Berita
Gerakan Tebar Cinta Bunda PAUD Purbalingga, Sinergi PHBS dan Makan Bergizi Gratis demi Generasi Emas 2045
Berita 2026-05-21 | 10:10:00
PURBALINGGA, PAUDPEDIA — Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, terus memperkuat fondasi kesehatan dan karakter anak usia dini melalui pendekatan edukasi yang interaktif. Langkah ini dinilai krusial untuk mencetak generasi yang mandiri sekaligus siap menghadapi tantangan pembelajaran yang optimal pada masa depan.
Upaya tersebut tercermin dalam gerakan “Tebar Cinta Bunda PAUD” yang digelar di Kelompok Bermain (KB) Subulussalam, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Senin (19/5/2026). Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk mengadopsi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini dengan metode yang menyenangkan, mulai dari mendongeng hingga praktik kebersihan personal secara langsung.
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Purbalingga, Syahzani Fahmi Muhammad Hanif, memimpin langsung jalannya edukasi tersebut. Menurut dia, penanaman kebiasaan hidup sehat pada anak usia dini memerlukan pendekatan yang dekat dengan dunia mereka, bukan sekadar instruksi searah.
Dalam kesempatan itu, Syahzani turun langsung memandu anak-anak mempraktikkan cara mencuci tangan dengan sabun yang benar serta menyikat gigi bersama. Langkah ini diambil untuk memastikan anak-anak memahami esensi menjaga kebersihan tubuh sebagai benteng pertahanan utama melawan penyakit.
"Anak-anak harus rajin mencuci tangan sebelum makan, rajin menyikat gigi, dan menjaga kebersihan tubuh. Ini penting supaya fisik mereka tetap sehat dan selalu semangat untuk belajar di sekolah," ujar Syahzani di hadapan para siswa.
Edukasi Lewat Dongeng dan Nutrisi
Selain memberikan contoh konkret mengenai kebersihan diri, metode penyampaian pesan juga diselingi dengan sesi dongeng interaktif. Cerita yang dibawakan berfokus pada pengenalan kebiasaan baik, nilai saling menyayangi sesama, serta pentingnya menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Narasi berbasis cerita terbukti lebih efektif diserap oleh memori anak-anak usia dini dibandingkan metode ceramah konvensional.
Tak hanya urusan sanitasi fisik, aspek kecukupan gizi juga menjadi perhatian dalam kunjungan ini. Acara dilanjutkan dengan agenda makan bersama melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Suasana hangat tampak saat anak-anak menikmati hidangan penuh nutrisi dengan didampingi oleh para guru serta Bunda PAUD Purbalingga.
Guna menunjang keberlanjutan proses belajar mengajar di KB Subulussalam Kutasari, Syahzani juga menyerahkan bantuan berupa Alat Permainan Edukatif (APE) dan sejumlah buku bacaan anak. Bantuan ini diharapkan mampu merangsang aspek kognitif dan motorik siswa melalui metode belajar sambil bermain.
Kehadiran program yang menyentuh akar rumput ini mendapat respons positif dari pihak praktisi pendidikan di lapangan. Kunjungan langsung tokoh daerah dinilai mampu memberikan dorongan moral yang besar, baik bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Salah satu guru KB Subulussalam Kutasari, Sri Wagiarti, menyampaikan apresiasinya atas perhatian nyata yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Menurut Sri, metode edukasi langsung yang diterapkan sangat membantu guru dalam menanamkan nilai-nilai kesehatan kepada para murid.
"Kehadiran Bunda PAUD di KB Subulussalam membawa kegembiraan yang luar biasa bagi kami semua. Kegiatan ini membawa manfaat besar karena anak-anak bisa belajar langsung tentang kebiasaan hidup bersih dan sehat dengan cara yang sangat menyenangkan," kata Sri.
Melalui pembiasaan sederhana namun konsisten—seperti menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, serta belajar lewat stimulus permainan dan cerita—anak-anak di Kabupaten Purbalingga diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan tangguh secara fisik maupun mental. Integrasi antara kesehatan fisik dan stimulasi edukatif ini menjadi kunci utama kesiapan anak dalam menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Penulis : Dian Nuswantari
Sumber : Siaran Pers Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga
InfoTerkini
Hutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnyaPemerintah Revitalisasi 603 PAUD Terdampak Gempa dan Rusak di NTT pada 2026 Dengan Alokasi Anggaran Rp 232 Miliar
Berita 2026-09-10 | 08:30:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meletakkan penguatan fondasi pendidikan usia dini sebagai prioritas mendesak dalam pemulihan serta penataan infrastruk...
selengkapnyaPISA 2025: Akses dan Kesetaraan Pendidikan Indonesia Melonjak, Capaian Tingkat Atas Masih PR
Berita 2026-09-09 | 07:15:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 menunjukkan dinamika menarik sekaligus tantangan berumpak dalam lanskap pendidikan nasional. D...
selengkapnyaEnam Dekade Hari Aksara Internasional: Kemendikdasmen Perluas Makna Literasi Hadapi Era Kecerdasan Artifisial, Dari Baca-Tulis ke Berpikir Kritis
Berita 2026-09-09 | 07:05:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Enam dekade setelah Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) memproklamasikan Hari Aks...
selengkapnya