Berita
Dedikasi Mendikdasmen Abdul Mu’ti Raih Apresiasi Lencana Darma Bakti Pramuka, “Menjadi Petunjuk Arah dan Lentera Kebersamaan”
Berita 2026-09-02 | 07:00:00
PAUDPEDIA Bogor - Suasana sejuk yang membalut Camp Hulu Cai, Bogor, Jawa Barat, terasa kian hangat pada Senin (31/8/2026). Di tengah gelak tawa dan riuhnya semangat anak-anak yang tengah mengikuti perhelatan Perkemahan Anak Indonesia Hebat Tahun 2026, sebuah momen penuh makna tercipta.
Hari itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menerima sebuah kebahagiaan tersendiri. Di usianya yang menginjak 58 tahun, sebuah kado manis dan berharga disematkan di dadanya: Lencana Darma Bakti dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.
Penyematan penghargaan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso. Berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 109 Tahun 2026, penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi setinggi-tingginya atas jasa, sumbangsih, dan pengabdian besar Abdul Mu’ti dalam mendukung, membina, serta memajukan Gerakan Pramuka di tanah air.
Bagi Abdul Mu’ti, penganugerahan tanda penghargaan bukan sebatas simbol kehormatan pribadi. Lebih dari itu, ia memandangnya sebagai pengikat simpul silaturahmi sekaligus pendorong semangat untuk terus berjalan berdampingan bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menggembleng mental generasi penerus bangsa.
“Terima kasih kepada Kwarnas dan Kak Budi Waseso atas penghargaannya untuk saya. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pertanda dan ikatan serta menjadi lentera yang menyalakan api kebersamaan untuk Pramuka Indonesia di masa depan,” ungkap Abdul Mu’ti penuh keharuan.
Dalam pandangan Kemendikdasmen, pendidikan kepramukaan memegang peranan kunci yang sangat strategis. Abdul Mu’ti menegaskan kembali komitmen kementeriannya untuk menempatkan Pramuka sebagai bagian tak terpisahkan dari fondasi pembentukan karakter murid.
Kebijakan yang mempertahankan posisi Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah menjadi sarana nyata untuk memupuk jiwa patriotisme dan menginternalisasi nilai-nilai luhur Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa kegiatan di luar kelas bukan sekadar pemenuh kurikulum, melainkan wahana penempaan diri melalui pengalaman, praktik langsung, dan pembiasaan positif.
Prof Mu’ti Beri Energi Baru Kepramukaan
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso, memberikan pujian atas keberanian dan visi Mendikdasmen. Menurutnya, kepemimpinan Abdul Mu’ti telah menyuntikkan energi baru bagi gerakan kepramukaan di sekolah-sekolah. Ia menilai langkah konkret Kemendikdasmen dalam menyelaraskan program pendidikan dengan nilai kepramukaan sangat krusial dalam menyiapkan generasi emas Indonesia.
“Pak Menteri ini sudah menginisiasi, mendorong, menyemangati, dan paling tidak beliau yang melaksanakan. Ini adalah satu apresiasi dari Kwarnas. Tanpa dukungan beliau, tanpa bantuan beliau, maka akan kesulitan secara serentak kita membangun generasi emas,” jelas Budi Waseso.
Lebih lanjut, Budi berharap kemitraan erat ini terus berlanjut hingga ke akar rumput. Penguatan kapasitas para guru pembina melalui Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML) perlu terus diperluas, beriringan dengan pembenahan dan revitalisasi gugus depan di setiap satuan pendidikan.
Harapannya, anak-anak Indonesia tak sekadar menguasai kecerdasan akademis, tetapi juga dibekali kemandirian, kepedulian sosial, kedisiplinan, serta ketangguhan mental dalam menghadapi dinamika masa depan.
Kado ulang tahun ke-58 berupa Lencana Darma Bakti ini pun menjadi lentera penunjuk arah. Di tengah langkah menuju Indonesia Emas 2045, kolaborasi antara Kemendikdasmen dan Gerakan Pramuka siap memastikan bahwa setiap anak Indonesia tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter kuat, berintegritas, dan mencintai tanah airnya.
Penulis : Eko B Harsono
Sumber : Siaran Pers BHKM Kemendikdasmen
InfoTerkini
Hutan Juga Rumah: Mengenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini
Ruang Artikel 2026-09-10 | 09:00:00
PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, ketika mendengar kata rumah, anak mungkin membayangkan bangunan tempat ia tinggal bersama ayah, ibu, atau anggota keluarganya. Namun, pernahka...
selengkapnyaRevitalisasi Satuan PAUD: Semua Sekolah Memiliki Kesempatan yang Sama dan Setara, Syarat Akses Bantuan Satuan PAUD Imbau Perbaiki Dapodik Secara Jujur dan Akurat
Berita 2026-09-10 | 08:45:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mematangkan pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Seluruh satuan Pe...
selengkapnyaPemerintah Revitalisasi 603 PAUD Terdampak Gempa dan Rusak di NTT pada 2026 Dengan Alokasi Anggaran Rp 232 Miliar
Berita 2026-09-10 | 08:30:00
JAKARTA PAUDPEDIA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meletakkan penguatan fondasi pendidikan usia dini sebagai prioritas mendesak dalam pemulihan serta penataan infrastruk...
selengkapnyaPISA 2025: Akses dan Kesetaraan Pendidikan Indonesia Melonjak, Capaian Tingkat Atas Masih PR
Berita 2026-09-09 | 07:15:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 menunjukkan dinamika menarik sekaligus tantangan berumpak dalam lanskap pendidikan nasional. D...
selengkapnyaEnam Dekade Hari Aksara Internasional: Kemendikdasmen Perluas Makna Literasi Hadapi Era Kecerdasan Artifisial, Dari Baca-Tulis ke Berpikir Kritis
Berita 2026-09-09 | 07:05:00
JAKARTA, PAUDPEDIA — Enam dekade setelah Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) memproklamasikan Hari Aks...
selengkapnya