Berita
Gotong Royong Lintas Sektor Kawal Generasi Emas 2045 Melalui Implementasi PAUDHI di PAUD Rumah Cinta Kabupaten PALI
Berita 2026-05-29 | 12:30:00
PAUDPEDIA PALI — Masa depan sebuah bangsa sejatinya sedang dipertaruhkan di dalam ruang-ruang kelas anak usia dini. Pada fase krusial ini, fondasi fisik, kognitif, hingga karakter anak sedang dibentuk. Namun, mengantarkan mereka menuju gerbang generasi emas bukanlah tugas tunggal guru di sekolah. Anak-anak membutuhkan sentuhan menyeluruh yang melampaui sekat-sekat ruang kelas.
Kesadaran humanis inilah yang memantik gerak bersama di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Melalui payung kebijakan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUDHI), Pemerintah Kabupaten PALI menegaskan bahwa urusan anak adalah urusan gotong royong lintas sektor. Komitmen ini bukan sekadar retorika; ia mewujud nyata lewat Peraturan Bupati Nomor 54 Tahun 2022 serta pembentukan Gugus Tugas PAUDHI.
Melalui regulasi tersebut, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini bergerak dalam satu simfoni yang sama. Salah satu ruang pemanggungan inovasi ini hadir lewat model PAUD Rumah Cinta. Di sini, kebutuhan esensial anak—mulai dari pendidikan yang memerdekakan, pemenuhan gizi untuk menekan stunting, pengasuhan yang penuh kasih, hingga perlindungan hukum—dilayani secara terpadu.
Di Bumi PALI, sebuah pesan kuat sedang digaungkan: pemenuhan hak anak tak bisa berjalan sendiri-sendiri. Hanya melalui sinergi dan pelukan hangat lintas sektor, investasi termewah peradaban ini dapat dijaga tumbuh kembangnya dengan optimal.
Implementasi PAUDHI di Kabupaten PALI
Ayah, Bunda dan Sobat PAUD, anak usia dini merupakan generasi emas yang menentukan masa depan bangsa. Pada masa inilah fondasi perkembangan fisik, kognitif, sosial-emosional, spiritual, dan karakter anak dibangun secara optimal. Namun, pemenuhan kebutuhan anak tidak dapat dilakukan hanya melalui layanan pendidikan semata. Anak membutuhkan layanan yang menyeluruh, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Kesadaran inilah yang mendorong Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk memperkuat implementasi Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUDHI). Melalui komitmen pemerintah daerah, dukungan lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat dan keluarga, Kabupaten PALI menghadirkan berbagai inovasi layanan bagi anak usia dini, salah satunya melalui PAUD Rumah Cinta sebagai model layanan holistik integratif.
Komitmen Pemerintah Daerah dalam Penguatan PAUDHI
Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir menunjukkan komitmen kuat dalam implementasi PAUDHI melalui penguatan regulasi, kolaborasi lintas sektor, serta dukungan anggaran berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerbitan Peraturan Bupati Nomor 54 Tahun 2022 tentang PAUDHI, Peraturan Bupati Nomor 64 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting, serta Surat Keputusan Bupati tentang Pembentukan Gugus Tugas PAUDHI.
Kebijakan tersebut menjadi landasan bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melaksanakan layanan terpadu untuk memenuhi kebutuhan esensial anak usia dini secara menyeluruh, meliputi pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, kesejahteraan.
Inovasi PAUD Rumah Cinta sebagai Model Layanan Holistik Integratif
Salah satu praktik baik yang menjadi unggulan di Kabupaten PALI adalah hadirnya “PAUD Rumah Cinta” sebagai pusat layanan PAUDHI. PAUD Rumah Cinta diperuntukkan khusus bagi keluarga kurang mampu dan menjadi model layanan holistik integratif yang melibatkan berbagai dinas secara bersama-sama.
Keunikan program ini terletak pada sistem penganggaran lintas sektor atau “anggaran kroyokan”, di mana pendanaan tidak hanya berasal dari satu dinas tertentu, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan layanan dari masing-masing OPD terkait. Rumah Cinta menjadi wadah kolaborasi berbagai layanan bagi anak dan keluarga.
Selain itu, pemerintah daerah melakukan pengimbasan dengan menetapkan minimal satu PAUD yang memiliki layanan holistik integratif di setiap kecamatan. Satuan PAUD lain juga dapat melakukan kunjungan belajar ke PAUD Rumah Cinta sebagai model praktik baik implementasi PAUDHI.
Peran Dinas Pendidikan dan Penguatan Kapasitas Guru
Dinas Pendidikan Kabupaten PALI berperan aktif dalam memperkuat kerja sama lintas sektor dan meningkatkan kapasitas pendidik PAUD. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyelenggaraan pelatihan PAUDHI bagi guru PAUD bekerja sama dengan Bunda PAUD Kabupaten PALI.
