RuangArtikel
Mengasuh Penuh Kesadaran/Mindfulness Parenting
PAUDEDIA—Ayah Bunda dan Sobat PAUD, pernahkan mendengar istilah mengasuh penuh kesadaran?
Mengasuh yang penuh kesadaran, artinya pengasuhan yang dilakukan terdiri dari aspek kesadaran dengan mendengarkan anak penuh perhatian, mempertahankan kesadaran akan pengalaman emosional anak, mengatur emosi diri selama proses pengasuhan, menerima dan tidak menghakimi anak, dan berbelas kasih baik terhadap anak, maupun diri sendiri. Lebih jelasnya mari kita bahas satu persatu di bawah ini:
1. Mendengarkan dengan penuh perhatian, memperhatikan, mendengarkan, dan terlibat dengan apa yang terjadi saat ini pada anak. Artinya mengarahkan perhatian penuh hanya kepada anak. Orang tua juga dapat menyampaikan bahwa mereka benar-benar mendengarkan.
Contoh: “Ibu siap mendengar ceritamu, ayo ceritakan bagaimana harimu hari ini?”
Maka saat anak bercerita orang tua benar-benar memperhatikan dan mendengarkan mereka, bukan mendengarkan sambil bermain gadget atau melakukan hal lainnya.
2. Kesadaran emosional diri dan anak, anak juga butuh dimengerti, mereka adalah manusia biasa yang juga mempunyai perasaan. Adakalanya mereka akan sedih, kecewa, kesal, marah dan bahagia. Bagaimana emosi atau perasaan anak saat itu, orang tua benar-benar harus memahaminya. Jangan paksakan untuk menasehati saat mereka masih dalam keadaan marah atau sedih, berikan empati dengan ucapan dan gestur, sehingga anak merasa aman dan diterima. Selain itu, orang tua juga harus peka dan responsive atas emosi tersebut.
3. Mengatur emosi diri (orang tua) selama proses pengasuhan, layaknya seorang anak maka hal yang sangat wajar jika mereka kadang membuat kita merasa kesal dan marah, tapi perasaan tersebut harus dikontrol dengan sebaik mungkin agar tidak melakukan tindakan yang tidak baik untuk tumbuh kembang anak.
Misalnya, saat kesal dengan anak, jangan langsung memarahi atau memukul mereka, tapi ambil lah tindakan yang dapat menenangkan atau mengontrol emosi ayah dan bunda terlebih dahulu sebelum berhadapan dengan anak.
4. Menerima dan tidak menghakimi anak, menerima, memahami dan mengerti apa yang anak rasakan dan pikirkan, dengan tidak menghakimi ketika anak mendapatkan masalah ketika bermain dengan temannya, terjadi kerusakan pada alat main atau media lainnya bahkan ketika berperilaku tidak sesuai dengan harapan
Misalnya, mencoba memahami sudut pandang anak, bahkan ketika pendapatnya tidak masuk akal bagi kita, kita tetap menghargai pendapat itu tanpa menjudge mereka dengan bahasa yang negatif, walaupun setelah itu juga perlu mengajak dan mendampingi anak untuk refleksi diri.
Ayah Bunda dan Sobat PAUD, mindfulness parenting ini memiliki tujuan utama, yaitu agar orang tua sebaiknya lebih memperhatikan reaksi pada anak. Kemudian menggunakan konsep mindfulness, yaitu berhenti sejenak untuk mengatur ulang atau mengelola emosi sehingga dapat memilih respons yang baik terhadap anak-anak bahkan dalam situasi yang memicu perilaku emosional.
Penulis : Ifina Trimuliana
Kurator : Dona Paramita
Referensi
Carolina Corthorn.2018. Benefits of Mindfulness for Parenting in Mothers of Preschoolers in Chile. Frontiers in physhology. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fpsyg.2018.01443/full
Han, Z. R., Ahemaitijiang, N., Yan, J., Hu, X., Parent, J., Dale, C., Dimarzio, K., & Singh, N. N. (2021). Parent Mindfulness , Parenting , and Child Psychopathology in China. 334–343.
J. Peterson NCC. 2020. Mindful Parenting: How It Works, Benefits, and How to Practice. Choosing therapy. https://www.choosingtherapy.com/mindful-parenting/
2022-03-02 | 14:00:00
InfoTerkini
Peran Krusial PAUD dalam Mencetak Generasi Emas 2045, Pesan Pak Wamen dari Pulau Belakang Padang: Sehat, Kuat, dan Berani Modal Utama Anak Indonesia
Berita 2026-08-14 | 07:15:00
PAUDPEDIA BATAM - Di atas hamparan pasir Pulau Belakang Padang, Batam, yang berhadapan langsung dengan Singapura, sebuah pesan strategis disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar da...
selengkapnyaDr Didik Suhardi M.Pd :”Revitalisasi PAUD Bertumpu pada Manajemen Berbasis Sekolah, Swakelola Dorong Kemandirian dan Partisipasi Publik”
Berita 2026-08-14 | 07:00:00
MEDAN, PAUDPEDIA — Pemerintah berkomitmen meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Program revitalisasi sekolah ini dilaku...
selengkapnyaKetika Guru dan Kepala PAUD di Priangan Timur Menagih Asa ke Komisi X DPR RI, Kenaikan BOP PAUD Karena Satu Dekade Bertahan Rp 600.000/Anak
Berita 2026-08-13 | 08:15:00
TASIKMALAYA ,PAUDPEDIA — Di balik hangatnya diskusi mengenai modernisasi ruang kelas dan ekspansi teknologi digital, suara jernih dari garda terdepa...
selengkapnyaWamendikdasmen Fajar Riza Ul; “Janjang PAUD Miliki Posisi Strategis Sebagai Fase Fondasi Utama Sistem Pendidikan Nasional”
Berita 2026-08-13 | 08:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi menegaskan posisi strategis Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD...
selengkapnyaRevitalisasi PAUD Angkatan 62 Dimulai, Pemerintah Targetkan Layanan Berkualitas 259 Satuan PAUD Provinsi Kepri, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat
Berita 2026-08-12 | 07:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Pemerintah resmi memulai tahap finalisasi perencanaan dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) untuk Program Revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ...
selengkapnya