Berita
Mendikdasmen: Revitalisasi Sekolah Bukan Sekadar Bangunan, Melainkan Pembangunan Peradaban
Berita 2026-01-31 | 18:45:00
Kemendikdasmen, 30 Januari 2025 — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan program revitalisasi 83 satuan pendidikan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026). Langkah ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur pendidikan pascabencana sekaligus upaya memperluas akses pendidikan bermutu melalui skema partisipasi semesta.
Peresmian yang dipusatkan di SMK Kesehatan Cianjur tersebut menandai selesainya perbaikan berbagai jenjang sekolah di wilayah itu. Berdasarkan data teknis, 83 satuan pendidikan (satpen) yang direvitalisasi mencakup 4 PAUD, 26 SD, 25 SMP, 12 SMA, 12 SMK, 2 SLB, serta masing-masing satu SKB dan PKBM.
Bupati Cianjur, Herman Suherman yang akrab dipanggil Kang Febri mengungkapkan apresiasinya terhadap intervensi pusat di wilayahnya. Mengingat Cianjur sempat dilanda rentetan bencana gempa bumi dan tanah longsor pada periode 2022 hingga 2024, banyak fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan berat.
"Pemerintah daerah dan seluruh jajaran berterima kasih kepada Kemendikdasmen atas program revitalisasi yang merata di Cianjur. Kami siap mendukung program Pak Menteri dengan anggaran daerah untuk pembangunan, meski nilainya tentu tidak sebesar anggaran kementerian," ujar Bupati.
Membangun Peradaban
Dalam arahannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan bahwa revitalisasi fisik sekolah memiliki dampak ganda, baik secara sosial maupun ekonomi. Di tingkat nasional, sepanjang tahun 2025, kementerian telah merevitalisasi 16.169 satuan pendidikan dengan total anggaran mencapai Rp16,9 triliun. Saat ini, progres pengerjaan secara nasional telah mencapai 92 persen.
Prof Mu’ti menjelaskan bahwa proyek ini menggerakkan ekonomi akar rumput karena menggunakan bahan bangunan dan tenaga kerja dari warga sekitar lokasi sekolah. Namun, ia mengingatkan bahwa aspek bangunan hanyalah sarana menuju target yang lebih besar.
"Revitalisasi bukan sekadar bangunan semata, tetapi upaya membangun peradaban siswa yang berkualitas. Kita menekankan pendidikan bermutu untuk semua dengan prinsip partisipasi semesta," kata Mu’ti.
Menteri juga menyoroti masih tingginya angka putus sekolah dan angka tidak lulus di Indonesia. Ia mengidentifikasi berbagai faktor penyebab, mulai dari kendala geografis, masalah ekonomi, keterbatasan fisik, hingga faktor budaya dan waktu.
Sebagai solusi, Kemendikdasmen mendorong perluasan wilayah pendidikan dengan memperkuat sektor formal maupun informal. Beberapa langkah strategis yang disiapkan antara lain optimalisasi pendidikan jarak jauh untuk kendala geografis, penyaluran Kartu Indonesia Pintar (PIP) untuk masalah ekonomi, serta penguatan sekolah luar biasa (SLB) dan program kesetaraan bagi mereka yang terkendala waktu atau mobilitas tempat tinggal.
Rangkaian Kunjungan
Sebelum meresmikan program di SMK Kesehatan Cianjur, Mendikdasmen memulai agenda Sabtu pagi dengan mengikuti senam "Pagi Ceria" bersama 500 peserta di Lapangan Komplek Gedung Ahmad Dahlan Muhammadiyah. Selain itu, Menteri juga menghadiri Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 dan meresmikan Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Cianjur.
Rangkaian kunjungan kerja di Jawa Barat ini dijadwalkan berakhir pada Sabtu sore setelah Menteri meninjau PKBM Bhayangkara dan menyerahkan bantuan di PAUD Kunang-Kunang, Cipanas, sebelum bertolak kembali ke Jakarta.
Peliput : Firmansyah
Penyunting: Eko B Harsono
InfoTerkini
Riset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnyaFinalisasi PKS Revitalisasi PAUD Angkatan ke-76, Djayeng Baskoro: Kesiapan Dokumen Perencanaan Jadi Kunci Tepat Sasaran Revitalisasi PAUD
Berita 2026-09-11 | 05:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Pemerintah mempercepat penyiapan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia sej...
selengkapnyaHutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnya