Berita
54 Pendidik PAUD dari 51 Kabupaten/Kota di Indonesia Antusias Ikuti Bimtek Implementasi Pembelajaran Mendalam
Berita 2026-06-05 | 09:30:00
TANGERANG PAUDPEDIA – Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menggelar Bimbingan Teknis Implementasi Pembelajaran Mendalam bagi satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Hotel Novotel Tangerang, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari hingga Jumat ini diikuti oleh 54 pendidik dari satuan PAUD penerima Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Kinerja tahun 2025 dan 2026 yang tersebar di 51 kabupaten dan kota seluruh Indonesia.
Ketua Tim Kerja Pembelajaran dan Penilaian Direktorat PAUD, Mareta Wahyuni, dalam laporannya menyatakan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik agar mampu menerapkan pembelajaran mendalam yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada anak.
“Kami ingin memastikan pendidik memahami konsep, mampu merancang kegiatan berbasis eksplorasi dan pengalaman nyata, serta menguatkan praktik baik yang sudah ada agar dapat diimplementasikan secara luas di daerah masing-masing,” ujarnya saat membacakan laporan pelaksanaan kegiatan.
Menurut Mareta, penguatan kemampuan ini menjadi sangat penting bagi satuan PAUD penerima dukungan kinerja. Keberhasilan pengelolaan dana bantuan tidak hanya dilihat dari aspek administrasi semata, tetapi yang lebih utama adalah dampaknya terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran.
Melalui pendekatan pembelajaran mendalam, diharapkan tercipta pengalaman belajar yang sadar, menggembirakan, dan mampu membangun pemahaman anak secara utuh.
Selama empat hari pelaksanaan, para peserta akan mendalami delapan materi pokok yang disampaikan oleh akademisi maupun praktisi PAUD. Materi tersebut mencakup kebijakan dan kerangka kerja pembelajaran mendalam, konsep bermain bagi anak usia dini, pengembangan kecakapan literasi dasar, berpikir komputasional hingga pemanfaatan kecerdasan buatan, serta penyusunan perencanaan pembelajaran dan pemenuhan gizi seimbang.
Pembelajaran Mendalam Fokus Utama
Sementara itu, dalam sambutan pembukaan sekaligus memberikan arahan, Widyaprada Ahli Utama Direktorat PAUD yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Widyaprada Indonesia, Harris Iskandar, Ph.D., menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menekankan bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang berada dalam momentum penting transformasi pendidikan, di mana pembelajaran mendalam menjadi salah satu fokus utama penguatan.
“Pembelajaran mendalam bukanlah kurikulum baru dan bukan pula tambahan beban administrasi. Ini adalah cara pandang dan pendekatan dalam mengelola pembelajaran agar setiap kegiatan yang dilakukan benar-benar bermakna bagi kehidupan nyata anak,” tegas Harris.
Ia menambahkan, prinsip-prinsip ini sejatinya sudah banyak dilakukan dalam praktik baik di lapangan, seperti memberi kesempatan anak bertanya, bereksplorasi, dan memecahkan masalah sederhana. Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan dan memperkaya praktik tersebut agar dampaknya semakin terasa bagi perkembangan anak.
Harris berharap para peserta tidak hanya datang untuk menerima ilmu, tetapi aktif berdiskusi dan saling berbagi pengalaman. Yang terpenting, ilmu yang diperoleh harus dibawa pulang dan diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari.
“Bapak dan Ibu sekalian adalah agen perubahan di wilayah masing-masing. Imbaskan pengetahuan ini kepada rekan sejawat dan bangunlah komunitas belajar yang saling menguatkan demi terciptanya layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan menyenangkan,” pesannya.
Dengan diresmikannya kegiatan ini, diharapkan lahir praktik-praktik unggul dalam pembelajaran yang mampu membangun fondasi karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis anak Indonesia sejak usia dini sebagai bekal masa depan mereka.
Peliput : Wisnu Aditya dan Indra Fadjar
Penyunting: EB Harsono