Berita
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Lawan Krisis Iklim dari Kelas Melalui Gerakan Sekolah Aman, Sehat, Resik, dan Indah
Berita 2026-06-08 | 14:30:00
Balikpapan PAUDPEDIA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Gerakan Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di satuan pendidikan nasional. Peluncuran gerakan yang dirangkaikan dengan aksi penanaman mangrove massal ini bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dipusatkan di SMA Negeri 8 Balikpapan, Kelurahan Margomulyo, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur, Jumat (5/6/2026).
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah membangun budaya hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pendidikan karakter berbasis kepedulian lingkungan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa sekolah memegang peranan vital dalam merespons krisis lingkungan global saat ini.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia—yang lahir dari Konferensi Stockholm tahun 1972—harus menjadi momentum refleksi untuk menghentikan laju degradasi alam melalui jalur edukasi terstruktur.
Menurut Mu’ti, menjaga kelestarian bumi merupakan bagian tidak terpisahkan dari ikhtiar mewujudkan kehidupan bangsa yang damai dan harmonis.
"Sesungguhnya sesuai dengan cita-cita bangsa, kita membangun hubungan yang harmonis dengan sesama, hubungan yang harmonis dengan alam, membangun toleransi dan juga membangun kerukunan. Kita semua berharap agar Indonesia menjadi negeri yang aman, damai, dan tenteram," ujar Abdul Mu’ti di hadapan ratusan siswa, pendidik, dan pejabat daerah yang hadir.
Ancaman Nyata Perubahan Iklim
Mu'ti memaparkan bahwa ancaman nyata perubahan iklim dan pemanasan global harus disikapi secara kolektif dengan membangun budaya gotong royong serta kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
Melalui Gerakan Sekolah ASRI, setiap satuan pendidikan didorong untuk menciptakan ruang belajar yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga resik, sehat, estetis, dan ramah ekologi.
Aksi penanaman mangrove di pesisir Balikpapan ini menjadi simbolisasi konkret dari keterlibatan warga sekolah dalam menjaga ekosistem pesisir, mencegah abrasi, dan mereduksi emisi karbon demi masa depan.
Pemilihan SMA Negeri 8 Balikpapan sebagai lokasi peluncuran nasional memiliki alasan kuat. Sekolah yang terletak di kawasan konservasi Margomulyo tersebut merupakan satu-satunya "sekolah mangrove" di Indonesia.
Letak geografis sekolah yang berdampingan langsung dengan ekosistem bakau menjadikannya sebagai model ideal atau representasi utama dari semangat Gerakan Sekolah ASRI yang ingin dicapai oleh kementerian.
Tantangan Pembangunan Daerah
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud. Dalam pidatonya, Rudy menekankan bahwa tantangan pembangunan daerah yang kaya sumber daya alam seperti Kalimantan Timur memerlukan kesiapan sumber daya manusia yang matang.
Dunia pendidikan bertindak sebagai instrumen utama dalam melahirkan generasi muda yang tidak sekadar unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kelestarian alam sekitarnya.
"Pendidikan sangat penting untuk membentuk karakter anak-anak muda, generasi bangsa, dan Generasi Emas 2045 yang memiliki ilmu pengetahuan, kecerdasan ekologis, dan tanggung jawab sosial," tutur Rudy.
Ia berharap gerakan merawat alam ini dapat ditiru secara masif oleh seluruh sekolah di Kaltim dan dimulai dari pembiasaan sederhana sehari-hari.
Komisi X Apresiasi Kemendikdasmen
Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah cepat Kemendikdasmen.
Hetifah menilai, di tengah berbagai tantangan ekologis global yang semakin kompleks, fungsi sekolah harus meluas menjadi ruang pembentukan karakter yang menghubungkan aspek pendidikan, keluarga, dan masyarakat.
"Sekolah perlu menjadi tempat yang mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap alam melalui kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan, menanam tanaman, bekerja sama, dan merawat lingkungan sekitar," pungkas Hetifah. Melalui sinergi lintas sektor ini,
Gerakan Sekolah ASRI diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan berkelanjutan guna menyiapkan generasi masa depan yang tangguh dan bertanggung jawab terhadap bumi.
Penyunting: Eko B Harsono
Sumber: Siaran Pers BHKM Kemendikdasmen
InfoTerkini
Riset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnyaFinalisasi PKS Revitalisasi PAUD Angkatan ke-76, Djayeng Baskoro: Kesiapan Dokumen Perencanaan Jadi Kunci Tepat Sasaran Revitalisasi PAUD
Berita 2026-09-11 | 05:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Pemerintah mempercepat penyiapan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia sej...
selengkapnya