Pelatihan tersebut membekali guru terkait layanan holistik integratif, penguatan pengasuhan positif, kesehatan anak, serta pelaporan indikator layanan PAUDHI melalui Dapodik. Pelaporan delapan indikator PAUDHI dilakukan secara rutin oleh operator satuan pendidikan.
Penguatan Peran Keluarga melalui Parenting
Implementasi PAUDHI di Kabupaten PALI juga diperkuat melalui program parenting. Kegiatan parenting dilaksanakan minimal dua kali setiap semester oleh satuan PAUD, serta didukung kegiatan parenting bulanan oleh program Bina Keluarga Balita (BKB).
Program ini memberikan dampak positif terhadap pola pengasuhan keluarga. Orang tua menjadi lebih sadar pentingnya pengasuhan ramah anak dan mulai menerapkan nilai-nilai yang selaras antara rumah dan sekolah. Kesadaran keluarga terhadap tumbuh kembang dan kebutuhan anak juga meningkat.
Adapun kendala yang dihadapi adalah penyesuaian waktu kegiatan dengan kesibukan orang tua. Solusi yang dilakukan yaitu dengan menyosialisasikan jadwal kegiatan lebih awal sehingga partisipasi keluarga dapat meningkat.
Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pemenuhan Layanan Anak
Keberhasilan implementasi PAUDHI di Kabupaten PALI tidak terlepas dari sinergi berbagai mitra lintas sektor.
Bidang Kesehatan
Dinas Kesehatan Kabupaten PALI bersama puskesmas memberikan pelatihan UKS bagi guru PAUD, melakukan pemantauan tumbuh kembang anak, serta mendukung pelaporan perkembangan anak kepada orang tua.
Bidang Administrasi Kependudukan
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten PALI mendukung pemenuhan identitas hukum anak melalui verifikasi akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA). Dukcapil juga telah menjalin perjanjian kerja sama dengan seluruh satuan PAUD dan melakukan layanan jemput bola bagi anak yang belum memiliki dokumen identitas.
Bidang Perlindungan Anak
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendukung layanan perlindungan anak. Namun demikian, masih terdapat kendala keterbatasan tenaga psikolog di daerah sehingga beberapa kasus harus dirujuk ke Muara Enim untuk penanganan lebih lanjut.
Bidang Sosial
Dinas Sosial Kabupaten PALI memberikan berbagai layanan sosial, antara lain:
- pendampingan respons kasus seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), layanan home care bagi keluarga tunggal atau anak terlantar, penanganan anak putus sekolah,
- layanan rujukan psikolog dan psikiater,
- reunifikasi:penanganan anak korban kekerasan,
- rumah aman: proses pemulihan trauma anak,
- bantuan paket sembako bagi anak stunting.
- Dalam pelaksanaannya, penanganan dilakukan bersama tenaga profesional sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Pemenuhan Sanitasi dan Air Bersih
Pemenuhan layanan sanitasi dan air bersih dilakukan melalui kerja sama dengan PDAM Tirta PALI Anugerah. Kendala yang dihadapi adalah distribusi air yang hanya mengalir sekitar satu kali dalam seminggu. Untuk mengatasi hal tersebut, satuan PAUD bekerja sama dengan berbagai pihak serta membeli pasokan air bersih agar kebutuhan layanan anak tetap terpenuhi.
Dampak dan Faktor Keberhasilan
Implementasi PAUDHI di Kabupaten PALI memberikan perubahan positif bagi satuan PAUD dan keluarga. Melalui sinergi lintas sektor, kebutuhan esensial anak dapat dipenuhi secara lebih komprehensif, tidak hanya pada aspek pendidikan tetapi juga kesehatan, perlindungan, kesejahteraan, dan pengasuhan.
Keberhasilan implementasi PAUDHI di Kabupaten PALI dipengaruhi oleh:
- komitmen pemerintah daerah melalui regulasi dan penganggaran,
- kerja sama lintas sektor yang aktif,
- dukungan mitra layanan,
- kekompakan warga satuan PAUD,
- keterlibatan keluarga dan masyarakat.
- Praktik baik ini menunjukkan bahwa layanan PAUDHI dapat berjalan optimal ketika seluruh pihak memiliki visi bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Penulis : Dr. Ifina Trimuliana, M. Pd
InfoTerkini
Menjaga Nadi Pendidikan dari Angka dan Realitas Dapodik, Geliat Senyap Satuan PAUD Kala 95,6 Persen Data PAUD Menyala di Pelosok Nusantara
Berita 2026-09-14 | 14:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA - Di balik papan ketik komputer di ribuan pelosok Nusantara, jemari para operator sekolah terus bergerak sabar. Mereka menyusun baris-baris angka, merapikan identit...
selengkapnyaRiset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnyaFinalisasi PKS Revitalisasi PAUD Angkatan ke-76, Djayeng Baskoro: Kesiapan Dokumen Perencanaan Jadi Kunci Tepat Sasaran Revitalisasi PAUD
Berita 2026-09-11 | 05:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Pemerintah mempercepat penyiapan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia sej...
selengkapnyaHutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnya