Berita
Kolaborasi Ekosistem Sekolah Kunci Sukses Program Revitalisasi, 343 Kepala PAUD Tandatangani PKS Angkatan 40 Siap Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman
Berita 2026-07-24 | 10:15:00
Makassar, PAUDPEDIA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Formal resmi membuka kegiatan Finalisasi Dokumen Perencanaan dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Angkatan ke-40 Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (20-22 Juli 2026) di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, ini dihadiri oleh ratusan kepala satuan PAUD dari empat provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, dan Maluku Utara.
Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga, Prof. Dr. H. Biyanto, M.Ag. Dalam arahannya, Prof. Biyanto menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, aman, dan nyaman bagi generasi penerus bangsa.
"Kolaborasi menjadi pedoman dalam mewujudkan PAUD yang istimewa. Melalui revitalisasi ini, kita tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang holistik," ujar Prof. Biyanto dalam sambutannya, mengutip semangat pantun pembuka yang menyiratkan kekayaan budaya lokal Makassar.
Target Revitalisasi Masif
Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam laporan pembukaannya mengungkapkan bahwa program revitalisasi tahun 2026 merupakan bagian dari transformasi pendidikan nasional. Sasaran program ini cukup masif, dengan total 3.865 satuan PAUD yang menjadi target utama dengan anggaran sekitar Rp 1,4 triliun.
Angka tersebut belum termasuk penambahan sasaran melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) yang mencapai 16.075 satuan PAUD. Seleksi penerima bantuan didasarkan pada usulan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan validasi data dari Dapodik.
Khusus untuk kegiatan di Makassar ini, sebanyak 343 Kepala Satuan PAUD dari 39 kabupaten/kota di wilayah Indonesia Timur hadir untuk memfinalisasi dokumen perencanaan mereka.
Fokus pada Kualitas dan Akuntabilitas
Dalam paparannya, Direktur PAUD menjabarkan sejumlah prioritas program tahun 2026, antara lain pemenuhan sarana dan prasarana secara bertahap, digitalisasi pembelajaran sesuai Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, serta penguatan pendidikan karakter melalui "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat".
"Harapan kami, peserta dapat memfinalkan dokumen usulan, Rencana Anggaran Biaya (RAB), Detail Gambar Kerja, serta menandatangani PKS dengan penuh tanggung jawab," jelas Direktur PAUD.
Ia juga mengingatkan para penerima bantuan untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan dana. Setelah dana diterima, pelaksanaan pekerjaan fisik harus melibatkan pemberdayaan masyarakat, dengan penyimpanan bukti pembelanjaan, pembukuan, dan perpajakan yang rapi minimal selama 10 tahun.
Pendampingan Teknis Intensif
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai regulasi, kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli dari berbagai instansi, termasuk Widyaprada Ahli Utama, Kejaksaan Agung RI, Balai SDSP Kemendikdasmen, akademisi, serta tim teknis Direktorat PAUD.
Materi yang disampaikan mencakup kebijakan umum revitalisasi, mekanisme belanja barang/jasa, penggunaan aplikasi SIPLah dan SILAB, hingga tata cara dokumentasi yang baik. Output utama dari kegiatan ini adalah terselesaikannya dokumen perencanaan dan tertandatanganinya PKS sebagai komitmen hukum pelaksanaan revitalisasi di masing-masing satuan pendidikan.
Kepala BBPMP Provinsi Sulawesi Selatan, Imran, S.Kom, M.T, turut hadir mendukung kelancaran acara yang bertujuan meningkatkan akses dan mutu layanan pendidikan anak usia dini di wilayah timur Indonesia.
Dengan ditandatanganinya PKS ini, diharapkan ribuan satuan PAUD di Indonesia dapat segera melakukan perbaikan infrastruktur sehingga menciptakan lingkungan belajar yang stimulative dan menyenangkan bagi anak-anak usia dini.
Peliput : Indra Fajar Dewanto
Penyunting: Eko B
InfoTerkini
Riset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnya