Berita
PAUD Holistik Integratif Investasi Terbaik Negara, Direktur PAUD Tegaskan Pentingnya K/L Sinergitas Stimulasi Utuh di Usia Emas 0-6 Tahun Anak Indonesia
Berita 2025-10-12 | 07:09:00
PAUDPEDIA JAKARTA – Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikdasmen, Dr. Nia Nurhasanah, S.Si., M.Pd., menegaskan bahwa implementasi PAUD Holistik Integratif (HI) adalah investasi paling krusial untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul. Ia menekankan perlunya sinergitas dan kolaborasi kuat antara pemerintah dan mitra strategis agar layanan PAUD HI dapat menjangkau seluruh anak di masa golden age atau usia emas anak Indonesia.
Menurutnya, masa emas anak adalah periode yang membutuhkan stimulasi secara utuh—tidak hanya pendidikan, tetapi juga aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan. Pelaksanaan Program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) telah berjalan sejak dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 untuk mengamanatkan terbentuknya Gugus Tugas PAUD-HI dibawah tanggung jawab presiden secara langsung.
Hal itu disampaikan Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Ditjen PAUD Dikdasmen Dr Nia Nurhasanah M.Pd dalam Webinar Nasional Series 5 bertajuk “Implementasi PAUD HI (Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif)” di Jakarta Sabtu (11/10). Kegiatan dilaksanakan Koalisi Nasional PAUD HI, yang didukung oleh Majelis PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) Jawa Barat dan Banten.
"PAUD HI adalah kunci keberhasilan pembangunan SDM Indonesia di masa depan," ujar Dr. Nia Nurhasanah. "Kami di Kementerian memberikan dukungan penuh dengan menerbitkan regulasi dan panduan teknis. Namun, keberhasilan di lapangan sangat bergantung pada peran aktif Koalisi sebagai motor penggerak dan mitra strategis pemerintah.”
Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nia Nurhasanah menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) merupakan kunci utama dalam menjamin kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di masa depan. Hal ini disampaikan dalam sambutan virtualnya pada acara yang diselenggarakan oleh Koalisi PAUD HI.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Nia Nurhasanah secara khusus menyampaikan apresiasi tinggi kepada Koalisi PAUD HI atas inisiasi, kerja keras, dan kolaborasi yang telah terjalin dalam mendukung implementasi layanan PAUD HI.
"Masa emas anak (golden age) adalah periode yang krusial, di mana stimulasi optimal sangat diperlukan. PAUD Holistik Integratif hadir untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang utuh, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, maupun perlindungan," ujar Nia Nurhasanah.
Dukungan Penuh dari Kemendikbud
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menunjukkan komitmen penuh terhadap implementasi PAUD HI. Menurut Direktur Nia, berbagai regulasi dan panduan teknis telah diterbitkan untuk memperkuat landasan kebijakan ini di seluruh Indonesia.
"Dukungan regulasi yang kami berikan adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan terintegrasi," tambahnya.
Motor Penggerak dan Mitra Strategis
Direktur PAUD menekankan peran vital Koalisi PAUD HI sebagai motor penggerak dan mitra strategis pemerintah. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi akselerator dalam memastikan layanan PAUD HI dapat terlaksana dengan baik dan mencapai sasaran di tingkat lapangan.
"Koalisi PAUD HI adalah kekuatan besar. Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti, melainkan terus diperkuat. Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, praktisi, organisasi masyarakat, dan yang terpenting, orang tua, adalah kunci untuk mewujudkan PAUD HI yang benar-benar berkualitas," kata Nia.
Ajak Sinergi Demi Masa Depan Anak
Menutup sambutannya, Nia Nurhasanah kembali menyerukan ajakan kolaborasi dan sinergi kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjangkau lebih banyak anak di seluruh penjuru Indonesia.
"Mari kita bersinergi. Dengan gotong royong, kita bisa memastikan bahwa tidak ada satu pun anak di Indonesia yang terlewatkan dari layanan PAUD Holistik Integratif, sehingga mereka semua tumbuh menjadi generasi emas yang unggul dan berkarakter," pungkas Nia penuh harap.
Pengembangan Bukan Pendidikan
Miss konsepsi masih bantak terjadi terkait terminologi PAUD HI yang bukan Pendidikan tapi Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif (HI) merupakan komprehensif untuk memenuhi seluruh kebutuhan anak usia dini (pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan) secara simultan, sistematis, dan terintegrasi melalui kerja sama lintas sektor.
