RuangArtikel
Bagaimana Mengenalkan Literasi Keuangan pada Anak Usia Dini
PAUDPEDIA — Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, salah satu kecakapan hidup yang penting adalah kemampuan seseorang untuk menata dan mengelola sumber daya yang dimiliki, agar dia mampu mengambil keputusan yang bijak dalam hidupnya. Salah satu sumber daya yang penting dikelola adalah kemampuan mengelola keuangan. Oleh karena itu, kecakapan literasi finansial tidak hanya penting bagi orang dewasa, kecakapan ini perlu ditumbuhkan sejak dini.
Literasi keuangan merupakan kajian keterampilan hidup penting yang harus dikenalkan dan diterapkan sejak usia dini. Pemahaman tentang konsep uang mulai berkembang sejak usia dini, dapat dikenalkan melalui aktivitas-aktivitas di satuan PAUD. Anak-anak dapat menemukan dan belajar lebih banyak tentang penggunaan uang yang disajikan dengan cara yang lebih realistis. Guru maupun orang tua dapat menggabungkan konsep keuangan dan keterampilan pengelolaan uang ke dalam interaksi sosial sehari-hari dengan orang dewasa dan memasukkan kegiatan yang memungkinkan pengembangan keterampilan keuangan dalam proses pendidikan. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa pengalaman dan keterampilan finansial tersebut berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Mengenalkan literasi keuangan pada anak usia dini bertujuan untuk mencapai pengetahuan keuangan, sikap, dan perilaku keuangan yang diintegrasikan ke dalam aktivitas bermain.
Mengembangkan keterampilan finansial untuk anak usia dini, harus memperhatikan karakteristik perkembangan anak, karakteristik keluarga, dan budaya; pengalaman keuangan dasar yang independen dari keluarga; dan memastikan partisipasi keluarga dalam pendidikan literasi keuangan. Berikut ini cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan literasi keuangan pada anak usia dini:
- memperkenalkan nilai uang sejak dini;
- memberikan uang jajan secukupnya kepada anak sesuai dengan kebutuhan;
- biasakan anak menabung, sediakan tempat untuk untuk menyimpan uang tabungannya (bisa juga guru mengajak anak menyimpan celengannya di sekolah);
- mengajak anak berbelanja sehingga anak melihat cara orang tua atau orang dewasa berbelanja;
- guru dapat memfasilitasi anak bermain sosio-drama, memainkan peran penjual dan pembeli di pasar, warung, dan sebagainya, guru menyediakan berbagai aktivitas bermain, seperti menghubungkan benda dengan gambar uang sesuai harga benda tersebut, serta bermain menukar barang di dalam kotak sesuai dengan yang dibutuhkan anak menggunakan uang mainan;
- mengajak anak menyimpan uang di bank atas namanya sendiri (membuka rekening tabungan), melihat langsung aktivitas di bank, atau bermain peran menirukan aktivitas di bank;
- biasakan anak untuk berbagi;
- mengajak anak menyusun daftar belanja melalui permainan. Hal ini bisa dilakukan pada saat anak berbelanja bersama orang tua sesuai kebutuhan; dan
- membangun kewirausahaan sejak dini melalui berbagai aktivitas di sekolah, contoh mengajak anak membuat benda yang bisa dijual untuk mendapatkan uang pada acara sekolah, misalnya meronce gelang dari manik-manik dan membuat salad buah.
Yuk, Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, mulailah kenalkan literasi keuangan sejak usia dini kepada anak-anak kita, supaya mereka menjadi anak yang hebat dalam mengelola keuangan mereka sendiri hingga dewasa nanti.
| Penulis | : Felisitas Ndeot |
| Editor | : Ifina Trimuliana |
| Kurator | : Retno Wulandari |
Referensi
Avci, F. (2022). Financial literacy skills in preschool period and evaluation of financial literacy skills in 2013 preschool education program.Journal of Inclusive Educational Research,2(1).
Saputra, J., & Susanti, D. (2021). A Study of Several Financial Literacy Teaching Methods for Children.International Journal of Ethno-Sciences and Education Research,1(2), 7-10.
2023-03-06 | 10:58:00
InfoTerkini
Kepala Sekolah Diminta Tancap Gas Jangan Tunggu Musim Hujan Datang, "Manfaatkan 'Sifat Cerewet' Demi Hasil Bangunan Revitalisasi Berkualitas dan Aman Audit”
Berita 2026-08-07 | 10:15:00
MAKASSAR PAUDPEDIA — Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Finalisasi Dokumen Perencanaan dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi PAUD Angkatan ke-55 di ...
selengkapnyaKelas PAUD yang Tenang, Belum Tentu Pertanda Anak Fokus Belajar
Ruang Artikel 2026-08-07 | 10:10:00
PAUDPEDIA–Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, kelas yang tenang sering dianggap sebagai tanda kualitas PAUDnya bagus karena pembelajaran be...
selengkapnyaKemendikdasmen Lantik 17 Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi, Bangun Ekosistem Talenta Unggul dan Berkarakter
Berita 2026-08-07 | 10:05:00
JAKARTA, PAUDPEDIA – Pemerintah resmi memulai langkah strategis dalam pembangunan ekosistem pengembangan talenta unggul di Indonesia melalui pelantika...
selengkapnyaFinalisasi Dokumen Perencanaan Revitalisasi PAUD Angkatan ke-55, “Tiap Rupiah Keringat dan Pajak Rakyat. Amanah dan Integritas Kepala Sekolah PAUD Dipertaruhkan”
Berita 2026-08-07 | 10:00:00
MAKASSAR PAUDPEDIA — Kamis (6/8) sore, ruang pertemuan Hotel Claro di Kota Makassar terisi penuh oleh 268 kepala satuan pendidikan PAUD/TK yang datang dari lima provinsi: Sulawesi ...
selengkapnyaPerkuat Sinergi Pemerintah dan Keluarga, BBPMP Jabar Wujudkan Lingkungan Belajar Ramah Anak Dalam Peringatan Hari Anak Nasional ke-42
Berita 2026-08-06 | 10:15:00
PAUDPEDIA Bandung - Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat menggelar serangkaian kegiatan edukatif dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke...
selengkapnya