RuangArtikel
11 Tahun Profesi Guru, Program Guru Penggerak Tingkatkan Kemampuan Pedagogik dan Kognitif
PAUDPEDIA--Hari Guru Nasional (HGN) diperingati setiap tanggal 25 November 2023. Pengamat pendidikan, Andreas Tambah mencatat, tahun ini merupakan ulang tahun ke-111 bagi guru di Indonesia.
"Tahun ini adalah 111 tahun lahirnya guru di indonesia atau guru Hindia Belanda 1912. Namun nasib guru masih memprihatinkan," ujar Andreas kepada Medcom.id, Sabtu 25 November 2023.
Keprihatinan akan nasib guru itu, kata dia, seoalah tak berujung. Andreas mengatakan hal itu terjadi karena kelemahan tata kelola pendidikan di berbagai sektor.
Salah satunya pengelolaan dan kebijakan pemerintah terhadap sekolah swasta. Utamanya PAUD maupun TK swasta.
"Pendidikan PAUD atau TK 90 persen lebih di kelola oleh masyarakat/swasta. Pada pendidikan PAUD, sebagian besar iuran/uang sekolah sangat kecil, sementara jumlah murid PAUD pada setiap sekolah sangat terbatas. Sehingga bantuan pemerintah BOS yang diterima sangat minim. Kondisi yang demikian menyebabkan honor guru TK atau PAUD jauh dari sejahtera," jelas Andreas.
Kebijakan wajib belajar juga terasa diskriminatif terhadap sekolah swasta. Sekolah swasta harus bersaing dengan sekolah negeri yang tidak membayar uang sekolah.
"Sementara sebagian besar murid sekolah swasta berasal dari keluarga yang kurang mampu yang tidak bisa masuk ke sekoalah negeri," imbuhnya.
Andreas menambahkan, jika wajib belajar bukan hanya untuk murid negeri saja melainkan juga untuk murid swasta.
"Karena sumber dananya sama dan setiap murid juga punya hak yang sama. Hal ini pun menyebabkan honor guru jauh dari yang diharapkan," tutup dia.
Hari Guru Nasional (HGN) diperingati pada 25 November setiap tahunnya. Momentum ini mesti dimaknai guru dalam dua hal penting.
"Yaitu guru sebagai pembelajar seumur hidup dan guru sebagai teladan manusia yang berakhlak mulia," ungkap pengamat pendidikan Totok Amin Soefijanto kepada Medcom.id, Sabtu 25 November 2023.
Ia mengatakan, guru adalah profesi mulia, karena guru menyiapkan anak bangsa untuk menjadi manusia yang baik dan berguna. "Guru harus memiliki ilmu dan kebijaksanaan yang prima. Oleh sebab itu, guru harus terus membaca dan belajar, tak pernah berhenti. Dia harus bisa mengikuti zamannya dan jaman anak didiknya," tutur dia.
Guru, kata dia, juga harus menjadi teladan di depan anak didik. Tak cuma itu guru juga dapat menjadi teladan bagi orang tua dan masyarakat di sekitarnya.
"Ini memang beban dan tanggung seorang guru, karena profesinya tidak hanya sebagai pekerjaan, tetapi sebagai panggilan. Maka, guru harus mampu menjaga tindakan dan ucapannya agar menjadi contoh," pungkasnya.
Indonesia memperingati Hari Guru Nasional di tanggal 25 November setiap tahunnya. Hari guru tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan tugas dan fungsi pendidik.
Pada prinsipnya, seorang guru memiliki peran sentral dalam membentuk dan mengarahkan perkembangan siswa secara akademis, sosial, dan kepribadian. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Pendidikan Prof Mohammad Mukri mengatakan, guru bukan hanya orang yang berada di depan murid untuk mentransfer ilmu, namun mereka adalah sosok yang berjasa bagi setiap individu dalam melalui transfer nilai.
Terlebih lagi, kata Mukri, di era modern seperti sekarang ini peran guru sudah mulai terdisrulsi oleh teknologi. Meski begitu, menurut Mukri, tetap saja ada peran penting guru yang tidak dapat tergantikan teknologi, yakni mendidik moral dan karakter peserta didiknya.
"Kalau bicara ilmu pengetahuan, saat ini semua orang bisa dengan mudah mengakses Google, YouTube dan sejenisnya. Tapi teknologi-teknologi itu tidak bisa menggantikan guru terkait pendidikan kepribadian, akhlak, dan karakter," bebernya dikutip dari laman NU Online, Jumat, 24 November 2023.
Urusan Administrasi
Untuk itu, guru tidak boleh terjebak hanya pada urusan administrasi belaka. Sebab hal ini dapat berdampak pada terabaikannya isi tugas pokok dan fungsi guru itu sendiri.
