Berita
Percepatan Indonesia Cerdas Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk 288 Ribu Sekolah, Koor 5000 Siswa Membahana “Terimakasih Bapak Presiden”
Berita 2025-11-17 | 21:32:00
PAUDPEDIA Bekasi — Sebanyak 5.000 siswa dari berbagai jenjang, mulai dari murid PAUD yang mungil dan mengemaskan, siswa Sekolah Dasar yang comel, siswa SMP yang penuh rasa ingin tahu hingga siswa SMA/SMK dengan penuh semangat membanjiri Jalan Nangka dan Jalan Komodo, Komplek Perumnas Kranji , Kayuringin, Kota Bekasi. Bendera merah putih oleh para murid dan guru dilambaikan dengan penuh antusias.
Mereka berkumpul bukan untuk pawai atau berunjuk rasa melainkan menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto yang hadir dalam agenda bersejarah: Peluncuran Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 04 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11).
Momen paling mengharukan terjadi saat rombongan Presiden melintas. Lima ribu suara anak muda itu, dari yang cempreng hingga yang lantang, bersatu dalam koor tunggal: “Terima Kasih, Bapak Presiden!”
Teriakan sederhana itu mewakili janji dan harapan akan masa depan pendidikan yang lebih cerah, yang kini diwujudkan melalui perangkat digital interaktif.
Bagi ribuan siswa di Bekasi, hari itu bukan hanya tentang kunjungan kenegaraan, tetapi tentang dibukanya sebuah pintu gerbang baru menuju ilmu pengetahuan yang lebih menyenangkan dan merata.
Transformasi Kelas ala "Rumah Pendidikan"
Di dalam SMP Negeri 4, suasana peluncuran terasa futuristik sekaligus membumi. Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, secara resmi mengaktifkan program yang disebut sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi pendidikan nasional.
"Hari ini kita meresmikan program digitalisasi pembelajaran. Alhamdulillah, panel ini kita harapkan untuk bisa membantu semua siswa di seluruh Indonesia untuk belajar lebih baik, belajar lebih semangat, belajar lebih cepat, punya akses kepada semua ilmu, semua bahan yang diperlukan,” ujar Presiden Prabowo.
Acara peluncuran tersebut disaksikan secara hybrid oleh lebih dari 1.000 sekolah perwakilan di 38 provinsi, menunjukkan visi untuk menyatukan ruang-ruang belajar di seluruh Nusantara melalui teknologi.
Presiden bahkan sempat meninjau langsung demo pembelajaran di kelas, menyaksikan bagaimana Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP) digunakan dalam model station rotation dan bahkan pembelajaran jarak jauh yang interaktif.
Teknologi canggih ini membuat materi pelajaran yang semula kaku menjadi hidup, dilengkapi dengan konten video, laboratorium maya, gim edukasi, hingga latihan soal yang mudah diakses.
Visi Pendidikan Bermutu Untuk Semua
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa program ini tidak main-main. Sejak dicanangkan pada Mei 2025, pelaksanaannya dipercepat berdasarkan Instruksi Presiden dan Peraturan Presiden.
Targetnya mencakup 288.865 sekolah di Indonesia. Hingga 16 November 2025, progress pengiriman perangkat sudah mencapai 215.572, dengan 173.000 panel telah tiba di sekolah. Sebuah pencapaian monumental dalam waktu singkat.
Perangkat keras—IFP dan laptop—hanyalah sebagian kecil. Inti dari program ini adalah ekosistem digitalnya yang dinamakan "Rumah Pendidikan", sebuah superaplikasi yang menyatukan delapan ruang terintegrasi sebagai sumber belajar digital.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa langkah ini akan terus ditingkatkan. “Kita akan segera buka studio di Jakarta. Guru-guru akan memberi pelajaran ke semua sekolah di Indonesia. Semua modul ini nanti boleh diakses gratis oleh siapapun. Semua ini akan terbuka untuk seluruh bangsa Indonesia,” tegasnya, menjanjikan pemerataan akses kualitas pengajaran terbaik.
Transformasi ini tidak akan berhasil tanpa peran guru. Oleh karena itu, pemerintah telah melatih 64.000 guru dalam bimbingan teknis. Bahkan, pemerintah menempatkan 1.450 Pejuang Pendidikan Digital—guru dan tenaga kependidikan terpilih—sebagai mentor dan garda terdepan untuk membantu sekolah mengimplementasikan pembelajaran interaktif. Upaya ini juga didukung oleh kolaborasi alumni LPDP yang ikut serta menjadi fasilitator.
Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan perangkat keras seperti smartboard, laptop, dan external hard drive. Kami juga memberikan perhatian serius pada pengembangan konten pembelajaran digital yang menarik, relevan, dan sesuai dengan kurikulum nasional. Selain itu, kami juga menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan bagi para guru agar mereka dapat memanfaatkan teknologi ini secara efektif dalam proses pembelajaran,” jelasnya.
Prof. Mu’ti juga menyampaikan target ambisius dari program Digitalisasi Pembelajaran, yaitu menjangkau lebih dari 288 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia pada tahun 2025. Ia melaporkan bahwa hingga 9 November 2025, sebanyak 145.297 perangkat papan interaktif telah tiba di sekolah-sekolah, dan sisanya sedang dalam proses pengiriman.
Optimis Desember Papan Interaktif Digital Tersalurkan
“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa pada Desember 2025, seluruh perangkat digitalisasi pembelajaran sudah dapat digunakan di semua satuan pendidikan yang menjadi sasaran. Kami juga akan terus memantau dan mengevaluasi efektivitas program ini, serta melakukan penyesuaian jika diperlukan, untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai,” tegasnya.
Mendikdasmen juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program Digitalisasi Pembelajaran, termasuk orang tua, siswa, guru, tenaga kependidikan, pemerintah daerah, sektor swasta, serta organisasi masyarakat sipil.
“Pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita bersatu padu untuk mewujudkan visi Indonesia Cerdas melalui digitalisasi pembelajaran yang inklusif, merata, dan berkualitas,” tutupnya.
Peluncuran Program Digitalisasi
Pembelajaran 2025 di Bekasi yang disaksikan oleh ribuan senyum siswa dan berbagai pejabat tinggi negara, menjadi penanda bahwa transformasi pendidikan Indonesia telah memasuki babak baru. Ini bukan hanya tentang perangkat, tetapi tentang membangun ekosistem belajar baru yang lebih kreatif, inklusif, menyenangkan, serta berkeadilan bagi seluruh anak Indonesia.
Mulai hari ini, dari Sabang hingga Merauke, setiap anak Indonesia, di mana pun mereka tinggal, memiliki kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan terbaiknya melalui layar interaktif di kelas mereka.
Peliput : Eko Harsono dan Azriel Aufa
InfoTerkini
Riset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnyaFinalisasi PKS Revitalisasi PAUD Angkatan ke-76, Djayeng Baskoro: Kesiapan Dokumen Perencanaan Jadi Kunci Tepat Sasaran Revitalisasi PAUD
Berita 2026-09-11 | 05:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Pemerintah mempercepat penyiapan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia sej...
selengkapnyaHutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnya