Berita
276 Kepala Satuan PAUD dari 11 Provinsi Finalisasi Dokumen PKS PHTC Revitalisasi PAUD Angkatan 50, Kemendikdasmen Siap Gagas Lomba Dokumentasi Bantuan Fisik
Berita 2026-07-29 | 05:15:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat akuntabilitas pelaksanaan bantuan prasekolah melalui kegiatan Finalisasi Dokumen Perencanaan dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi PAUD Angkatan 50 Tahun 2026.
Pertemuan yang digelar di Jakarta sejak Senin (27/07/2026) hingga Rabu (29/07/2026) ini menghadirkan 276 Kepala Satuan PAUD dari 57 kabupaten/kota yang mewakili 11 provinsi, yaitu Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Guna memastikan setiap tahapan pembenahan sarana terekam secara objektif, Kemendikdasmen akan menggelar Lomba Pendokumentasian Revitalisasi PAUD 2026 sebagai wadah pelaporan karya visual dengan hadiah total Rp50 juta.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menekankan pentingnya rekam jejak visual sebagai bukti nyata perubahan fisik di lapangan.
"Pelaporan berbasis dokumentasi ini mencakup tiga tahapan utama, mulai dari kondisi awal sebelum perbaikan, saat pengerjaan berlangsung, hingga bangunan selesai direhabilitasi. Langkah ini menjadi instrumen transparansi untuk menunjukkan transformasi nyata di satuan pendidikan," tegas Gogot saat membuka acara.
Oleh sebab itu, Gogot menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam merekam setiap tahapan revitalisasi agar pelaporan berjalan presisi serta akuntabel sesuai panduan resmi.
Percepatan Target Nasional dan Dukungan Inpres
Gogot menjelaskan bahwa ketelitian rekam jejak pembangunan menjadi semakin krusial seiring dengan lonjakan target sasaran nasional. Penguatan regulasi melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2025 turut mengoptimalkan kelonggaran anggaran dan keterlibatan lintas kementerian untuk menuntaskan perbaikan sekolah rusak.
"Periode lima tahun sebelumnya, total sasaran revitalisasi dari jenjang PAUD hingga SMA hanya sekitar 10.000 satuan. Tahun ini angkanya melonjak pesat mencapai 71.000 satuan secara nasional, dan diproyeksikan menyasar 171.000 satuan pada tahun depan," jelasnya.
Empat Pilar Transformasi Menuju PAUD Bermutu
Ia juga menegaskan, pembenahan fisik tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari empat pilar transformasi untuk mewujudkan program Pendidikan Bermutu bagi Semua yang dicanangkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pilar pertama berfokus pada pemenuhan dan perbaikan infrastruktur fisik guna menyediakan sarana esensial yang aman dan nyaman, termasuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB). Para kepala satuan diimbau untuk berkoordinasi secara aktif dengan dinas pendidikan setempat jika belum menerima alokasi ruang kelas tersebut.
Pilar kedua mengintegrasikan pembaruan Kurikulum Pembelajaran Berbasis Kompetensi (PBK) dengan percepatan digitalisasi pembelajaran. Langkah ini diwujudkan melalui penyaluran Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP) ke ruang kelas serta penguatan pendidikan literasi, numerasi, sains, dan teknologi sejak usia dini.
Pilar ketiga berfokus pada peningkatan kualifikasi, kompetensi, spesifikasi, serta kesejahteraan pendidik, kepala sekolah, dan pengawas.
Pilar keempat menitikberatkan pada penguatan pendidikan karakter dan kesehatan sekolah. Implementasi pilar ini dilaksanakan melalui penanaman 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat), kegiatan Pagi Ceria (menyanyikan lagu Indonesia Raya, Senam Anak Indonesia Hebat, dan berdoa), dukungan Makanan Bergizi Gratis (MBG), serta optimalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Pemerataan Akses dan Skema ABT 2026
Rangkaian transformasi tersebut mendukung agenda Wajib Belajar 13 Tahun, khususnya perluasan akses satu tahun pra-SD serta penguatan pendidikan nonformal dan informal. Strategi pemerataan dilakukan lewat perluasan daya tampung seperti PAUD-SD Satu Atap, Unit Sekolah Baru (USB), hingga program afirmasi daerah 3T melalui guru kunjung, pustaka mainan, dan pojok baca.
Secara nasional, sasaran reguler Program Revitalisasi PAUD Tahun Anggaran 2026 dialokasikan untuk 3.865 satuan pendidikan berbasis data Dapodik dengan nilai anggaran Rp1,4 triliun. Jangkauan bantuan diperluas secara masif melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) yang menyasar 16.075 Satuan PAUD tambahan, sehingga total 19.000 lembaga prasekolah menerima manfaat perbaikan fisik pada tahun ini.
Peliput: Dian Nuswantari
Penyunting: Eko B Harsono
InfoTerkini
Riset Ungkap Kesenjangan Asupan Gizi Mikro Murid Capai 100 Persen, SEAMEO RECFON Dorong Kebijakan Gizi Berbasis Bukti Ilmiah untuk Murid
Berita 2026-09-11 | 07:00:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil studi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition membeberkan adanya kesenja...
selengkapnyaFinalisasi PKS Revitalisasi PAUD Angkatan ke-76, Djayeng Baskoro: Kesiapan Dokumen Perencanaan Jadi Kunci Tepat Sasaran Revitalisasi PAUD
Berita 2026-09-11 | 05:00:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Pemerintah mempercepat penyiapan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia sej...
selengkapnyaHutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnya