Berita
Direktur PAUD Minta Guru Lihat Tayangan Serial Webinar Digitalisasi Pembelajaran di YouTube PAUDPEDIA, Jika Temukan Kendala Teknis Hubungi Nomor Unit Layanan di Laman Resmi Direktorat PAUD
Berita 2025-10-30 | 10:07:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen) menyerukan agar para pendidik mengoptimalkan penggunaan Interactive FlatPanel(IFP) sebagai bagian inti dari proses pembelajaran, bukan hanya sebagai kegiatan persiapan atau selingan. Jika menemukan kendala teknis dan membutuhkan informasi cepat dapat melihat tayangan ulang serial Digitalisasi Pembelajaran yang ada kanal YouTube PAUDPEDIA dan menghubungi unit layanan Direktorat PAUD yang ada di website PAUDPEDIA.
Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, Dr. Nia Nurhasanah M.Pd., dalam penutupan Bimtek Digitalisasi Pembelajaran Regional Sumatera Utara dan Aceh di Medan, Rabu (29/10) mengingatkan bahwa meskipun IFP sangat bermanfaat dan membuat anak-anak senang ketika digunakan pada tahap persiapan (seperti senam atau bernyanyi), penggunaannya yang paling utama dan penting adalah saat pembelajaran berlangsung.
"Satu hal yang paling penting bahwa harusnya IFP ini digunakan dalam pembelajaran. Tentunya saat senam anak Indonesia Hebat dan bernyanyi menggunakan IFP lebih seru," tegas Dr. Nia. Pemanfaatan IFP dalam persiapan diakui penting, namun, "digunakan dalam pembelajaran itu lebih utama," tambahnya.
Ajak Eksplorasi Rumah Pendidikan dan Pembatasan Screen Time
Dr. Nia Nurhasanah juga mendorong para guru dan dosen untuk secara aktif mengeksplorasi platform yang telah disiapkan oleh Kemdikbudristek, yaitu Rumah Pendidikan di ruang murid, serta konten offline yang tersedia di SID.
Pendidik diminta untuk memastikan bahwa IFP yang digunakan relevan dengan tema dan dimanfaatkan secara optimal. “Dilihatlah satu-satu konten yang di Rumah Belajar dan PAUDPEDIA," ujar Dr. Nia, untuk mengetahui secara pasti konten apa saja yang sudah disiapkan Kemdikbudristek.
Pihaknya juga meminta agar RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang disusun sudah merencanakan penggunaan IFP.
Selain itu, ia turut mengingatkan tentang aspek kesehatan anak, yaitu pembatasan waktu layar (screen time). Dr. Nia menyarankan agar anak-anak memanfaatkan IFP maksimal 1 jam.
Perluasan Sumber Belajar dan Pelatihan
Sebagai upaya memperkaya sumber belajar, Ditjen PAUD telah mengadakan webinar yang dapat dimanfaatkan oleh para pendidik untuk mengingat kembali dan memahami pemanfaatan konten digital ini.
Materi pendukung lain seperti bahan-bahan yang direkam dari kegiatan Webinar Bimbingan Teknis (Bimtek) di PAUDPEDIA juga dapat dimanfaatkan oleh satuan PAUD.
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen) melalui Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, Dr. Nia Nurhasanah M.Pd., mengajak seluruh ekosistem pendidikan, terutama guru dan dosen, untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan konten digital interaktif yang kontekstual di platform Paupedia. Seruan ini disampaikan untuk memperkaya sumber belajar dan mendukung proses pembelajaran yang lebih adaptif.
Dr. Nia Nurhasanah menekankan pentingnya kolaborasi dalam ekosistem pendidikan. Ia menyebut bahwa pengembangan konten interaktif tidak hanya menjadi tugas guru, tetapi juga melibatkan dosen dan pihak terkait lainnya untuk membantu memperkaya materi.
"Semua ada juga mungkin dosen, atau hal-hal yang lainnya untuk membantu kita semua memperkaya konten-konten interaktif," ujarnya.
Pihaknya secara khusus mendorong para pendidik untuk membuat konten digital interaktif yang kontekstual, artinya yang sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing. Namun, ia juga membuka kesempatan bagi konten menarik lainnya, meskipun tidak sepenuhnya kontekstual.
Paupedia Sebagai Wadah Kreativitas
Direktur PAUD tersebut mengarahkan para pendidik untuk mengakses dan berkreasi melalui website Paupedia. Ia secara terbuka mengundang semua pihak untuk mencoba membuat dan mengunggah konten digital interaktif mereka di platform tersebut.
"Saya tunggu, silakan nanti dibuka di website Paupedia, silakan nanti teman-teman cobalah membuat, membuat konten digital interaktif yang kontekstual," tegasnya.
Bagi yang masih belum familiar atau membutuhkan panduan, Ditjen PAUD telah menyediakan webinar yang dapat diakses melalui kanal YouTube Paupedia.
Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem PAUD dengan materi pembelajaran yang kaya, relevan, dan mudah diakses secara digital.
Peliput : Eko Harsono dan Awang