"Jika berkutat pada urusan administrasi, guru akan kehilangan waktu untuk mengembangkan potensi dan kompetensi diri," terang Rektor UNU Blitar ini.
Kompetensi yang perlu diasah oleh para guru menurutnya ada empat hal. Pertama kompetensi pedagogik, guru harus senantiasa meningkatkan pemahaman terhadap metode mengajar yang efektif, memahami kebutuhan individual siswa, dan mampu mengadaptasi strategi pembelajaran sesuai perkembangan zaman.
"Guru harus menghadirkan inovasi dalam metode pengajaran dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan efektif bagi siswa," katanya.
Kedua adalah kompetensi sosial yakni membangun hubungan yang positif dengan elemen-elemen terkait. Kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan baik adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
"Guru yang memiliki kompetensi sosial yang baik dapat membina hubungan positif dengan siswa, orang tua, dan rekan kerja. Ini memperkuat dukungan sosial dan kerjasama dalam mencapai tujuan pembelajaran," jelasnya.
Ketiga adalah kompetensi kepribadian. Guru adalah teladan dan panutan bagi siswa. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi kepribadian seperti integritas, empati, dan kerja keras sangat penting.
"Guru yang memiliki kepribadian yang baik dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada siswa untuk mengembangkan karakter yang positif," tegasnya.
Keempat adalah kompetensi profesional. Kompetensi ini penting karena pendidikan adalah ranah yang terus berkembang. Guru perlu terus menerus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan tren pendidikan.
Melibatkan diri dalam kegiatan profesional seperti pelatihan, seminar, atau penelitian dapat memperbarui pengetahuan dan keterampilan guru, sehingga mereka tetap relevan dan kompeten. Untuk mewujudkan ini penting ekosistem yang "ramah administrasi" bagi guru di sekolah dan madrasah.
Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu mendukung guru dengan sistem administrasi yang efisien dan mendukung, sehingga guru dapat fokus pada inti tugas mereka. Pemerintah harus mendesain sebuah cara bagaimana kurikulum yang digunakan tidak banyak membebani guru dengan urusan administratif.
Termasuk juga desain urusan kepegawaian guru tidak mengganggu fungsi guru sebagai pendidik. "Sebagai komponen penting dalam pendidikan, guru yang memiliki keseimbangan antara kewajiban administratif dan pengembangan kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, dan profesional akan memberikan dampak positif yang besar bagi perkembangan pendidikan dan generasi penerus," pungkasnya.
Penulis : Soelistiono
Editor : Ifina
Artikel sudah dimuat di https://www.mediaindonesia.com/
2023-12-14 | 08:48:00
InfoTerkini
Peran Krusial PAUD dalam Mencetak Generasi Emas 2045, Pesan Pak Wamen dari Pulau Belakang Padang: Sehat, Kuat, dan Berani Modal Utama Anak Indonesia
Berita 2026-08-14 | 07:15:00
PAUDPEDIA BATAM - Di atas hamparan pasir Pulau Belakang Padang, Batam, yang berhadapan langsung dengan Singapura, sebuah pesan strategis disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar da...
selengkapnyaDr Didik Suhardi M.Pd :”Revitalisasi PAUD Bertumpu pada Manajemen Berbasis Sekolah, Swakelola Dorong Kemandirian dan Partisipasi Publik”
Berita 2026-08-14 | 07:00:00
MEDAN, PAUDPEDIA — Pemerintah berkomitmen meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Program revitalisasi sekolah ini dilaku...
selengkapnyaKetika Guru dan Kepala PAUD di Priangan Timur Menagih Asa ke Komisi X DPR RI, Kenaikan BOP PAUD Karena Satu Dekade Bertahan Rp 600.000/Anak
Berita 2026-08-13 | 08:15:00
TASIKMALAYA ,PAUDPEDIA — Di balik hangatnya diskusi mengenai modernisasi ruang kelas dan ekspansi teknologi digital, suara jernih dari garda terdepa...
selengkapnyaWamendikdasmen Fajar Riza Ul; “Janjang PAUD Miliki Posisi Strategis Sebagai Fase Fondasi Utama Sistem Pendidikan Nasional”
Berita 2026-08-13 | 08:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi menegaskan posisi strategis Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD...
selengkapnyaRevitalisasi PAUD Angkatan 62 Dimulai, Pemerintah Targetkan Layanan Berkualitas 259 Satuan PAUD Provinsi Kepri, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat
Berita 2026-08-12 | 07:00:00
BATAM, PAUDPEDIA – Pemerintah resmi memulai tahap finalisasi perencanaan dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) untuk Program Revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ...
selengkapnya