Berita
Dirjen PAUD Dikdasmen Gogot Suharwoto Apresiasi Direktorat PAUD Inisiasi Lomba Konten Digital Interaktif, Lomba Ditutup 31 Oktober 2025 Pukul 23.59 WIB.
Berita 2025-10-02 | 06:58:00
PAUDPEDIA JAKARTA – Lompatan besar dalam dunia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) resmi dimulai. Direktorat PAUD, dalam Webinar Kick Off Lomba Konten Pembelajaran Digital Interaktif Tahun 2025, secara gamblang menyatakan bahwa ajang ini adalah strategi kunci untuk memperkecil kesenjangan mutu pendidikan antar wilayah dan meningkatkan kualitas belajar anak di era digital.
Di tengah derasnya arus revolusi industri 4.0, inovasi pembelajaran anak usia dini (PAUD) menjadi kunci untuk membentuk "generasi digital native" yang cerdas dan berkarakter. Menjawab tantangan tersebut, Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) meluncurkan sebuah inisiatif penting melalui Webinar Kick Off Lomba Digital Interaktif untuk PAUD, yang secara tegas diapresiasi oleh Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto.
Webinar yang diselenggarakan secara daring dan luring melalui kanak YouTube PAUDPEDIA Jakarta, Rabu (01/10) ini, bukan sekadar agenda formal. Ia menjadi momentum penyulut semangat bagi para pendidik dan penggiat PAUD untuk keluar dari bayang-bayang metode konvensional.
Lomba ini adalah jembatan emas untuk menciptakan materi ajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan relevan dengan "masa keemasan" perkembangan anak.
Tantangan utama di lapangan adalah keterbatasan pemanfaatan media digital di banyak satuan PAUD. Kondisi ini sering kali menyebabkan proses pembelajaran kurang optimal dalam merangsang minat belajar anak. Padahal, pada usia dini, stimulasi yang tepat sangat menentukan tumbuh kembang mereka secara optimal di lima aspek penting: kognitif, sosial-emosional, bahasa, motorik, dan nilai-nilai karakter.
Di sinilah buku digital interaktif hadir sebagai solusi inovatif. Buku ini tidak hanya berisi teks dan gambar, melainkan juga menyajikan elemen suara, animasi, permainan edukatif, serta interaksi langsung. Semua fitur ini dirancang untuk merangsang keterlibatan aktif anak, menjadikan belajar sebagai petualangan yang menyenangkan.
Dirjen PAUD Dikdasmen yang menjadi Keynote Speaker pada acara tersebut, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah ruang bagi pendidik, pengelola, tenaga kependidikan PAUD, hingga masyarakat umum untuk menyediakan konten digital interaktif yang bermutu. Inisiatif ini sejalan dengan program prioritas literasi digital Kemendikdasmen.
Dikatakan, anfaat lomba ini pun tidak berhenti di mutu pembelajaran. Diharapkan ajang ini akan:
- Mewujudkan Kolaborasi dan Jejaring Nasional dalam berbagi ide, sehingga praktik baik menyebar luas.
- Memberikan Apresiasi dan Motivasi Berkelanjutan terhadap karya inovatif.
- Mendukung Percepatan Pemanfaatan Teknologi Digital dalam PAUD.
Webinar yang disiarkan langsung di kanal YouTube PAUDPEDIA, menegaskan melalui kegiatan lomba ini, digunakan untuk menyampaikan visi besar pemerintah. Ia menekankan bahwa lomba ini adalah perwujudan dari program prioritas Presiden yang diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang revitalisasi satuan pendidikan dan implementasi digitalisasi pembelajaran.
Dua Sisi Mata Uang Pendidikan Digital
Dalam sambutannya, Direktur PAUD Nia Nurhasanah mengungkapkan laporan progres penting. Program digitalisasi pembelajaran telah diwujudkan melalui penyaluran perangkat Interaktif Flat Panel (IFP) kepada lebih dari 64.191 satuan PAUD dari total 288 ribu sekolah penerima.
"Pada konteks PAUD, IFP ini adalah alat bantu yang luar biasa," ujarnya. Perangkat ini menggabungkan gambar, suara, teks, dan interaksi sederhana yang berfungsi memperkuat pemahaman dan ingatan anak, serta menjembatani ide-ide abstrak ke aktivitas konkret melalui tutorial, simulasi, dan gim edukatif. Pemanfaatan IFP diharapkan mampu meningkatkan antusiasme dan partisipasi anak.
Namun, perangkat keras saja tidak cukup. Direktur Nia menegaskan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga memberikan dukungan melalui platform Rumah Pendidikan dengan menyediakan konten-konten interaktif untuk memaksimalkan IFP.
"Konten untuk anak usia dini tersedia dalam bentuk buku digital interaktif, video pembelajaran interaktif, dan gim edukasi," jelasnya.
Semua konten ini disusun berdasarkan tema yang kontekstual dan selaras dengan Capaian Pembelajaran Fase Fondasi, memastikan materi ajar bermakna dan relevan.
Lomba Sebagai Wadah Kontribusi Nasional
Inti dari kick off webinar ini adalah ajakan tulus kepada seluruh elemen masyarakat: pengelola, pendidik, tenaga kependidikan PAUD, hingga masyarakat umum untuk berkontribusi.
"Lomba ini adalah wadah bagi seluruh masyarakat untuk bisa mengirimkan karya-karya terbaiknya," ujar Direktur PAUD.
Tujuan utama dari Lomba Konten
Pembelajaran Digital Interaktif Tahun 2025 ini adalah menghadirkan sumber belajar yang beragam, bermakna, bermutu, dan menyenangkan bagi anak usia dini. Konten-konten yang terkumpul nantinya akan dimanfaatkan oleh pendidik dan orang tua untuk menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak—nilai agama, fisik-motorik, kognitif, bahasa, dan sosial-emosional.
Mengakhiri sambutannya, Direktur PAUD mengajak semua pihak untuk "saling bergandengan tangan, bahu membahu" demi satu tujuan: menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu bagi semua anak usia dini di Indonesia. Dengan dukungan penuh dari Dirjen PAUD Dikdasmen, lomba ini diharapkan menjadi katalisator bagi transformasi pendidikan di level fondasi.
Peliput : Tim Komunikasi Direktorat PAUD
Penyunting Eko B Harsono