Berita
Perkuat Satuan PAUD Raudhatul Athfal Lewat Teknologi Asistif, Kementerian Agama Mendapat Dukungan Bank Dunia
Berita 2025-10-02 | 07:00:00
PAUDPEDIA – Upaya transformasi pendidikan anak usia dini di Indonesia mendapat energi baru. Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama RI bersama World Bank menggelar rapat strategis di Tower 2 Gedung BEJ Sudirman, Jakarta, membahas program penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Raudhatul Athfal (PAUD RA) melalui pemanfaatan teknologi asistif.
Program yang mulai dijalankan sejak 2023 ini hadir untuk menjawab kebutuhan akses pendidikan yang setara bagi anak-anak penyandang disabilitas usia dini sekaligus mendukung peran orang tua dalam proses belajar mereka.
Pertemuan ini dihadiri jajaran World Bank, antara lain Mr. Hiroshi Saeki (Senior Economist & Cluster Leader for Indonesia Education Team), Ms. Noviandri, Ms. Anna Hata, serta Mr. Joko Yuwono selaku Education Specialist. Dari pihak Kementerian Agama, hadir langsung Direktur GTK Madrasah, Fesal Musaad.
“Kami sangat berharap World Bank bisa ikut memperkuat kapasitas lembaga RA. Dukungan ini penting untuk memastikan layanan pendidikan anak usia dini semakin inklusif,” ujar Fesal.
Ia menambahkan, kolaborasi ini menjadi momentum berharga bagi penguatan kualitas madrasah dini. “Alhamdulillah, kami bersyukur World Bank menyetujui usulan penguatan kapasitas PAUD RA. Semoga RA di bawah binaan Kementerian Agama semakin berkualitas dan mampu melahirkan generasi emas Indonesia 2045,” tegasnya.
Meski demikian, Fesal tak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi, mulai dari kesenjangan kualifikasi guru, keterbatasan sarana-prasarana, minimnya alat permainan edukatif, hingga akses terbatas bagi anak berkebutuhan khusus di wilayah terpencil.
Dengan adanya dukungan dari World Bank, Direktorat GTK Madrasah optimistis berbagai hambatan tersebut bisa diatasi secara bertahap. Harapannya, RA dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan anak usia dini yang inklusif, modern, dan mampu menjawab kebutuhan generasi masa depan Indonesia.
Penyunting Eko Harsono
Sumber Siaran Pers Kementerian Agama