RuangArtikel
Peran Orang Tua Saat MPLS Anak di Satuan PAUD
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, hari pertama anak masuk PAUD sering menjadi momen yang penuh cerita. Ada anak yang datang dengan semangat, ada yang masih malu-malu, ada pula yang menangis karena belum siap berpisah dengan orang tuanya. Semua respons itu wajar, karena bagi anak usia dini, memasuki lingkungan baru adalah pengalaman besar.
Di sinilah peran orang tua menjadi sangat penting. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di satuan PAUD bukan sekadar kegiatan mengenalkan ruang kelas, guru, teman, atau aturan sekolah. Lebih dari itu, MPLS adalah masa transisi anak anak memasuki lingkungan baru yang berbeda dari rumahnya. Ia butuh adaptasi untuk bertemu banyak orang yang baru dilihatnya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu masa adaptasi anak selama MPLS di satuan PAUD:
-
Bangun cerita positif tentang sekolah
Sebelum masuk PAUD, orang tua dapat mengenalkan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan, penuh teman baru, guru, permainan, lagu, cerita, dan pengalaman seru. Melalui cara ini, anak perlahan memahami bahwa sekolah adalah tempat yang aman dan menyenangkan, sehingga ia lebih percaya diri untuk berada di lingkungan sekolah.
- Terima dan akui perasaan anak
Anak menangis, takut, atau malu di hari pertama itu wajar. Jangan langsung dimarahi. Respons seperti menangis atau menempel pada orang tua bukan berarti anak manja atau penakut, tetapi tanda bahwa ia sedang berusaha beradaptasi. Orang tua dapat membantu dengan memberi pelukan, menenangkan anak, dan menggunakan kalimat sederhana seperti, “Tidak apa-apa, kamu sedang belajar berani. Ayah/Ibu ada di sini, dan gurumu juga akan menemani.”
- Bangun kebiasaan positif dari rumah
Bantu anak membangun rutinitas dengan menyenangkan, seperti tidur cepat, bangun pagi, mandi, sarapan, dan bersiap ke sekolah. Rutinitas yang konsisten membuat anak lebih tenang menghadapi hari pertamanya.
- Jangan membandingkan anak
Setiap anak punya proses adaptasi yang berbeda. Ada yang lebih awal, ada pula yang butuh waktu lebih lama. Yang penting bukan siapa yang paling cepat tapi bagaimana anak merasa aman untuk bertumbuh selama di sekolah.
- Bekerja sama dengan guru
Orang tua dapat berbagi informasi tentang kebiasaan anak, hal yang disukai, atau cara menenangkan anak, begitu juga sebaliknya. Kolaborasi orang tua dan guru membantu anak lebih nyaman.
Ayah dan Bunda, MPLS di satuan PAUD adalah awal perjalanan anak mengenal dunia sekolah. Karena itu, orang tua perlu hadir dengan sikap tenang, sabar, dan penuh dukungan. Anak tidak selalu langsung berani, dan itu tidak apa-apa. Dengan pendampingan yang hangat dan orang tua terlibat aktif dalam masa transisi anak ke prasekolah, proses pengenalan lingkungan sekolah menjadi lebih mudah, dan hubungan antara keluarga serta guru dapat terbangun dengan lebih baik.
Penulis : Dr. Ifina Trimuliana, M. Pd
Kurator : Ekho Widodo
Referensi
Andersson Søe, M., Schad, E., & Psouni, E. (2023). Transition to preschool: Paving the way for preschool teacher and family relationship-building. Child & Youth Care Forum, 52, 1249–1271. doi:10.1007/s10566-023-09735-y
2026-06-23 | 09:30:00