RuangArtikel
Perencanaan Berbasis Data di Satuan PAUD
PAUDPEDIA — Ayah, Bunda dan Sobat PAUD, Perencanaan Berbasis Data (PDB) mewarnai PAUD Berkualitas. Melalui PBB diharapkan dapat mencapai peningkatan dan perbaikan mutu pendidikan yang berkesinambungan. Penekanan PBD terletak pada bagaimana satuan PAUD melakukan evaluasi diri, kemudian mengidentifikasi permasalahan, melakukan refleksi, membenahi dan selanjutnya menghasilkan Rencana Kegiatan Tahunan dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Satuan. Melalui PBD, para Satuan PAUD diajak untuk menyusun perencanaan bukan berbasis pada keinginan, tetapi berbasis pada data untuk mengembangkan berbagai program sesuai kebutuhan satuan.
“Harapan saya, PBD ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi satuan PAUD”, ucap Yoice Keke Mambo Dima (TK Kristen Kabu Karudi) dan Asri Doce Ina (Paud Tunas Harapan) dari Kab. Sumba Barat. Hal senada juga disampaikan oleh Yoan Ida Ringu Paubun(Yayasan Save the Children Indonesia). “Semoga dengan adanya platform ini, Satuan PAUD dapat selalu melakukan evaluasi diri secara regular, secara jujur dan bebas merancang program kerja berdasarkan prioritas dan kebutuhannya. Semoga dengan adanya PBD ini juga dapat mendorong Pemerintah Daerah untuk mengembangkan program-program yang mendukung pencapaian indikator/masalah prioritas yang sudah ditetapkan oleh satuan,” kata Yoan.

Ket dok: ujicoba materi dan Perangkat PBD pada Satuan PAUD (26-29 Mei 2022)
Sebanyak 206.633 satuan PAUD di Indonesia Rekap Nasional Semester Semester 2021/2022 Genap Per 7 Juli 2022 00:00:00 https://dapo.kemdikbud.go.id/) diharapkan dapat menyusun perencanaan dengan berbasis pada data di Satuan PAUD. Menurut Harris Iskandar, target tersebut bukan mustahil untuk diraih. Namun kuncinya adalah bekerja keras untuk meningkatkan pemahaman satuan PAUD mengenai PBD. “Diperlukan sosialisasi dan pendampingan kepada satuan PAUD dengan menggandeng berbagai stakeholder termasuk media, keluarga, guru, dunia usaha dunia industri, masyarakat termasuk mitra pembangunan,” lanjut Harris.
Dibutuhkan kejujuran dari setiap kepala sekolah/pengelola ketika melakukan evaluasi diri sehingga didapatkan informasi yang valid dan akuntabel. Data evaluasi diri yang dilanjutkan pada identifikasi permasalahan tersebut, akan mengarah pada upaya refleksi yang menukik pada akar permasalahan yang terjadi. Setelah dipetakan akar permasalahan tersebut, selanjutnya dapat dilakukan pembenahan di satuan PAUD. Pembenahan dimaksud dengan mengupas program dan kegiatan apa saja yang dapat menjadi solusi atas akar permasalahan yang terjadi.
Fakta yang sangat menarik pada PBD ini adalah bagaimana satuan PAUD tersebut secara jujur mengevaluasi dirinya dan merangkum seluruh identifikasi permasalahan, melakukan refleksi akar masalah, dan membenahinya melalui program dan kegiatan di Satuan PAUD dalam bentuk Rencana Kegiatan Tahunan (RKT). Dari keseluruhan kebutuhan satuan PAUD untuk menjawab berbagai akar permasalahan terjadi, dapat dipetakan berbagai program yang dapat diakomodir melalui penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Satuan (RKAS). Keseluruhan rangkaian pada proses PBD ini dapat menjadi solusi ampuh bagi Satuan PAUD untuk mencapai perbaikan mutu pendidikan yang berkesinambungan.
