Berita
Ketika Pak Menteri Abdul Mu’ti Berbagi Pelajaran Kesederhanaan dan Keberanian Bermimpi Jadi Orang “Besar” di Hari Anak Nasional 2026
Berita 2026-07-31 | 10:00:00
SURABAYA, PAUDPEDIA — Suara riuh anak-anak di Balai Pemuda, Surabaya, Jawa Timur, perlahan meredup ketika sebuah kisah sederhana mulai mengalir dari panggung utama. Di ruang bersejarah itu, dalam rangkaian Puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Rabu (29/7/2026),
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti tidak sedang membacakan pidato birokrasi yang kaku. Ia memilih memutar kembali memori masa kecilnya—kisah seorang anak desa dari Kudus, Jawa Tengah, yang pernah berteman rapat dengan kesederhanaan.
Tumbuh di lingkungan pedesaan tak pernah menyurutkan rasa ingin tahu Mu’ti kecil. Ingatannya melayang pada sesosok guru Madrasah Ibtidaiyah yang pertama kali mengenalkannya pada ketukan bunyi bahasa Inggris. Rasa penasaran itu kian membesar tatkala ia mendengar kabar tentang keberadaan buku panduan English from Radio Australia.
Sungguh-sungguh, Sabar, dan Sederhana
Tanpa ragu, anak desa itu memberanikan diri menulis surat ke benua seberang. Surat sederhana itu menembus samudra, hingga akhirnya buku yang dinanti tiba di genggamannya. Dari lembaran buku dan tiupan gelombang radio itulah, benih mimpi untuk mengenyam pendidikan di Australia mulai ditanam dan dirawat.
"Beberapa kuncinya adalah '3S', yakni sungguh-sungguh, sabar, dan sederhana. Insyaallah akan sukses," tutur Mu’ti di hadapan ratusan anak yang menyimak penuh rasa ingin tahu.
Bagi Mu’ti, perjalanan menembus batas cita-cita tidak pernah dibangun di atas jalan tol yang mulus. Ia mengingatkan bahwa kegagalan adalah karib yang biasa ditemui di tengah jalan. Ia sendiri pernah mengecap pahitnya penolakan saat mencoba meraih beasiswa studi ke Inggris.
Namun, alih-alih patah arah, ia memilih kembali ke ruang kelas untuk mengajar, mengasah kemampuan, dan melipatgandakan ikhtiar. Kesabaran itu membuah hasil ketika beasiswa dari Pemerintah Australia akhirnya menyapa.
Di Australia, Mu’ti tak sekadar menimba ilmu di ruang kuliah, tetapi juga melatih kepemimpinan hingga dipercaya menjadi President Islamic Association of South Australia. Pengalaman tersebut kian meluaskan wawasan dan menggembleng kepercayaan dirinya di panggung global.
Di hadapan generasi penerus bangsa, Menteri menekankan pentingnya tiga bekal utama dalam mengarungi kehidupan: ilmu, doa orang tua, dan rasa percaya diri. Latar belakang yang serba terbatas bukanlah penghalang untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit.
Setiap Anak Berhak Ukir Sejarahnya Sendiri
Setiap anak Indonesia, dari pelosok desa hingga sudut kota, memikul hak dan kesempatan yang sama untuk mengukir sejarahnya sendiri.
"Bercita-citalah dan bermimpilah. Mimpi adalah kunci untuk menaklukkan dunia, seperti lirik dalam lagu Laskar Pelangi. Saya yakin kalian semua bisa lebih hebat dari Pak Menteri. Kalianlah pemimpin Indonesia masa depan," kata Mu’ti, disambut gemuruh tepuk tangan anak-anak yang memenuhi aula.
Siang itu di Balai Pemuda, narasi yang dibagikan bukan sekadar riwayat sukses seorang pejabat publik, melainkan sebentuk cermin harapan.
Dari ketekunan seorang anak Kudus yang merawat mimpi melalui gelombang radio, anak-anak Indonesia diajak untuk tidak pernah takut bermimpi dan terus melangkah dengan kesungguhan hati.
Penulis : Eko B Harsono
Sumber : Siaran Pers BHKM Kemendikdasmen
InfoTerkini
Menjaga Nadi Pendidikan dari Angka dan Realitas Dapodik, Geliat Senyap Satuan PAUD Kala 95,6 Persen Data PAUD Menyala di Pelosok Nusantara
Berita 2026-09-14 | 14:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA - Di balik papan ketik komputer di ribuan pelosok Nusantara, jemari para operator sekolah terus bergerak sabar. Mereka menyusun baris-baris angka, merapikan identit...
selengkapnyaRiset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnyaFinalisasi PKS Revitalisasi PAUD Angkatan ke-76, Djayeng Baskoro: Kesiapan Dokumen Perencanaan Jadi Kunci Tepat Sasaran Revitalisasi PAUD
Berita 2026-09-11 | 05:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Pemerintah mempercepat penyiapan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia sej...
selengkapnyaHutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnya