Berita
Revitalisasi Satuan PAUD Untuk Optimalisasi Usia Emas Anak, Kemendikdasmen Tekankan Pentingnya Standardisasi Layanan PAUD
Berita 2026-06-04 | 12:00:00
MEDAN, PAUDPEDIA — Masa anak usia dini merupakan fase golden age atau usia emas yang menjadi fondasi utama pembentukan karakter, kemandirian, dan kemampuan sosial anak. Oleh karena itu, seluruh ekosistem pendidikan prasekolah harus mampu memberikan penanganan yang tepat agar hak bermain dan masa keemasan anak-anak tidak hilang.
Hal tersebut menjadi pokok arahan Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didi Suhardi, saat membuka kegiatan Finalisasi Dokumen Perencanaan PKS Program Revitalisasi PAUD 2026 Angkatan 20 di Medan, Sumatra Utara, Rabu (3/6/2026). Didi Suhardi hadir memberikan arahan secara daring mewakili Direktur PAUD, Kurniawan, di hadapan 130 kepala satuan PAUD asal Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatra Utara.
Didi memaparkan bahwa untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju negara maju, intervensi pemerintah harus dimulai sejak usia dini. Langkah ini diterjemahkan melalui berbagai kebijakan makro seperti program Wajib Belajar 13 Tahun yang mencakup jenjang prasekolah, pemenuhan gizi melalui Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga perluasan akses layanan PAUD di ribuan desa di seluruh Indonesia.
Namun, seluruh regulasi makro tersebut harus berfokus pada ketepatan proses pembelajaran di dalam kelas. Didi mengingatkan agar masa PAUD yang merupakan masa bermain tidak boleh diisi dengan pemaksaan akademik kaku yang dapat membuat orientasi bermain anak hilang. Penyelarasan ini sangat penting agar satuan pendidikan tidak hanya fokus pada calistung (membaca, menulis, berhitung) yang berisiko merenggut masa bermain serta menghambat pembentukan karakter autentik anak.
Standardisasi Tiga Faktor Layanan PAUD
Guna memastikan anak-anak mendapatkan hak usia emas secara optimal, kementerian menekankan beberapa faktor utama yang harus terstandarisasi dengan baik di setiap satuan pendidikan. Faktor pertama adalah pemenuhan sarana dan prasarana wajib menunjang aspek keamanan, kenyamanan, serta inklusi anak di lingkungan sekolah, termasuk bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).
Faktor berikutnya terletak pada kualitas tenaga pendidik yang menjadi kunci utama di jenjang prasekolah. Sebab peran guru pada usia dini memiliki pengaruh yang jauh lebih besar dalam membentuk kesiapan belajar anak menuju jenjang Sekolah Dasar (SD) jika dibandingkan dengan jenjang pendidikan di atasnya. Faktor ketiga yaitu proses belajar mengajar dapat diarahkan pada pembentukan dasar-dasar karakter, kemandirian, sosialisasi, dan interaksi sosial yang sehat.
Akuntabilitas Swakelola untuk Infrastruktur Layak
Lebih lanjut, Didi menjelaskan bahwa pelaksanaan Program Revitalisasi PAUD 2026 yang saat ini sedang mematangkan dokumen perencanaan Angkatan 20 merupakan salah satu upaya nyata Presiden untuk mempercepat pemenuhan infrastruktur yang layak. Melalui penggunaan mekanisme swakelola, kementerian berharap penyaluran anggaran bantuan fisik dapat menghasilkan kualitas bangunan yang lebih baik.
Adapun sistem swakelola ini dinilai strategis karena melibatkan partisipasi aktif serta gotong royong dari masyarakat di sekitar lingkungan sekolah. Pola kolaborasi ini tidak hanya menjamin akuntabilitas fisik bangunan, tetapi juga turut mendorong dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal. Di akhir arahannya, Stafsus Kemendikdasmen tersebut meminta para kepala sekolah sebagai penggerak di daerah untuk mengemban amanah bantuan ini dengan keyakinan dan tanggung jawab besar, termasuk dalam menjaga ketertiban administrasi terkait kepatuhan terhadap kewajiban pajak.
Peliput: Dian Nuswantari
Penyunting: Eko B Harsono
InfoTerkini
Finalisasi Dokumen dan PKS Revitalisasi Angkatan 36, Kemendikdasmen Optimalkan Advokasi Orang Tua Guna Sukseskan Gernas RANA
Berita 2026-07-19 | 10:30:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong seluruh satuan Pendidikan ...
selengkapnyaRevitalisasi PAUD Angkatan 35 di Palembang, Dr. Abdul Kahar: “Revitalisasi 256 Satuan PAUD di Sumatera Selatan Bukan Sekadar Proyek Fisik”
Berita 2026-07-19 | 10:15:00
PALEMBANG, PAUDPEDIA — Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Keme...
selengkapnyaMenepis Cemas di Balik Revitalisasi PAUD Sumatera Barat, Tegak Berdiri Bersama Hukum “Jangan Sekalipun Pindahkan Uang Negara ke Rekening Pribadi”
Berita 2026-07-19 | 10:00:00
PADANG, PAUDPEDIA — Suasana ruang pertemuan di Kota Padang siang itu diselimuti keheningan yang sarat kecemasan. Di...
selengkapnya143 Kepala Sekolah Satuan PAUD se Sumatera Barat Diimbau Menjaga Amanah dan Terapkan "Zero Tolerance" terhadap Praktik Penyimpangan Anggaran Negara
Berita 2026-07-17 | 06:45:00
PADANG, PAUDPEDIA — Kepala sekolah penerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) me...
selengkapnyaMendikdasmen Tinjau Pelaksanaan MPLS RAMAH di Sekolah Santa Fransiskus Jakarta, “Setiap Bertemu Anak TK dan SD, Saya Mendapat Energi Baru”
Berita 2026-07-17 | 06:30:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Tawa ceria anak-anak yang mengenakan pakaian adat dari berbagai penjuru Indonesia memenuhi hala...
selengkapnya