Berita
Peringati Hari Anak Nasional Dengan Bermain Seru di LEGO Playground TMII, Advokasi GerNas RANA Hadirkan Ruang Aman Penuh Harapan
Berita 2026-08-04 | 08:56:00
PAUDPEDIA Jakarta - Sabtu pagi udara di objek wisata Taman Mini Indonesia Indah terasa lebih hangat dari biasanya. Bukan hanya karena sinar matahari yang menari-nari di antara dedaunan, tapi karena tawa ceria yang meledak di mana-mana bak kembang api kecil yang menyala penuh semangat.
Ratusan anak bersama orang tuanya berkumpul di LEGO Playground: Main dan Jadi Hebat 2026, sebuah pesta kegembiraan yang juga menjadi bagian istimewa dari peringatan Hari Anak Nasional 2026.
Di tengah lautan warna-warni balok bangunan dan senyum yang tak pernah pudar, hadir Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum—atau akrab disapa Ibu Lisa.
Dengan senyum yang selembut angin sore, beliau menegaskan hal yang sederhana namun sangat berharga: ruang bermain yang aman adalah rumah bagi tumbuh kembang anak yang sehat.
"Ruang bermain yang aman dan nyaman adalah bagian dari ruang tumbuh yang aman," ujar Ibu Lisa di hadapan anak-anak yang menatap penuh antusias.
"Melalui bermain, anak belajar bekerja sama seperti balok yang saling menopang, menghargai perbedaan warna dan bentuk, mengelola emosi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada gawai yang seperti magnet menarik perhatian mereka belakangan ini."
Bermain di Dunia Maya dan Dunia Nyata
Di zaman saat layar gawai seolah menjadi jendela satu-satunya ke dunia nyata, anak-anak memang membutuhkan keseimbangan. Seperti sayap burung yang harus sama kuatnya agar bisa terbang tinggi, pertumbuhan anak pun membutuhkan dua sayap: bermain di dunia maya dan bermain langsung di dunia nyata yang penuh sentuhan, tawa, dan pelukan.
Kegembiraan yang dirasakan saat menyusun balok, berdiskusi dengan teman, dan merayakan kemenangan bersama adalah hal-hal yang tidak bisa digantikan oleh layar mana pun.
Semangat "Main dan Jadi Hebat" ternyata sejalan persis dengan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (GerNas RANA). Gerakan ini ibarat membangun sebuah benteng yang hangat—bukan untuk menutup diri, melainkan untuk melindungi tempat di mana anak-anak bisa tumbuh tanpa rasa takut terhadap kekerasan.
Di sini, setiap anak bebas berimajinasi seluas langit, memecahkan teka-teki seberat apa pun, dan membiarkan rasa ingin tahu mereka meluas seperti samudra yang tak bertepi.
Namun, membangun ruang yang aman tidak bisa dilakukan oleh satu tangan saja. Seperti menyusun menara tinggi dari balok, butuh banyak tangan yang saling membantu agar kokoh. Pemerintah, dunia usaha, media, sekolah, keluarga—semua harus bergandengan tangan.
LEGO Teman Tumbuh Kembang Anak
Ibu Lisa pun mengajak The LEGO Group dan dunia usaha lainnya untuk terus menjadi teman perjalanan anak-anak Indonesia, menyediakan tempat, produk, dan kegiatan yang ramah hati dan ramah anak.
Kegembiraan di TMII itu semakin lengkap dengan adanya berbagai hal seru: area bermain yang mengundang imajinasi melesat, ruang interaktif bagi keluarga untuk saling mengenal lebih dekat, kompetisi yang melatih kerja sama, hingga bincang hangat bersama para juara bermain.
Di puncak acara, Ibu Lisa menyematkan Pin GerNas RANA kepada para pemenang kompetisi dan perwakilan The LEGO Group. Pin kecil itu bukan sekadar hiasan—ia adalah janji bersama: kita semua berdiri satu baris untuk melindungi anak-anak.
Hadir pula Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak, Ibu Arifah Choiri Fauzi, serta jajaran pemimpin dari berbagai lembaga. Semua bersatu dalam satu harapan: semoga semakin banyak tempat yang menjadi panggung tawa anak-anak, di mana mereka bisa bermain, belajar, dan tumbuh menjadi pribadi yang hebat—bebas dari rasa takut, bebas dari kekerasan, menuju masa depan yang cerah dan penuh harapan.
Penulis : Eko B Harsono
Sumber Siaran Pers Kemenko PMK dan KemenPPPA
InfoTerkini
Menjaga Nadi Pendidikan dari Angka dan Realitas Dapodik, Geliat Senyap Satuan PAUD Kala 95,6 Persen Data PAUD Menyala di Pelosok Nusantara
Berita 2026-09-14 | 14:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA - Di balik papan ketik komputer di ribuan pelosok Nusantara, jemari para operator sekolah terus bergerak sabar. Mereka menyusun baris-baris angka, merapikan identit...
selengkapnyaRiset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnyaFinalisasi PKS Revitalisasi PAUD Angkatan ke-76, Djayeng Baskoro: Kesiapan Dokumen Perencanaan Jadi Kunci Tepat Sasaran Revitalisasi PAUD
Berita 2026-09-11 | 05:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Pemerintah mempercepat penyiapan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia sej...
selengkapnyaHutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnya