai jembatan agar teknologi menjadi pengalaman belajar yang bermakna bagi anak. Strategi utamanya, menurut Nurjannah, adalah melalui kegiatan interaktif berbasis IFP dan Ruang Murid.
IFP dan Ruang Murid: Inovasi Media Pembelajaran
Webinar ini memperkenalkan dua perangkat digital sebagai andalan yaitu;
- Interactive Flat Panel (IFP): Perangkat layar sentuh interaktif ini menggabungkan fungsi monitor, proyektor, papan tulis digital, dan komputer dalam satu unit. Dengan IFP, pendidik dan anak bisa bereksplorasi dalam pembelajaran digital hanya dengan satu perangkat.
Fitur utamanya adalah teknologi sentuh multi-point yang memungkinkan beberapa orang berinteraksi secara bersamaan, baik itu menulis, menggambar, atau menggeser objek di layar. IFP dalam pembelajaran anak usia dini membutuhkan pendampingan oleh guru, penyesuaian kegiatan fisik anak, pengenalan teknologi digital yang dimanfaatkan secara positif, dan pemanfaatan sebagai media pembelajaran.
- Ruang Murid: Ruang Murid adalah fitur atau menu khusus di aplikasi Rumah Pendidikan. Fitur ini dirancang sebagai wadah belajar digital yang menyediakan berbagai sumber belajar, buku digital, video pembelajaran, dan materi inspiratif untuk aktivitas belajar.
Di dalamnya, guru dapat memilih sumber belajar sesuai usia dan topik, mengakses buku digital, atau membuka Album Lagu Anak.
Kegiatan Interaktif Mengenal Keragaman Indonesia
Nurjannah memaparkan langkah-langkah konkret mendesain kegiatan dengan memanfaatkan kedua perangkat ini.
Sebagai contoh, dalam tema "Indonesia" dengan subtema "Keragaman Indonesia", tujuan pembelajarannya adalah agar anak mampu mengenal keragaman, mengungkapkan pendapat, dan melakukan gerakan motorik.
Langkah-langkah pembelajarannya adalah:
- Memahami: Murid mengamati materi dari Ruang Murid yang ditayangkan di IFP, seperti video interaktif tentang pulau, bendera, atau Burung Garuda. Murid bersama guru menyimak video dan berkesempatan merespons kuis yang ada pada video interaktif secara bergiliran.
- Aplikasi: Murid dapat memilih kegiatan yang disiapkan guru. Contohnya adalah membuat beberapa bendera dan menempelkannya pada gambar peta pulau Indonesia, merangkai huruf menjadi kata "Indonesia," "Garuda," atau "Bhineka Tunggal Ika," atau menyimak video yang ditayangkan pada IFP dan menceritakannya di depan teman.
- Refleksi: Guru menutup kegiatan dengan menanyakan apakah kegiatan hari itu menyenangkan. Guru juga menanyakan tentang bendera yang pernah dilihat di rumah, bertanya di pulau mana murid tinggal, dan menitipkan pertanyaan kepada orang tua tentang suku/pulau asal mereka.
Tujuannya adalah menguatkan bahwa "kita adalah satu bangsa, bangsa Indonesia, dan bangga menjadi anak Indonesia".
"IFP dan Ruang Murid jadi andalannya, Belajar di PAUD makin bermakna," tutup presentasi tersebut, memberikan semangat kepada para guru untuk merancang kegiatan interaktif bersama murid PAUD.
Penulis : Eko B Harsono