RuangArtikel
Enam Pilar Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di PAUD
Paudpedia – Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, setiap anak berhak datang ke sekolah dengan perasaan aman, tenang, dan bahagia. Namun bagi anak usia dini, rasa aman bukan hanya soal gedung yang kokoh atau pagar yang tinggi. Rasa aman tumbuh ketika anak merasa didengar, diterima, dan diperlakukan dengan penuh kasih oleh orang-orang di sekitarnya.
Sesuai dengan ketentuan dalam Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman, terdapat enam pilar utama yang perlu dipahami dan diterapkan bersama. Keenam pilar ini menjadi landasan penting dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, sekaligus mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Enam pilar tersebut meliputi:
- Penguatan Tata Kelola
Tata kelola sekolah aman dan nyaman dilaksanakan melalui pengelolaan hubungan dan komunikasi yang terstruktur antara guru, orang tua, dan sekolah. Fokusnya pada deteksi dini terhadap kebutuhan perkembangan murid dan perubahan perilaku yang dapat mempengaruhi kenyamanan serta keamanan lingkungan belajar, dengan mengurangi kesenjangan persepsi antara orang tua dan guru melalui komunikasi yang berkelanjutan.
- Edukasi Warga Sekolah
Hal ini sebagai langkah penting untuk mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Upaya ini dilakukan dengan meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh warga sekolah mengenai pentingnya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, pencegahan kekerasan, dan pelanggaran terhadap hak dan kesejahteraan peserta didik. Proses pembelajaran tak hanya melibatkan tenaga kependidikan, tetapi juga bisa mengajak peserta didik dan orang tua sebagai bagian dari komite sekolah.
- Penguatan Peran Warga Sekolah
Aspek ini terlihat dari keterlibatan aktif guru serta pengalaman peserta didik dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Hubungan yang baik antara guru dan peserta didik, rasa aman yang dirasakan siswa, serta interaksi sehari-hari di sekolah sangat berpengaruh dalam menumbuhkan rasa memiliki dan kebersamaan. Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman tidak hanya terbentuk dari aturan atau aktivitas pembelajaran formal, tetapi juga dari peran nyata warga sekolah dalam aktivitas sehari-hari.
- Tanggung Jawab Kementrian dan Pemerintah Daerah
Pembudayaan sekolah yang aman dan nyaman dipahami sebagai hasil dari penguatan budaya dan lingkungan sekolah yang didukung oleh sistem kebijakan yang konsisten. Dalam konteks ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berperan dalam penyusunan dan penetapan kebijakan, pedoman, modul, dan program yang menjadi kerangka nasional penguatan budaya sekolah, serta melaksanakan edukasi melalui sosialisasi dan peningkatan kapasitas pendidik. Selanjutnya, Pemerintah Daerah bertanggung jawab mengimplementasikan kebijakan tersebut melalui pembinaan satuan pendidikan, supervisi dan pemantauan terhadap iklim serta praktik budaya sekolah, serta koordinasi lintas sektor dengan pemangku kepentingan terkait agar nilai-nilai keamanan dan kenyamanan terinternalisasi secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
- Respon dan Penanganan Pelanggaran
Untuk menciptakan sekolah yang aman dan nyaman dapat dilakukan melalui pendekatan restoratif, yaitu penanganan yang tidak berfokus pada hukuman, tetapi pada pemulihan hubungan, dialog, dan tanggung jawab siswa. Pelanggaran ditangani dengan percakapan atau forum restoratif agar siswa memahami dampak perilakunya, memperbaiki kesalahan, dan memulihkan hubungan dengan pihak yang dirugikan. Pendekatan ini membangun rasa saling menghargai, empati, serta iklim sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung kesejahteraan semua warga sekolah.