Tujuannya adalah mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia, serta mengoptimalkan tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Aspek Holistik (Menyeluruh) PAUD HI mencakup semua aspek perkembangan anak secara menyeluruh:
- Fisik: Pertumbuhan dan perkembangan motorik kasar dan halus, serta kesehatan anak.
- Kognitif: Perkembangan daya pikir, daya cipta, dan kemandirian anak.
- Sosial-Emosional: Perkembangan emosi, sosial, dan bahasa.
- Moral: Perkembangan nilai-nilai agama, moral, dan karakter.
- Kesehatan dan Gizi: Pemantauan pertumbuhan, pembiasaan cuci tangan, dan penyediaan makanan bergizi.
- Pengasuhan: Melibatkan orang tua melalui program parenting dan simulasi pengasuhan positif.
- Perlindungan: Memastikan anak terhindar dari kekerasan dan penelantaran, serta mengenali bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh.
Aspek Integratif (Terpadu)
Integratif berarti pelayanan yang terpadu antara berbagai layanan esensial yang saling terkait dan tidak diskriminatif. Ini meliputi:
- Kerja Sama Lintas Sektor: Keterlibatan berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan, BPKAD, Dinas Perpustakaan, kepolisian, dan dunia usaha dalam memberikan layanan yang konsisten dan saling mendukung.
- Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat: Pemberdayaan orang tua dan masyarakat sebagai mitra dalam penyelenggaraan PAUD HI melalui kegiatan parenting dan edukasi.
- Pemenuhan Kebutuhan Dasar: Membantu keluarga dalam pemenuhan kebutuhan dasar anak, seperti pengurusan akta kelahiran, pendaftaran jaminan kesehatan, dan penyediaan makanan tambahan.
Tujuan PAUD HI
- Mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini secara holistik.
- Mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia.
- Meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya peran mereka dalam tumbuh kembang anak.
- Meningkatkan kualitas layanan PAUD melalui dukungan lintas sektoral
Fondasi Generasi Emas 2045
Acara tersebut menjadi momentum penting untuk menggarisbawahi bahwa pembangunan SDM Indonesia harus dimulai dari fondasi yang kuat, yaitu pendidikan anak usia dini yang menyeluruh dan terintegrasi untuk hasilkan generasi emas Indonesia 2045.
Koalisi Nasional PAUD HI, yang didukung oleh Majelis PAUD, Dasmen Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) Jawa Barat dan Banten, menggelar Webinar Nasional Series 5 bertajuk “Implementasi PAUD HI (Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif)”. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan praktik implementasi PAUD HI di kalangan praktisi dan pemangku kepentingan.
Webinar berlangsung pada 11, 12, 18, dan 19 Oktober 2025 secara daring melalui Zoom Meeting ini, akan menghadirkan jajaran pakar, termasuk:
- Dr. Ima Nurhasanah, M.Pd. (Ketua PWA Banten) Dr. Irma Yuliantina, M.Pd. (Koordinator Nasional Koalisi PAUD HI)
- Dra. Ia Kurniati, M.Pd. (Ketua PWA Jawa Barat), Dwi Purwestri Sri Suwarningsih, S.Psi., M.Ed. (Sekretaris Koalisi Nasional PAUD HI), Yuli Yana (Bendahara Koalisi Nasional PAUD HI), Bernadette Wresni Asih, S.Pd., M.Psi. (Pengurus Koalisi Nasional PAUD HI) dan Candra Padmasvasti S.Sos M.Si (Koordinator Peningkatan Kapasitas Koalisi Nasional PAUD HI).
- Dr. Irma Yuliantina, Koordinator Nasional Koalisi PAUD HI, yang juga menjadi salah satu narasumber kunci, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari komitmen mereka untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan layanan terbaik.
"Kolaborasi multisektor adalah nafas dari PAUD HI. Kami ingin webinar ini menjadi wadah sinergi, di mana semua pihak—mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga orang tua—dapat bertukar pengetahuan dan memperkuat langkah untuk menjangkau lebih banyak anak di seluruh Indonesia," jelasnya.
Kegiatan Webinar Nasional ini bersifat GRATIS dan peserta mendapatkan sertifikat sebagai penunjang kompetens.
Penulis : Eko B Harsono