Berita
Gerak Bersama Anak Indonesia 2026, Kolaborasi Kemendikdasmen dan KPAI Wujudkan Budaya Sekolah Aman, Nyaman, dan Menyenangkan
Berita 2026-07-20 | 17:00:00
PAUDPEDIA Jakarta - Matahari pagi baru saja menyinari kawasan Jakarta, Minggu (19/7/2026). Gelak tawa anak-anak terdengar riang bersahutan memecah keheningan akhir pekan. Langkah-langkah mungil mereka bergerak energik mengikuti gelombang acara Fun Walk yang menandai dibukanya gerakan berskala nasional: "Gerak Bersama Anak Indonesia 2026".
Di balik keriuhan dan langkah santai para keluarga yang hadir, tersimpan pesan mendalam yang amat vital bagi masa depan bangsa. Hari itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergandengan tangan dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mempertegas komitmen bersama: mewujudkan budaya sekolah yang aman, nyaman, inklusif, serta sepenuhnya bebas dari bayang-bayang kekerasan.
Kemitraan strategis lintas lembaga menegaskan kembali komitmen negara dalam melindungi hak dasar anak Indonesia. Satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah, Pendidikan Infornal dan non formal tidak sekadar menjejali ilmu pengetahuan, tetapi menjadi benteng perlindungan moral, jiwa, dan karakter generasi masa depan.
Bagi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, lingkungan pendidikan tidak boleh dipandang sebatas bangunan fisik atau tempat bertukarnya nilai akademis di atas kertas. Sekolah adalah ekosistem kehidupan tempat mental, empati, dan karakter anak dibentuk.
"Kami ingin memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh pendidikan yang bermutu. Namun, mutu pendidikan tak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran, melainkan lingkungan yang membuat mereka merasa aman, dihargai, dan mampu berkembang secara optimal," ujar Atip tegas.
Ubah Ruang Kelas Jadi Rumah Kedua
Kehadiran negara menjadi teramat krusial ketika maraknya isu perundungan (bullying), diskriminasi, hingga kekerasan di lingkungan pendidikan kerap kali merenggut keceriaan anak-anak. Mengubah ruang kelas menjadi tempat yang dirindukan butuh konsistensi dan kerja kolektif lintas sektor.
Guna mewujudkan visi tersebut, Kemendikdasmen tidak hanya berhenti pada jargon. Sejumlah langkah konkret dan program persuasif terus diperkuat. Mulai dari Gerakan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, Gerakan Rukun Sama Teman, hingga penerapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang jauh dari kesan perpeloncoan.
Tak kalah menarik, digaungkan pula Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Gerakan ini menyentuh ritme keseharian anak secara holistik—mulai dari dibiasakan bangun pagi, beribadah, berolahraga, menyantap makanan sehat bergizi, gemar membaca dan belajar, aktif bermasyarakat, hingga tidur tepat waktu. Karakter unggul disemai dari kedisiplinan yang berbalut kasih sayang.
Sisi penguatan internal pun disasar. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) hingga guru kelas dibekali pelatihan konseling secara intensif. Guru tidak lagi menempatkan diri sekadar sebagai pengajar, melainkan kawan tanggap yang siap mendengarkan keluh kesah dan dinamika psikologis murid-muridnya.
Puncak dari kegiatan hari itu ditandai dengan pembacaan Deklarasi Gerak Bersama Anak Indonesia 2026 serta pemutaran film edukatif legendaris Children of Heaven. Layar lebar yang menampilkan kisah perjuangan sederhana dua bersaudara itu seolah mengingatkan semua pihak yang hadir: betapa tulusnya kepolosan anak-anak yang wajib kita jaga bersama.
Sekolah harus kembali menjadi rumah kedua. Tempat di mana setiap anak Indonesia dapat tersenyum tanpa rasa takut, merajut mimpi setinggi langit, dan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh serta berkarakter untuk menyongsong masa depan bangsa.
Penyunting: Eko B Harsono
Sumber : Siaran Pers BHKM Kemendikdasmen
InfoTerkini
Menjaga Nadi Pendidikan dari Angka dan Realitas Dapodik, Geliat Senyap Satuan PAUD Kala 95,6 Persen Data PAUD Menyala di Pelosok Nusantara
Berita 2026-09-14 | 14:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA - Di balik papan ketik komputer di ribuan pelosok Nusantara, jemari para operator sekolah terus bergerak sabar. Mereka menyusun baris-baris angka, merapikan identit...
selengkapnyaRiset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnyaFinalisasi PKS Revitalisasi PAUD Angkatan ke-76, Djayeng Baskoro: Kesiapan Dokumen Perencanaan Jadi Kunci Tepat Sasaran Revitalisasi PAUD
Berita 2026-09-11 | 05:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Pemerintah mempercepat penyiapan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia sej...
selengkapnya