RuangArtikel
Peran Satuan Pendidikan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Sobat PAUD, satuan pendidikan memegang peranan penting dalam proses seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang aman, nyaman dan menggembirakan serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
SPMB bukan hanya sekadar proses administratif, melainkan langkah awal dalam memberikan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi anak. SPMB perlu direncanakan dengan matang dan dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Melalui keterlibatan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, SPMB yang dilaksanakan dapat mencerminkan komitmen untuk menciptakan proses penerimaan yang sesuai dengan tujuannya yaitu memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh murid untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas, dapat memfasilitasi semua kalangan, mendorong peningkatan prestasi murid dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses penerimaan murid.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, mari simak peran penting satuan pendidikan dalam menyukseskan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berikut ini:
- Perlu kerja sama antara guru, tenaga kependidikan, dan komite sekolah, untuk menyiapkan tahun ajaran baru 2025/2026. Mulai dari pembentukan panitia, merencanakan dan melaksanakan sosialisasi penerimaan murid baru, pengumuman murid baru, proses daftar ulang untuk memverifikasi dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan, sampai ke pemutakhiran data murid baru dalam aplikasi Dapodik secara berkesinambungan.
- Satuan pendidikan perlu memastikan bahwa peserta didik jenjang PAUD telah memenuhi ketentuan usia, yaitu 4 hingga 5 tahun untuk kelompok A, dan 5 hingga 6 tahun untuk kelompok B.
- Pendidik perlu memahami bahwa kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) hanyalah sebagian kecil dari literasi dan numerasi. Masih ada keterampilan lain yang tak kalah penting untuk dikembangkan pada anak, seperti kemampuan mengelola emosi, bersosialisasi, serta kemandirian dalam mengikuti kegiatan di lingkungan belajar. Semua aspek ini penting untuk mendukung kesiapan belajar anak secara menyeluruh.
- Tidak boleh melakukan tes kemampuan membaca, menulis, berhitung (calistung), maupun bentuk tes lainnya sebagai syarat penerimaan. Hal ini sesuai dengan prinsip penerimaan murid baru yang mengedepankan hak setiap anak untuk memperoleh akses pendidikan tanpa hambatan. Proses penerimaan difokuskan pada pemerataan layanan pendidikan, bukan pada seleksi akademik, karena kemampuan dasar anak akan berkembang melalui proses pembelajaran yang diberikan di sekolah.
- Tidak boleh memberi label anak, karena setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda dan memiliki kesempatan belajar yang unik. Tujuan utama pembelajaran adalah memastikan semua anak mendapatkan hak untuk membangun kemampuan dasar yang akan membantu mereka belajar sepanjang hayat.
- Menghimbau kepada orang tua tentang pentingnya dukungan dari rumah untuk melibatkan anak dalam masa penerimaan murid baru, misalnya saat mendaftarkan anak orang tua dapat mengajak anak ke sekolah agar anak mulai melihat dan mengenali lingkungan sekolahnya nanti. Orang tua juga bisa mulai menceritakan mengenai lingkungan sekolah baru, kegiatan yang akan dilakukan, dan perubahan-perubahan yang akan terjadi ketika nantinya anak akan menempuh jenjang PAUD. Selain itu orang tua perlu berkomitmen dan memahami pentingnya berkolaborasi dengan pihak sekolah agar anak mendapatkan pengalaman pembinaan yang berkesinambungan dari satuan pendidikan hingga di rumah dan sebaliknya.
Penulis : Ifina Trimuliana
Kurator : Dona Paramita
Referensi:
Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Sistem Penerimaan Murid Baru
2025-06-18 | 07:32:00
InfoTerkini
Peran Krusial PAUD dalam Mencetak Generasi Emas 2045, Pesan Pak Wamen dari Pulau Belakang Padang: Sehat, Kuat, dan Berani Modal Utama Anak Indonesia
Berita 2026-08-14 | 07:15:00
PAUDPEDIA BATAM - Di atas hamparan pasir Pulau Belakang Padang, Batam, yang berhadapan langsung dengan Singapura, sebuah pesan strategis disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar da...
selengkapnyaDr Didik Suhardi M.Pd :”Revitalisasi PAUD Bertumpu pada Manajemen Berbasis Sekolah, Swakelola Dorong Kemandirian dan Partisipasi Publik”
Berita 2026-08-14 | 07:00:00
MEDAN, PAUDPEDIA — Pemerintah berkomitmen meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Program revitalisasi sekolah ini dilaku...
selengkapnyaKetika Guru dan Kepala PAUD di Priangan Timur Menagih Asa ke Komisi X DPR RI, Kenaikan BOP PAUD Karena Satu Dekade Bertahan Rp 600.000/Anak
Berita 2026-08-13 | 08:15:00
TASIKMALAYA ,PAUDPEDIA — Di balik hangatnya diskusi mengenai modernisasi ruang kelas dan ekspansi teknologi digital, suara jernih dari garda terdepa...
selengkapnyaWamendikdasmen Fajar Riza Ul; “Janjang PAUD Miliki Posisi Strategis Sebagai Fase Fondasi Utama Sistem Pendidikan Nasional”
Berita 2026-08-13 | 08:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi menegaskan posisi strategis Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD...
selengkapnyaRevitalisasi PAUD Angkatan 62 Dimulai, Pemerintah Targetkan Layanan Berkualitas 259 Satuan PAUD Provinsi Kepri, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat
Berita 2026-08-12 | 07:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Pemerintah resmi memulai tahap finalisasi perencanaan dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) untuk Program Revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ...
selengkapnya