RuangArtikel
Pertengkaran Kecil Antara Kakak dan Adek: Haruskah Kakak yang Mengalah?
PAUDPEDIA-- Ayah, Bunda dan Sobat PAUD, pertengkaran kecil antara kakak dan adik adalah hal yang lumrah terjadi. Namun yang menjadi persoalannya, saat adik menangis, selalu kakak yang disalahkan, bahkan orang tua tidak mencari tahu terlebih dahulu apa konflik yang sebenarnya terjadi. Bahkan kalimat seperti “kamu yang besar harus bisa ngertiin adik kamu”, “kamu ngalah lah sama adik, kan dia masih kecil” padahal adik lah yang memulai masalah, bahkan dengan mainan yang kakak suka pun harus mengalah dengan adik.
Terus menyalahkan kakak tanpa memahami dampak terhadap emosi dan kepribadian kakak, begitu juga terhadap sang adik. Sebenarnya apa dampaknya apabila terus-terusan menyalahkan sang kakak? Yuk kita kupas berikut ini:
- Merasa Tidak Disayang
Anak pertama bisa merasa bahwa orang tua tidak berpihak dan sayang padanya. Karena selalu disalahkan, hal ini bisa membuat kehilangan kepercayaan terhadap orang tua.
- Rasa tertekan
Kakak sering merasa ditekan karena dituntut harus selalu dewasa, harus mengalah dan harus bertanggung jawab. Ini membuat kakak menyimpan bnayak emosional, bahkan sejak usia dini.
- Marah Tapi Terpendam
Kakak tidak boleh marah pada adik atau protes kepada orang tua, rasa marah itu terpendam dan ini bisa berdampak pada sikap kakak.
- Hubungan Kakak dan Adik Jadi Tidak Baik
Rasa kesal dan cemburu kakak dengan adik yang selalu dibela. Ini akakn membuat hubungan kakak dan adik menjadi tegang hingga dewasa.
Selain berdampak pada kakak, perlakuan tersebut juga memengaruhi adik. Adik yang terbiasa menyalahkan kakak akan merasa semua kesalahan adalah tanggung jawab kakak, sehingga ia menganggap dirinya lebih penting. Hal ini dapat menumbuhkan sikap egois pada adik. Selain itu, adik akan tumbuh menjadi anak yang kurang peka terhadap perasaan orang lain, karena terbiasa mendapatkan pembelaan.
Jadi, perlu dipahami bahwa menjadi kakak bukan berarti harus selalu benar, harus selalu mengalah, harus selalu sabar atau selalu bersalah. Kakak juga manusia yang punya perasaan, harapan, dan hak untuk diperlakukan adil. Jika orang tua selalu menerapkan pola asuh yang selalu menyalahkan kakak, ini akan berdampak dan memberi luka kepada kakak sampai dewasa. Mari ciptakan keluarga yang adil, penuh cinta, dan saling menghargai tanpa selalu menjadikan kakak tersangka abadi.
Untuk menghindari konflik tersebut, orang tua dapat melibatkan kakak dalam mengurus adik sangat penting. Misalnya, memberi peran sederhana seperti membantu memilihkan baju adik atau menemani bermain. Dengan begitu, kakak merasa dihargai, bukan hanya disalahkan ketika terjadi masalah. Pengasuhan seperti ini membuat hubungan kakak-adik lebih harmonis dan mengurangi rasa iri maupun sikap egois
Penulis : Della Okta Yussi
Editor : Ifina Trimuliana
Kurator : Dhany Hamiddan Khoir
Referensi
Jaja Suteja, Yusriah. (2017). Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Sosial – Emosional Anak. Jurnal Pendidikan Anak 3(1)
Afni Freudwi Asri, Rima Aulia Rahmaniah, Winna Andini Handayani. (2023). Studi Kasus Pola Asuh Orang Tua Dan Penyebab Anak Mengalami Sibling Rivalry. Jurnal Education And Development 11(3)
2025-08-05 | 14:10:00
InfoTerkini
Kepala Sekolah Diminta Tancap Gas Jangan Tunggu Musim Hujan Datang, "Manfaatkan 'Sifat Cerewet' Demi Hasil Bangunan Revitalisasi Berkualitas dan Aman Audit”
Berita 2026-08-07 | 10:15:00
MAKASSAR PAUDPEDIA — Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Finalisasi Dokumen Perencanaan dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi PAUD Angkatan ke-55 di ...
selengkapnyaKelas PAUD yang Tenang, Belum Tentu Pertanda Anak Fokus Belajar
Ruang Artikel 2026-08-07 | 10:10:00
PAUDPEDIA–Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, kelas yang tenang sering dianggap sebagai tanda kualitas PAUDnya bagus karena pembelajar