Berita
Buku Saku 7KAIH dan Lagu "Kicau", Senjata Baru Guru PAUD Perkuat Karakter Anak Indonesia Sejak Usia Dini
Berita 2026-04-29 | 19:45:00
Jakarta, PAUDPEDIA – Suasana ceria memenuhi ruang kelas di TK Negeri Pembina Tingkat Nasional, Jakarta Selatan, Selasa (28/4). Denting musik yang ritmis berpadu dengan suara nyanyian anak-anak yang fasih melantunkan lirik tentang pentingnya bangun pagi, berolahraga, hingga makan makanan bergizi.
Lagu tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari "Kicau"—karya cipta lagu pembelajaran anak usia dini yang baru saja diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Peluncuran album lagu tersebut berbarengan dengan pengenalan Buku Saku 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) seri pertama diluncurkan Mendikdasmen, Abdul Mu'ti dan Menteri PPPA ArifahFauzi dua tahun lalu.
Gerakan yang kini memasuki tahun kedua ini merupakan salah satu program unggulan Direktorat PAUD dalam payung "7 Kampanye Anak Indonesia Hebat" yang dirancang untuk melibatkan semesta—mulai dari pendidik, orang tua, hingga komunitas di lingkungan sekitar sekolah.
Dalam laporannya, program ini bertujuan menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan kognitif, tetapi secara sistematis membangun karakter sejak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah pembiasaan kontekstual dan menyenangkan agar nilai-nilai kebaikan tidak menjadi beban, melainkan gaya hidup.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikdasmen, Masmidah Abdul Mu’ti, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan karakter adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa instan.
Menurutnya, buku saku yang kini ada di tangan para guru PAUD dan pendidik Pendidikan Nonformal (PNF) berfungsi sebagai kompas praktis untuk memastikan tujuh kebiasaan tersebut—bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat—diterapkan secara konsisten.
"Lagu Kicau menjadi media pembelajaran yang sangat inspiratif. Lewat nada dan lirik, anak-anak dengan mudah menyerap nilai-nilai karakter sekaligus belajar dasar numerasi. Jika seluruh elemen pendidikan, mulai dari guru di kelas hingga orang tua di rumah, berkomitmen menjalankan program ini dengan keikhlasan, kita akan melihat transformasi besar pada karakter generasi penerus bangsa," ujar Masmidah.
Membangun Fondasi Karakter
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, menambahkan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi krusial bagi kehidupan seseorang di masa depan. Guru, kata Nunuk, memiliki peran strategis sebagai teladan utama di kelas.
Melalui Buku Saku 7KAIH yang terbagi ke dalam dua seri, yakni untuk guru PAUD dan pendidik PNF, Kemendikdasmen ingin memberikan standar yang jelas namun tetap fleksibel untuk diadaptasi sesuai kondisi daerah.
"Visi kami adalah menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua. Buku saku ini memuat panduan praktis agar guru tidak kebingungan dalam menanamkan nilai-nilai positif. Ditambah dengan 40 lagu anak dari album Kicau hasil karya guru-guru terpilih dari berbagai pelosok Indonesia, kami berharap proses belajar di sekolah menjadi lebih bermakna dan berorientasi pada pembentukan karakter yang kokoh," jelas Nunuk.
Dalam pandangan Kemendikdasmen, keberhasilan pendidikan karakter sangat bergantung pada kesinambungan antara apa yang diajarkan di sekolah dan apa yang dipraktikkan di rumah.
Oleh karena itu, gerakan ini mendorong keterlibatan orang tua agar kebiasaan baik tidak terputus saat anak meninggalkan pintu gerbang sekolah.
Pengalaman di Lapangan
Apresiasi terhadap gerakan ini datang dari garda terdepan pendidikan. Khairun Nisa, seorang guru di TK Negeri Pembina, mengakui bahwa lagu-lagu dalam album Kicau memberikan perubahan drastis dalam suasana kelas.
Anak-anak yang sebelumnya mungkin sulit diarahkan untuk disiplin, kini merasa senang menjalankan rutinitas tersebut karena dipandu oleh lagu yang mereka sukai.
"Selama ini kami berupaya menjembatani implementasi 7KAIH dengan dukungan orang tua. Kami memantau perkembangan anak lewat jurnal harian. Lagu Kicau ini menjadi jembatan yang sangat efektif. Anak-anak jadi lebih hafal dan dekat dengan kebiasaan baik karena mereka menyanyikannya setiap hari," tutur Khairun.
Ia mencontohkan, rutinitas makan sehat dan tidur cepat yang dulu sering menjadi tantangan bagi orang tua, kini perlahan mulai teratasi karena anak-anak telah memiliki pemahaman dasar melalui lagu yang mereka nyanyikan.
Harapannya, program yang melibatkan "semesta" ini dapat terus disosialisasikan secara luas hingga ke daerah-daerah terpencil, sehingga standar karakter anak Indonesia yang disiplin, sehat, dan berdaya saing dapat merata di seluruh nusantara.
Peluncuran ini juga mempertegas posisi Kemendikdasmen dalam mendukung Gerakan Numerasi Nasional. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam lagu dan aktivitas fisik, pendidikan anak usia dini di Indonesia kini diharapkan memiliki wajah yang lebih ramah dan dekat dengan dunia anak.
Kini, tantangan selanjutnya terletak pada keberlanjutan. Bagaimana program yang melibatkan semesta ini tidak hanya menjadi seremoni peluncuran di Jakarta, tetapi benar-benar menjadi denyut nadi di setiap ruang kelas PAUD di pelosok negeri.
Dengan buku saku sebagai panduan dan lagu sebagai teman belajar, fondasi karakter anak Indonesia hebat setidaknya telah diletakkan di atas batu yang kokoh.
Penyunting : Eko B Harsono
Sumber : Siaran Pers BHKM Kemendikdasmen
InfoTerkini
Hutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnyaPemerintah Revitalisasi 603 PAUD Terdampak Gempa dan Rusak di NTT pada 2026 Dengan Alokasi Anggaran Rp 232 Miliar
Berita 2026-09-10 | 08:30:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meletakkan penguatan fondasi pendidikan usia dini sebagai prioritas mendesak dalam pemulihan serta penataan infrastruk...
selengkapnyaPISA 2025: Akses dan Kesetaraan Pendidikan Indonesia Melonjak, Capaian Tingkat Atas Masih PR
Berita 2026-09-09 | 07:15:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 menunjukkan dinamika menarik sekaligus tantangan berumpak dalam lanskap pendidikan nasional. D...
selengkapnyaEnam Dekade Hari Aksara Internasional: Kemendikdasmen Perluas Makna Literasi Hadapi Era Kecerdasan Artifisial, Dari Baca-Tulis ke Berpikir Kritis
Berita 2026-09-09 | 07:05:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Enam dekade setelah Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) memproklamasikan Hari Aks...
selengkapnya