RuangArtikel
Langkah Majukan Madrasah Melalui PAUD HI
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Sobat PAUD, madrasah adalah satuan pendidikan formal dalam binaan Menteri Agama yang menyelenggarakan pendidikan umum dan kejuruan dengan kekhasan agama Islam yang mencakup Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan. Raudhatul Athfal yang selanjutnya disingkat RA merupakan bagian pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggaraan pendidikan program pendidikan dengan kekhasan agama Islam bagi anak berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun. Ini artinya bahwa RA tersebut juga merupakah bagian dari madrasah. RA ini mmeiliki peran dalam peningkatan akses dan kualitas layanan.
Hal yang menarik ketika kita merujuk pada data bahwa RA menyumbang 1.351.881 lembaga dari total 5.016.041 lembaga PAUD di di jalur pendidikan formal. RA ikut berkontribusi pada kenaikan capaian APK tahun 2022/2023 yaitu 45,87% dengan total jumlah siswa paud di jalur formal dan nonformal sebanyak 8.120.719 orang siswa paud (Kemdikbudristek, 2023).
Sebagai salah satu pilihan PAUD jalur pendidikan formal, perspektif orang tua (masyarakat) memandang penting untuk menyekolahkan anak-anaknya di RA untuk memberikan konsentrasi pendidikan pada ilmu agama Islam. Selama di RA, anak tidak hanya diajari pendidikan umum, namun juga diperkenalkan membaca dan menulis huruf Arab, doa harian, dan juga praktek beribadah dengan cara yang menyenangkan. Hal ini menjadi salah satu karakteristik yang mengedepankan pendidikan karakter berbasis keagamaan pada tumbuh kembang anak usia dini.
Pada optimalisasi tumbuh kembang anak usia dini, maka pemenuhan kebutuhan esensial anak usia menjadi poin kritikal pada masa golden age. Kebutuhan esensial dimaksud bukan hanya dari segi pendidikan, namun juga berupa pemenuhan kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, kesejahteraan. Pemerintah sendiri sudah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013, dimana keanggotaan Gugus Tugas Pengembangan Anak Usia Dini Holisitik Integratif (PAUDHI) diantaranya adalah Menteri Agama. Strategi yang dikedepankan diantaranya melalui penyediaan pelayanan yang merata, terjangkau, dan berkualitas serta internalisasi nilai-nilai agama dan budaya. Ini artinya bahwa dalam optimalisasi tumbuh kembang anak menyentuh berbagai aspek esensial yang pemenuhannya merupakan hak setiap anak usia dini.
Upaya pemerintah ini juga menunjukkan bahwa dalam masa golden age ini, mengedepankan hanya pada pendidikan bukanlah menjadi pilihan yang bijak dalam menciptakan generasi unggul sejak dini. Banyak faktor yang dapat menstimulasi perkembangan ataupun juga menghambat tumbuh kembang anak. Diantaranya adalah stunting yang terjadi pada anak usia ini.
Kita semua dihadapkan pada upaya penurunan prevalensi stunting dengan target 14% di tahun 2024, dimana ternyata data angka stunting di tahun 2022 masih bertengger di angka 21,6% (Kemenkes, 2023). Angka ini pun menjadi catatan bagi layanan PAUD Formal (RA) bahwa upaya mitigatif tetap harus dilakukan di RA untuk mengurangi dampak stunting agar anak tetap siap bersekolah.
Berbasis pada strategi PAUDHI bahwa internalisasi nilai-nilai agama dapat mendorong pemenuhan kebutuhan esensial dimaksud, maka RA dapat lebih membuka diri untuk bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan yang juga terlibat dalam penanganan PAUDHI tersebut. Berbasis pada konsep penta helix, maka dapat diciptakan kolaborasi dan sinergitas antara Pemerintah, Masyarakat, Lembaga Usaha, Akademisi, dan Media. Hal ini dapat menjadikan RA menjadi suatu layanan PAUD Formal yang komplit untuk menghadirkan layanan PAUD berkualitas dengan menyajikan pemenuhan kebutuhan esensial anak usia dini sebagai core business RA.
Secara lebih mengerucut, layanan di RA dapat melibatkan keluarga sebagai tokoh sentral dalam pemenuhan kebutuhan esensial dimaksud. Secara factual anak lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah daripada di RA, sehingga kontinum pendidikan di RA juga dapat dilanjutkan ketika anak berada di rumahnya masing-masing. Hal ini merujuk pada asas Tri Kon yaitu aspek kontinu, konvergen, dan konsentris. Kontinu berarti pendidikan yang harus dilaksanakan secara berkesinambungan, dilakukan terus menerus dengan membuat perencanaan yang baik. Konvergen berarti pendidikan yang dilakukan bisa mengambil dari berbagai sumber di luar negeri, namun harus disesuaikan dengan kebutuhan yang kita miliki sendiri. Konsentris berarti pendidikan yang dilakukan tidak lepas dari kepribadian bangsa kita sendiri (https://www.panduanmengajar.com/2023/05/rangkuman-pemikiran-filosofis.html
Penulis : Beryana Evridawati
Editor : Ifina Trimuliana
Referensi
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta. Kementerian Kesehatan RI
https://www.panduanmengajar.com/2023/05/rangkuman-pemikiran-filosofis.html (diunduh pada tanggal 12 September 2023)
Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 60 tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah
Pusat Data dan Teknologi Informasi. 2023. APK/APM PAUD, SD, SMP, dan SM Tahun 2022/2023 (termasuk Madrasah dan Sederajat). Jakarta. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20, tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2024-02-12 | 09:15:00
InfoTerkini
Peran Krusial PAUD dalam Mencetak Generasi Emas 2045, Pesan Pak Wamen dari Pulau Belakang Padang: Sehat, Kuat, dan Berani Modal Utama Anak Indonesia
Berita 2026-08-14 | 07:15:00
PAUDPEDIA BATAM - Di atas hamparan pasir Pulau Belakang Padang, Batam, yang berhadapan langsung dengan Singapura, sebuah pesan strategis disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar da...
selengkapnyaDr Didik Suhardi M.Pd :”Revitalisasi PAUD Bertumpu pada Manajemen Berbasis Sekolah, Swakelola Dorong Kemandirian dan Partisipasi Publik”
Berita 2026-08-14 | 07:00:00
MEDAN, PAUDPEDIA — Pemerintah berkomitmen meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Program revitalisasi sekolah ini dilaku...
selengkapnyaKetika Guru dan Kepala PAUD di Priangan Timur Menagih Asa ke Komisi X DPR RI, Kenaikan BOP PAUD Karena Satu Dekade Bertahan Rp 600.000/Anak
Berita 2026-08-13 | 08:15:00
TASIKMALAYA ,PAUDPEDIA — Di balik hangatnya diskusi mengenai modernisasi ruang kelas dan ekspansi teknologi digital, suara jernih dari garda terdepa...
selengkapnyaWamendikdasmen Fajar Riza Ul; “Janjang PAUD Miliki Posisi Strategis Sebagai Fase Fondasi Utama Sistem Pendidikan Nasional”
Berita 2026-08-13 | 08:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi menegaskan posisi strategis Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD...
selengkapnyaRevitalisasi PAUD Angkatan 62 Dimulai, Pemerintah Targetkan Layanan Berkualitas 259 Satuan PAUD Provinsi Kepri, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat
Berita 2026-08-12 | 07:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Pemerintah resmi memulai tahap finalisasi perencanaan dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) untuk Program Revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ...
selengkapnya