RuangArtikel
Kesalahan Besar: Mengira Pengasuhan Bisa Digantikan Baby Sitter atau Guru
PAUDPEDIA— Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, kesibukan bekerja terkadang membuat orang tua membutuhkan bantuan baby sitter atau guru untuk mendampingi anak. Hal ini tentu dapat membantu pengasuhan sehari-hari. Namun, peran tersebut tidak dapat menggantikan peran orang tua sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak. Keterlibatan orang tua di rumah tetap diperlukan agar anak tumbuh dan belajar secara optimal.
Lalu, apa yang dapat terjadi jika pengasuhan dan pendidikan anak diserahkan sepenuhnya kepada baby sitter atau guru?
- Kedekatan Emosional dengan Anak Berkurang
Anak membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan waktu berkualitas bersama orang tua. Jika interaksi dengan orang tua sangat terbatas, anak dapat merasa kurang dekat dan kurang nyaman untuk berbagi cerita maupun perasaannya. Padahal, hubungan yang hangat membantu anak merasa aman, percaya diri, dan berkembang secara emosional.
- Stimulasi Perkembangan Kurang Optimal
Stimulasi perkembangan anak tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga di rumah. Kegiatan sederhana seperti membaca buku bersama, menemani bermain, mendengarkan cerita anak, atau mengajak anak berbincang tentang aktivitasnya di sekolah dapat menstimulasi sekaligus memperkuat hubungan antara orang tua dan anak.
- Komunikasi antara Rumah dan Sekolah Menjadi Kurang Efektif
Guru membutuhkan kerja sama dengan orang tua untuk memahami perkembangan dan kebutuhan setiap anak. Jika komunikasi jarang dilakukan, informasi penting mengenai perkembangan, kebiasaan, maupun tantangan yang dialami anak dapat terlewat. Padahal, komunikasi yang baik membantu sekolah dan keluarga memberikan pendampingan yang selaras.
- Anak Kehilangan Konsistensi dalam Pengasuhan
Anak akan lebih mudah belajar apabila aturan, kebiasaan, dan nilai yang diterapkan di rumah sejalan dengan yang diterapkan di sekolah. Oleh karena itu, orang tua, guru, dan baby sitter perlu saling berkomunikasi agar anak mendapatkan pengasuhan yang konsisten sehingga lebih mudah memahami perilaku yang diharapkan.
Yuk, Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, jadikan baby sitter dan guru sebagai mitra dalam mendampingi anak, bukan pengganti peran orang tua. Luangkan waktu setiap hari untuk mendengarkan cerita anak, bermain bersama, membaca buku, atau berdiskusi dengan guru. Keterlibatan orang tua yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi tumbuh kembang anak.
Penulis : Anisa Rahmadanti
Editor : Dr. Ifina Trimuliana, M.Pd.
Kurator : Ekho Widodo
Referensi
Auliya, A. F. S., & Fauziah, P. Y. (2021). Advices for involving parents in children’s learning activities from school to home. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1073–1082.
Hendriawan, D., Mashudi, E. A., Sundari, N., & Arzaqi, R. N. (2026). Collaborative guidance practices in ECE: Parents and teachers as partners. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 1417–1428.
2026-08-12 | 06:00:00
InfoTerkini
Hutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnyaPemerintah Revitalisasi 603 PAUD Terdampak Gempa dan Rusak di NTT pada 2026 Dengan Alokasi Anggaran Rp 232 Miliar
Berita 2026-09-10 | 08:30:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meletakkan penguatan fondasi pendidikan usia dini sebagai prioritas mendesak dalam pemulihan serta penataan infrastruk...
selengkapnya