- Pemangku Kebijakan Pendidikan
Pemangku kebijakan pendidikan terdiri dari pemerintah sebagai penentu arah dan regulasi yang menjamin perlindungan serta kesejahteraan peserta didik, Dinas Pendidikan sebagai pelaksana kebijakan yang adaptif dan partisipatif, satuan pendidikan sebagai pengelola lingkungan belajar yang aman dan inklusif, pendidik sebagai pelaku pembelajaran yang ramah dan humanis, serta orang tua dan masyarakat sebagai mitra yang mendukung dan mengawasi.
Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, melalui enam pilar utama di atas, mari bersama menyatukan pemahaman budaya sekolah yang aman dan nyaman demi mendukung tumbuh kembang dan masa depan anak bangsa yang lebih baik.
Kurator : Ekho Widodo
Editor : Ifina Trimuliana
Referensi :
Damaševičius, R. (2025). Reconceptualizing education in the Stakeholder era: A futures perspective. Sustainable Futures, 10, 101515.
Edling, S., Bjereld, Y., Thornberg, R., Gill, P., Bourbour, M., & Masoumi, D. (2025). “Keeping an Eye Out”: Students’ Experiences of School Personnel’s Noticing in Shaping or Hindering a Positive School Climate. Social Sciences, 14(5), 254
Elizondo-González, J. F., Malla, S., & Barros-Bustos, S. (2025). Multilevel Determinants of School Belonging: The Moderating Role of National Safety Climate. In Frontiers in Education (Vol. 10, p. 1697010). Frontiers.
Haugset, A. S., & Finne, H. (2024). Governing early childhood education and care quality development among diverse private ECEC providers in Norway. Education Inquiry, 15(1), 85-103.
Moran, E., Sloan, S., Walsh, E., & Taylor, L. (2024). Exploring restorative practices: Teachers' experiences with early adolescents. International Journal of Educational Research Open, 6, 100323.
Muzakir, M. A. I., Widiyanto, A., Mulyadi, E., Yudawisastra, H. G., & Hermanu, A. I. (2025). Reconstruct regional government's role in policy harmonization for improving the quality of national education. International Journal of Educational Management, 39(7), 1687-1703.
2026-01-19 | 13:45:00
InfoTerkini
Peran Krusial PAUD dalam Mencetak Generasi Emas 2045, Pesan Pak Wamen dari Pulau Belakang Padang: Sehat, Kuat, dan Berani Modal Utama Anak Indonesia
Berita 2026-08-14 | 07:15:00
PAUDPEDIA BATAM - Di atas hamparan pasir Pulau Belakang Padang, Batam, yang berhadapan langsung dengan Singapura, sebuah pesan strategis disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar da...
selengkapnyaDr Didik Suhardi M.Pd :”Revitalisasi PAUD Bertumpu pada Manajemen Berbasis Sekolah, Swakelola Dorong Kemandirian dan Partisipasi Publik”
Berita 2026-08-14 | 07:00:00
MEDAN, PAUDPEDIA — Pemerintah berkomitmen meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Program revitalisasi sekolah ini dilaku...
selengkapnyaKetika Guru dan Kepala PAUD di Priangan Timur Menagih Asa ke Komisi X DPR RI, Kenaikan BOP PAUD Karena Satu Dekade Bertahan Rp 600.000/Anak
Berita 2026-08-13 | 08:15:00
TASIKMALAYA ,PAUDPEDIA — Di balik hangatnya diskusi mengenai modernisasi ruang kelas dan ekspansi teknologi digital, suara jernih dari garda terdepa...
selengkapnyaWamendikdasmen Fajar Riza Ul; “Janjang PAUD Miliki Posisi Strategis Sebagai Fase Fondasi Utama Sistem Pendidikan Nasional”
Berita 2026-08-13 | 08:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi menegaskan posisi strategis Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD...
selengkapnyaRevitalisasi PAUD Angkatan 62 Dimulai, Pemerintah Targetkan Layanan Berkualitas 259 Satuan PAUD Provinsi Kepri, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat
Berita 2026-08-12 | 07:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Pemerintah resmi memulai tahap finalisasi perencanaan dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) untuk Program Revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ...
selengkapnya