“Pada tahun 2022 diharapkan jumlah satuan PAUD yang mau belajar cara melakukan PBD, akan terlihat dari adanya 15% jumlah satuan PAUD yang mengunduh form PBD di platform rapor pendidikan, dan jumlah satuan PAUD yang sudah belajar, akan terlihat dari adanya 10% jumlah Satuan PAUD yang didampingi dalam melakukan PDB sebagai dasar penyusunan program dan kegiatan yang akan tertuang didalam RKAS pada tahun 2023,” ungkap Aria Ahmad Mangun Wibawa (Dit. PAUD). “Untuk memastikan capaian tersebut,ragam kegiatan yang dilakukan Direktorat PAUD antara lain mulai dari merumuskan dan menyusun format evaluasi sekolah, identifikasi, refleksi, dan benahi yang akan digunakan satuan PAUD sebagai rujukan dalam melaksanakan PBD. Selanjutnya melakukan koordinasi dengan UPT, sosialisasi dan bimbingan teknis kepada berbagai unsur mulai dari Dinas Pendidikan khususnya bidang PAUD, perwakilan pengawas/penilik, perwakilan Pusat Gugus Kegiatan, perwakilan organisasi mitra, dan mitra pembangunan sebagai satu kesatuan ekosistem yang akan mendukung dan mendampingi pelaksanaan APBD di tingkat satuan pendidikan. Diharapkan PBD bukan hanya menjadi sesuatu instrumen atau perangkat yang sekedar digunakan dalam penyusunan program dan anggaran namun juga PBD diharapkan menjadi sesuatu instrumen yang dapat merubah perilaku dalam proses penyusunan program dan kegiatan yang lebih mengedepankan analisis akar masalah sebagai dasar perencanaan berbasis data sesuai dengan kebutuhan prioritas satuan PAUD untuk mewujudkan layanan satuan PAUD berkualitas.”
Berbagai tantangan dikemukakan oleh kepala sekolah diantaranya tentang keberadaan Satuan PAUD yang berada di daerah terpencil/daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)/daerah khusus, maupun bervariasinya literasi teknologi informasi para pendidik dan tenaga kependidikan di Satuan PAUD. Namun semua tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat untuk bersama bergerak maju menuju PAUD Berkualitas melalui PBD. Semua Komitmen dan aksi nyata dari berbagai pemangku kepentingan dibutuhkan untuk mendukung ketercapaian pelaksanaan PBD di satuan PAUD. Diharapkan melalui PBB maka capaian visi pendidikan tersebut dapat segera diwujudkan di seluruh satuan PAUD di Indonesia.
| Penulis | : | Beryana Evridawati |
| Referensi | : | Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan |
2022-07-14 | 14:14:00
InfoTerkini
Peran Krusial PAUD dalam Mencetak Generasi Emas 2045, Pesan Pak Wamen dari Pulau Belakang Padang: Sehat, Kuat, dan Berani Modal Utama Anak Indonesia
Berita 2026-08-14 | 07:15:00
PAUDPEDIA BATAM - Di atas hamparan pasir Pulau Belakang Padang, Batam, yang berhadapan langsung dengan Singapura, sebuah pesan strategis disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar da...
selengkapnyaDr Didik Suhardi M.Pd :”Revitalisasi PAUD Bertumpu pada Manajemen Berbasis Sekolah, Swakelola Dorong Kemandirian dan Partisipasi Publik”
Berita 2026-08-14 | 07:00:00
MEDAN, PAUDPEDIA — Pemerintah berkomitmen meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Program revitalisasi sekolah ini dilaku...
selengkapnyaKetika Guru dan Kepala PAUD di Priangan Timur Menagih Asa ke Komisi X DPR RI, Kenaikan BOP PAUD Karena Satu Dekade Bertahan Rp 600.000/Anak
Berita 2026-08-13 | 08:15:00
TASIKMALAYA ,PAUDPEDIA — Di balik hangatnya diskusi mengenai modernisasi ruang kelas dan ekspansi teknologi digital, suara jernih dari garda terdepa...
selengkapnyaWamendikdasmen Fajar Riza Ul; “Janjang PAUD Miliki Posisi Strategis Sebagai Fase Fondasi Utama Sistem Pendidikan Nasional”
Berita 2026-08-13 | 08:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi menegaskan posisi strategis Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD...
selengkapnyaRevitalisasi PAUD Angkatan 62 Dimulai, Pemerintah Targetkan Layanan Berkualitas 259 Satuan PAUD Provinsi Kepri, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat
Berita 2026-08-12 | 07:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Pemerintah resmi memulai tahap finalisasi perencanaan dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) untuk Program Revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ...
selengkapnya