RuangArtikel
Menyemai Rasa Berkebhinekaan Global di Satuan PAUD
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda Sobat PAUD, Kebhinekaan Global merupakan salah satu elemen kunci Profil Pelajar Pancasila. Nah, sekarang sebelum kita lanjut, apakah Ayah Bunda selama ini sudah akrab dengan istilah Profil Pelajar Pancasila?
Profil Pelajar Pancasila merupakan perwujuduan pelajar Indonesia yang merupakan pelajar sepanjang hayat, memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasiladengan menjukkan enam ciri utama diantara yaitu: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
Sekarang mari kita bahas “Kebhinekaan Global”!
Kebhinekaan Global adalah perasaan menghormati dan bertoleransi terhadap keberagaman yang ada Negara kita. Tentu sikap ini sangat penting untuk dimiliki oleh anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa Indonesia yang akan mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitas Negara. Oleh karena itu pada anak perlu dikembangkan pikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain. Berikut ini adalah elemen kunci berkebinekaan global serta tips yang dapatAyah, Bunda dan Sobat PAUD lakukan:
1. Mengenal dan Menghargai Budaya: Indonesia terdiri dari beragam suku, ras dan agama.Mengenalkan keragaman ini sejak usia dini bertujuan agar kelak mereka mampumengenali, mengidentifikasi, dan mendeskripsikan berbagai macam kelompok berdasarkan perilaku, cara komunikasi, dan budayanya, serta mendeskripsikan pembentukan identitas dirinya dan kelompok, juga menganalisis bagaimana menjadi anggota kelompok sosial di tingkat lokal, regional, nasional dan global. Ayah Bunda dapat mencoba beberapa tips berikut ini:
❖ Mengintegrasikan keragaman budaya dalam pembeajaran, artinya menjadikan multikulturisme sebagai bagian yang esensisal dalam pembelajaran di kelas.
Contoh : mengintegrasikan budaya lokal pada beberapa subtema pembelajaran, seperti pada tema Negaraku, lingkunganku dan lain-lain.
❖ Memilih materi dan topik pembelajaran yang tepat, materi dan topik yang tepat merupakan kunci utama untuk memudahkan anak memahami keragaman. Materi dan topik ini harus dikemas dengan bahasa yang sederhana serta menggunakan media yang konkret.
❖ Menciptakan sebuah lingkungan sekolah yang hangat, artinya tidak membeda-bedakan anak berdasarkan suku, ras ataupun agama. Semua anak mendapatkan hak yang sama untuk dicintai oleh guru maupun teman-temannya di sekolah.
❖ Gunakan komunikasi yang tidak menghakimi, artinya hindari penggunaan kata-kata yang memberikan label negatif terhadap suatu budaya.
2. Kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama: keunikan dan kekayaan Indonesia salah satunya yaitu memiliki beragam bahasa dan dialeg. Guru hendaknya mampu membimbing dan memberikan contoh perilaku yang tepat didepananak untuk memperhatikan, memahami, menerima keberadaan, dan menghargai keunikan masing-masing budaya sebagai sebuah kekayaan sehingga terbangun kesalingpahaman dan empati terhadap sesama.
Penting juga bagi guru untuk menyemai rasa saling menghargai perbedaan tanpa mendeskriminasikan suatu suku bangsa. Selain itu juga dapat berinteraksi dalam kesatuan bahasa yaitu bahasa Indonesia. Beberapa tips yang dapat dilakukan oleh guru dalam kelas diantaranya: 1) menjelaskan dan berdiskusi kepada anak tentang keragaman Bahasa yang ada di Indonesia, 2) menanam sikap saling merhargai dalam diri anak, 3) menggunakan Bahasa Indonesia agar semua anak mengerti dengan Bahasa yang digunakan.
3. Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan: Ayah Bunda sikap tanggung jawab perlu dipupuk sejak usia dini, diantaranya yaitu tanggung jawab terhadap Kebhinekaan. Anak dibiasakan untuk tidak membedakan antar suku bangsa, artinya secara reflektif anak mampu memanfaatkan kesadaran dan pengalaman kebhinekaannya agar terhindar dari prasangka dan stereotip terhadap budaya yang berbeda, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas untuk tidak memberikan label negatif terhadap suku, agama dan ras.
Dengan demikian mereka diharapkan mampu menyelaraskan perbedaan-perbedaantersebut agar terciptanya kehidupan yang harmonis antar sesama. Kemudian secara aktif-partisipatif membangun masyarakat yang damai dan inklusif, berkeadilan sosial, serta berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan.
Ayah, Bunda dan Sobat PAUD, itulah beberapa elemen kunci dari Kebhinekaan Global serta tips yang dapat dilakukan di Satuan PAUD, tapi jangan lupa sebelum kita berfokus bagaimana cara menerapkan pada anak usia dini, guru dan orang dewasa lainnya yang ada di tengah-tengah anak harus mampu menjadi teladan yang akan di contoh oleh mereka.
Bagaimana, apakah sudah siap untuk memulainya?
Penulis: Ifina Trimuliana
Kurator: Dona Paramita
Referensi:
Bahan Ajar Profil Pelajar Pancasila. Cerdas Berkarakter. https://cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id/sahabatkarakter/kegiatan/a9151c70-96fe-4594-aa38-e40e5d7ad237.pdf
George S. Morrison. 2016. Pendidikan Anak Usia Dini Saat ini. Jakarta. Pustaka Belajar
2022-06-27 | 08:08:00
InfoTerkini
Kepala Sekolah Diminta Tancap Gas Jangan Tunggu Musim Hujan Datang, "Manfaatkan 'Sifat Cerewet' Demi Hasil Bangunan Revitalisasi Berkualitas dan Aman Audit”
Berita 2026-08-07 | 10:15:00
MAKASSAR PAUDPEDIA — Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Finalisasi Dokumen Perencanaan dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi PAUD Angkatan ke-55 di ...
selengkapnyaKelas PAUD yang Tenang, Belum Tentu Pertanda Anak Fokus Belajar
Ruang Artikel 2026-08-07 | 10:10:00
PAUDPEDIA–Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, kelas yang tenang sering dianggap sebagai tanda kualitas PAUDnya bagus karena pembelajaran be...
selengkapnyaKemendikdasmen Lantik 17 Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi, Bangun Ekosistem Talenta Unggul dan Berkarakter
Berita 2026-08-07 | 10:05:00
JAKARTA, PAUDPEDIA – Pemerintah resmi memulai langkah strategis dalam pembangunan ekosistem pengembangan talenta unggul di Indonesia melalui pelantika...
selengkapnyaFinalisasi Dokumen Perencanaan Revitalisasi PAUD Angkatan ke-55, “Tiap Rupiah Keringat dan Pajak Rakyat. Amanah dan Integritas Kepala Sekolah PAUD Dipertaruhkan”
Berita 2026-08-07 | 10:00:00
MAKASSAR PAUDPEDIA — Kamis (6/8) sore, ruang pertemuan Hotel Claro di Kota Makassar terisi penuh oleh 268 kepala satuan pendidikan PAUD/TK yang datang dari lima provinsi: Sulawesi ...
selengkapnyaPerkuat Sinergi Pemerintah dan Keluarga, BBPMP Jabar Wujudkan Lingkungan Belajar Ramah Anak Dalam Peringatan Hari Anak Nasional ke-42
Berita 2026-08-06 | 10:15:00
PAUDPEDIA Bandung - Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat menggelar serangkaian kegiatan edukatif dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke...
selengkapnya